Jakarta – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa pengembangan jaringan kereta api di Sumatra dan Kalimantan membutuhkan kehadiran investor. Saat ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) tengah menyiapkan peta jalan (roadmap) pengembangannya.
Dudy menyampaikan bahwa KAI telah mendapatkan mandat dari Presiden Prabowo Subianto untuk mempersiapkan proyek kereta Trans-Sumatra dan Trans-Kalimantan. Ia berharap, setelah peta jalan selesai disusun, terdapat investor yang berminat untuk mendanai pengembangannya.
BACA JUGA:Bukan KAI Lagi, Purbaya Ambil Alih 60% Saham Kereta Cepat
BACA JUGA:Bukan Sekadar Rel, Kereta Trans-Sumatra Siapkan Simpul Terpadu
BACA JUGA:Perjalanan KA Pangrango Terhenti Gara-gara Insiden di Sukabumi
Kita menindaklanjuti apa yang disampaikan Presiden, itu kita sudah berkoordinasi dengan KAI. KAI sudah menyiapkan roadmap-nya nanti kemudian dari situ kita berharap bahwa ada investasi baik dalam negeri maupun luar negeri yang apa untuk menggarap Trans Sumatra dan Trans Kalimantan, ujar Dudy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Jumat (7/8/2026).
Ia menyadari adanya tantangan dalam pelaksanaan proyek tersebut. Proyek Trans-Sumatra dinilai relatif lebih mudah karena sebagian jalur kereta logistik yang dikelola KAI sudah tersedia. Sementara itu, proyek Trans-Kalimantan memerlukan persiapan yang lebih mendasar.
Kalau Trans-Sumatra kan sebagian sudah tersedia tinggal kita sambung-sambungkan. Kalau Trans-Kalimantan memang kita harus mulai dari nol, kata dia.
Mengenai calon investor, Dudy menyebut KAI berpeluang untuk mengembangkan lebih lanjut jalur kereta api logistik di Sumatra. Di sisi lain, investor baru masih terus dicari untuk ikut membangun jalur kereta Trans-Kalimantan.
Terkait besaran anggaran, Dudy mengaku belum menghitung total investasi yang dibutuhkan untuk kedua proyek strategis tersebut. Belum, belum. Kan kita juga harus lihat perhitungan bisnisnya mereka ya, ujarnya.


/2024/09/01/577969006.jpg)
/2018/07/02/901528532.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012157/original/011961400_1651313934-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-1.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8157523/original/061523700_1781011760-Menteri_Koordinator__Menko__Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-9_Juni_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8630198/original/059442900_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315875/original/032342100_1785900385-IMG_6262.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310805/original/018959900_1785371554-Gemini_Generated_Image_skzpy7skzpy7skzp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472768/original/072793100_1768375316-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5735199/original/048787600_1778630516-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497562/original/015639100_1770635495-AP22097623749610.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2384193/original/016916200_1539657980-warren.jpg)