Jakarta – Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) berinisial AS bakal diberhentikan sementara, menyusul proses hukum yang sedang berjalan. Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan seluruh pegawai wajib menaati peraturan.
Diketahui, AS merupakan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) Kementerian PU yang kedapatan menanam ganja di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung. AS telah ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan narkotika oleh Polrestabes Bandung.
BACA JUGA:Mendagri: Pemerintah Terus Bahas Penataan PPPK Lintas Profesi, Terutama Guru
BACA JUGA:Kumpulan Hoaks Terkait ASN, Simak Faktanya
Kementerian PU akan melakukan pemberhentian sementara terhadap yang bersangkutan dari tugas dan jabatannya sampai terdapat perkembangan dan kepastian hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kementerian PU menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kami juga telah mengambil langkah administratif sesuai dengan ketentuan yang berlaku terhadap pegawai yang bersangkutan,” kata Dody mengutip keterangan resmi, Sabtu (19/9/2026).
Dody menegaskan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum yang berwenang.
Kementerian PU berkomitmen menjaga integritas, profesionalisme, serta disiplin seluruh pegawai dalam menjalankan tugas pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur.
Kami menegaskan bahwa setiap pegawai Kementerian PU wajib menjaga integritas, disiplin, dan nama baik institusi, ujar dia.
/2024/03/07/722970375.jpg)
/2025/03/12/2032046700.jpg)
/2024/10/07/2128045384.jpg)
/2025/09/10/1837880373.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)








:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309012/original/011632200_1785214700-Gemini_Generated_Image_5o6uim5o6uim5o6u.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271750/original/055065600_1603102549-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192689/original/010053900_1595929323-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5027997/original/005972200_1732861152-fotor-ai-20241129131623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)