Jakarta – Jarak belasan kilometer sekali jalan bukan masalah buat Farid, seorang mitra pengemudi ojek online (ojol) \’hijau\’. Ya, Farid memang sering mengambil pengantaran jarak jauh demi mendapatkan tarif atau argo dengan jumlah besar.
Di bawah rindang pohon di Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Farid mengisahkan keresahannya. Bukan soal jalanan macet atau orderan penumpang yang dikeluhkannya, tapi potongan biaya aplikasi yang dinilainya memotong cukup besar argo perjalanan yang setiap hari dilakoninya.
BACA JUGA:Polisi Ungkap Ada Rencana Kerusuhan Saat Hari Buruh di Jakarta
BACA JUGA:Kericuhan Saat Hari Buruh di Tamansari Bandung Mereda, Jalan Kembali Dibuka
BACA JUGA:Bandung Ricuh: Gerombolan Pakaian Hitam Ditangkap, Bawa Molotov
Dia beberapa kali mencari tahu soal argo yang dibayar konsumen via aplikasi. Menurutnya, harga yang tampil di aplikasi versi pengemudo kerap berbeda. Rasa penasarannya terjawab dan sekaligus kaget. Potongan yang dipungut aplikator nyatanya cukup besar.
Dia (konsumen) bisa Rp 60.000 sekian bayar ke aplikasinya, itu yang ke kita cuma Rp 42.000-an paling Rp 45.000-an. Kan besar banget itu (potongannya). Itu udah berapa kilo, jauhnya, tutur Farid, sambil menggambarkan jarak jauh dengan tangannya, kepada di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).
Dalam hitungannya, angka itu lebih dari 20%, yang tentunya berbeda jauh dari regulasi yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan. Kisah Farid menjadi salah satu dorongan para mitra pengemudi meminta potongan aplikasi maksimal 10%.
Suara mitra pengemudi ojol seperti Farid didengar Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara memerintahkan potongan aplikator dari argo pengemudi di bawah 10%.
Saya katakan disini, saya tidak setuju 10%, harus di bawah 10%, tegas Prabowo dalam Perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, di Monas, Jakarta Pusat, yang turut dihadiri Farid dan mitra pengemudi ojol lainnya.



/2025/11/16/286820506p.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571114/original/001618600_1777604659-1000271544.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4942186/original/049412400_1726051385-IMG_0417.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3108428/original/037610200_1587472665-20200421-Kali-Besar-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3645574/original/045170800_1637942332-IMG_20201117_174756.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149801/original/005983200_1591853665-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571482/original/004128600_1777626376-1000034174.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571134/original/039908800_1777605179-Screenshot_2026-05-01_094542.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571100/original/018674900_1777603386-1000305874.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4540522/original/009415000_1692185205-Polusi-Udara-Jakarta-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4366852/original/024313500_1679394801-20230321-Pelaporan-SPT-Karyawan-dan-Staf-Kesekjenan-DPR-Tallo-x.jpg)