Jakarta – Keluarga di balik perusahaan raksasa Korea Selatan, Samsung telah menyelesaikan pembayaran pajak warisan sebesar 12 triliun won atau setara USD 8 miliar. Jumlah itu sekitar Rp 139,14 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.390). Penyelesaian pembayaran pajak itu termasuk terbesar dalam sejarah Korea Selatan.
Mengutip BBC, ditulis Rabu (6/5/2026),Chairman Lee Jae-yong dan anggota keluarga lainnya, termasuk sang ibu Hong Ra-hee dan saudara perempuan Lee Boo-jin dan Lee Seo-hyun membayar jumlah pajak warisan itu dalam enam angsuran selama lima tahun terakhir.
BACA JUGA:Angel Noise Ungkap Pengalaman Seru Pertama Kali Manggung di Indonesia dalam Storm K Festival
BACA JUGA:Hakim Kasus Mantan Ibu Negara Korea Selatan Ditemukan Tewas di Dekat Pengadilan Tinggi Seoul
BACA JUGA:Saham Kospi Korea Selatan Capai Rekor Baru Hari Ini Rabu 6 Mei 2026
BACA JUGA:Indeks Kospi Korea Selatan Cetak Rekor Baru
Adapun tagihan pajak warisan itu terkait dengan harta warisan yang ditinggalkan oleh mendiang Chairman Lee Jae-yong yang meninggal pada Oktober 2020.
Samsung merupakan perusahaan terbesar di Korea Selatan dan perusahaan milik keluarga yang mencakup elektronik, industri berat dan jasa keuangan.
Sementara itu, Lee-Kun- meninggalkan kekayaan sebesar 26 triliun won, termasuk saham, properti dan koleksi seni.
Pada saat itu, keluarga tersebut mengatakan bahwa membayar pajak adalah kewajiban alami warga negara.
Samsung mengkonfirmasi pada Minggu pembayaran terakhir telah dilakukan, dan mencatat bahwa jumlah tersebut setara dengan sekitar satu setengah kali total pendapatan pajak warisan negara pada 2024.Dengan tarif pajak warisan sebesar 50%, Korea Selatan termasuk yang tertinggi di dunia.
Penyelesaian RUU pajak tersebut dipantau ketat oleh investor karena dapat memengaruhi kemampuan keluarga Lee untuk mempertahankan kendali atas Samsung.



/2025/06/13/674699726.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4465765/original/043413400_1686728194-Gedung_Kemenkeu_Jakarta.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522140/original/044449300_1772718909-7eef455c-f3b2-4a8b-a9e6-6297d80f6724.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2172325/original/001382600_1525690405-Investasi-Meningkat_-Ekonomi-Indonesia-Kuartal-1-Tumbuh-5_06_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501244/original/065983200_1770890840-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026de.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496712/original/067203300_1770596625-stasiun_pengisian_kendaraan_listrik_umum__SPKLU_.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5196555/original/022471000_1745413931-20250423-Perkotaan-ANG_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/953317/original/021435900_1439363719-20150812-Rupiah-Anjlok5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3291093/original/097460500_1604903000-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2199763/original/055327500_1525841213-hoax.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816482/original/062767500_1714383557-fotor-ai-20240429133654.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4584690/original/024803900_1695355029-AP23173763610082-e1695301934278.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028260/original/094937500_1732871703-fotor-ai-2024112916143.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4876293/original/006485300_1719462342-fotor-ai-20240627112341.jpg)