Jakarta Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mencatat, pada perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup menguat 58 point dilevel Rp 16.680.
Sebelumnya sempat menguat 80 point dari penutupan sebelumnya di level Rp 16.740, kata Ibrahim dalam keterangannya, Senin (29/9/2025).
Sedangkan untuk perdagangan besok, kurs rupiah namun ditutup menguat direntang Rp 16.630 – Rp16.680. Ibrahim mengungkapkan, terdapat faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi nilai tukar rupiah.
Untuk faktor eksternal, pasar bersiap menghadapi potensi penutupan pemerintah AS minggu ini di tengah upaya bipartisan yang biasa-biasa saja untuk meloloskan RUU pendanaan.
Pendanaan untuk operasi federal AS akan berakhir pada tengah malam tanggal 30 September, karena Kongres belum memiliki dana pengganti atau perpanjangan.
Selain itu, negosiasi bipartisan mengenai RUU pendanaan masih berlangsung. Partai Republik terlihat mendorong RUU pendanaan sementara hingga November, sementara Partai Demokrat menuntut Kongres untuk membatalkan pemotongan anggaran layanan kesehatan dan Medicaid baru-baru ini sebelum RUU pendanaan lainnya dapat disetujui.
Para pemimpin Kongres dari kedua partai dijadwalkan bertemu Presiden Donald Trump pada hari Senin untuk pembicaraan mediasi. Penutupan pemerintah dapat menunda rilis data penggajian non-pertanian utama yang akan dirilis akhir pekan ini, dan juga berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi jika dibiarkan tidak terselesaikan dalam jangka waktu yang lama.
Ketegangan geopolitik kembali memanas setelah Rusia menggempur Kyiv dan wilayah lain di Ukraina pada Minggu pagi dalam salah satu serangan terdahsyat di ibu kota sejak perang skala penuh dimulai.
/2024/09/05/1607807087.jpg)
/2025/08/15/913378509.jpg)
/2025/11/28/671909164.jpg)
/2023/08/27/2045889489.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4543488/original/004160000_1692417437-IMG_3362__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369942/original/091580800_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY5.jpg)
/2023/10/03/751263426.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497711/original/020774400_1770680315-1aadc6a4-2f69-4f7f-bc71-7700a2127556.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497769/original/031078900_1770688032-IMG_1212.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497783/original/035354500_1770688726-IMG_1161.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497961/original/095553400_1770695547-WhatsApp_Image_2026-02-10_at_09.47.05.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5376373/original/001849000_1760002493-IMG-20251009-WA0006__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723189/original/060727400_1705921940-fotor-ai-20240122181141.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484453/original/024648100_1769429500-tom4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4011972/original/012375300_1651298812-20220430-Pedagang_di_Tol_Jalan_tol_Cikopo_-_Palimanan_KM_73-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497606/original/095836000_1770639069-IMG_1162.jpeg)