Jakarta – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi mengaku telah bertemu dengan lebih dari 100 investor. Pertemuan itu disebut membahas mengenai perbaikan ekosistem pasar modal Indonesia.
Friderica menyampaikan, pihaknya sudah bertemu 100 investor asing untuk menerima masukan mengenai pasar modal Indonesia. Berbagai inisiatif OJK diapresiasi investor.
BACA JUGA:OJK Bentuk Satgas Bursa Mineral dan Kawasan Strategis
BACA JUGA:Penjelasan OJK Soal Isu Defisit dalam Laporan Keuangan 2025
Kami juga baru bertemu dengan lebih dari 100 investor global di luar (negeri) kemarin. Dan kami mendengarkan berbagai masukan yang sangat baik dan secara umum mereka juga mengapresiasi atas seluruh inisiatif yang kita lakukan, kata Friderica dalam konferensi pers Hasil Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), di Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Dia menjelaskan, para investor tersebu emmunggu konsistensi pelaksanaan beragam prioritas penguatan pasar modal tersebut. Friderica memastikan OJK tetap mengawal reformasi pasar modal.
Dan yang ditunggu adalah konsistensinya. Jadi kami menyampaikan bahwa kami berkomitmen untuk terus konsisten melakukan reformasi integritas di pasar modal, dan terutama dari sisi enforcement-nya, jelas dia.
Dia memastikan penindakan hukum pada kasus yang sudah terjadi sebelumnha terus dilakukan. Dan saat ini tim sedang, ya beberapa sudah kami berikan sanksi. Namun beberapa juga akan segera diumumkan berkait dengan pengumuman dari enforcement yang dilakukan oleh OJK, ucap dia.
Tindak Kasus Manipulasi Pasar Modal
Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap perkembangan terbaru penanganan 32 kasus terkait pelanggaran manipulasi pasar sepanjang 2026. Hingga 21 Juli 2026, sebanyak 17 kasus telah selesai menjalani pemeriksaan.
Sementara itu, lima kasus masih berada dalam proses pemeriksaan. Adapun 10 kasus lainnya masuk dalam proses penyelesaian pemeriksaan.



/2025/03/07/402152646.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314049/original/031131900_1785731911-pasar_3826.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4539940/original/075754200_1692167792-20230816-Jokowi-Sampaikan-Pidato-Sidang-Tahunan-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4918526/original/006206100_1723675086-Pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1689478/original/047714100_1503553089-dpr6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5048154/original/096981400_1734015787-IMG-20241212-WA0031.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4312887/original/075013100_1675421979-Stabilkan_harga__Bulog_glontorkan_30_ribu_ton_beras_di_pasar_induk_cipinang-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314711/original/067400400_1785764403-email-attachment_2026_08_03_ariefhakim-at-klyid_bunga-cicilan-turun-jadi-3-persen-bulog-hemat-rp-107-triliun-tahun-ini_1000396988.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3852283/original/090153000_1640770561-20211229-Stok-Beras-Bulog-Aman-Hingga-Akhir-Tahun-IQBAL-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3852275/original/024292600_1640770447-20211229-Stok-Beras-Bulog-Aman-Hingga-Akhir-Tahun-IQBAL-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490104/original/053721500_1769996978-Untitled.jpg)