Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah memfinalisasi proses pengalihan saham BUMN di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sekaligus menghitung estimasi valuasinya.
Dalam rencana pengalihan ini, sebesar 60 persen saham milik PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) di KCIC akan diambil alih oleh Kemenkeu. Sementara itu, 40 persen saham sisanya tetap dipegang oleh konsorsium perusahaan asal Tiongkok.
BACA JUGA:Suahasil Nazara Siapkan Kanal Aduan Pengganti \’Lapor Pak Purbaya\’
BACA JUGA:Cek Fakta: Hoaks Artikel Menkeu Suahasil Terlibat Korupsi 500 Triliun
BACA JUGA:Kemenkeu Siap Terbitkan SBN Valas, Masih Ada Sisa Kuota US$ 2 Miliar
Pengalihan saham PT PSBI ke pemerintah melalui Kementerian Keuangan saat ini masih dalam proses finalisasi, ujar Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu, Evita Manthovani, dalam Konferensi Pers APBN KiTa, Jumat (18/9/2026).
Evita menjelaskan bahwa pemerintah telah menetapkan skema penanganan kewajiban utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh. Ia menegaskan, skema penyelesaian tersebut tidak akan membebani APBN secara langsung.
Skema telah ditetapkan dan dibahas secara terperinci. Sesuai harapan, APBN tidak dilibatkan secara langsung dalam pemenuhan kewajiban PT PSBI, ungkapnya.
Agar pengalihan nantinya berjalan terencana, tepat, dan operasional, kami melakukan pemetaan di beberapa aspek, mulai dari finansial, bisnis, operasional, hingga hukum, lanjut Evita.
/2026/05/21/1633191104.jpg)
/2026/02/12/1519123083.jpg)
/2026/05/25/465368173.jpg)
/2024/06/06/1661469723.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352021/original/080460800_1789723160-20260912_144144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4838233/original/057874200_1716263381-AP24141612292346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345975/original/035411100_1789101861-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_6.11.45_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5494434/original/017122500_1770289311-Wakil_Menteri_Keuangan_Juda_Agung-5_Februari_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5414819/original/052620000_1763352087-ilustrasi_perak.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352153/original/096135700_1610959711-20210118-Emas-Antam-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192691/original/020094000_1595929324-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305546/original/010853000_1784797139-Meet_the_New_BitMEX_App_1200x675_en.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344766/original/032034000_1789000970-ChatGPT_Image_Sep_10__2026__07_42_04_AM.jpg)