Jakarta – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menyatakan OJK mendukung pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sektor keuangan atau financial center di Bali sebagai bagian dari upaya memperdalam pasar keuangan nasional dan meningkatkan aliran investasi global ke Indonesia.
Friderica mengatakan, pembentukan financial center tersebut telah dibahas dalam koordinasi bersama sejumlah kementerian dan lembaga, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, hingga Kepala BPI Danantara.
BACA JUGA:Pengurus KoinP2P Ditahan Kejati Jakarta, OJK Panggil Pemegang Saham
BACA JUGA:Suku Bunga Kredit Diyakini akan Terus Turun, Kabar Baik bagi Debitur!
BACA JUGA:Investor Kripto Tembus 21,37 Juta, Nilai Transaksinya Segini
Kami kemarin pagi-pagi koordinasi dengan Pak Menko Perekonomian, Pak Menteri Keuangan, Pak Gubernur BI dan juga Kepala BPI Danantara Pak Rosan salah satunya yang kita bicarakan adalah bagaimana kita mempersiapkan pembentukan KEK sektor keuangan di Bali,” ujarnya dalam Konferensi Pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Kamis (7/5/2026).
Menurut dia, keberadaan financial center di Bali menjadi salah satu langkah strategis untuk mempercepat pendalaman pasar keuangan atau market deepening di Indonesia yang selama ini masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah dan otoritas sektor keuangan.
Ini tentu saja untuk sebagai akselerator untuk market deepening,” tutur Friderica.
Ia menilai, pembentukan KEK financial juga dapat meningkatkan daya tarik Indonesia bagi investor internasional, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi pengembangan layanan dan produk keuangan.
Ini merupakan salah satu upaya untuk peningkatan pendalaman keuangan dan tentu saja yang utama adalah bagaimana hal ini menjadi peningkatan daya tarik untuk aliran investasi global masuk ke Indonesia,” ujarnya.



/2026/03/03/1538440414.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5584801/original/041492200_1778137245-bulog-siap-bentuk-anak-perusahaan.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475798/original/051680300_1768652642-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_21.43.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2172325/original/001382600_1525690405-Investasi-Meningkat_-Ekonomi-Indonesia-Kuartal-1-Tumbuh-5_06_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4584690/original/024803900_1695355029-AP23173763610082-e1695301934278.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510948/original/090050800_1771844837-1000243129.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5588994/original/044924300_1778144093-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-7_Mei_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2939674/original/064519600_1571122509-20191016-Menengok-Panen-Melimpah-Anggur-untuk-Wine-di-Italia-4.jpg)