Jakarta – Keluarga kerajaan penguasa Uni Emirat Arab (UEA), Al Nahyan, dilaporkan menerima subsidi pertanian Uni Eropa (UE) senilai lebih dari 71 juta euro atau sekitar Rp 1,4 triliun (estimasi kurs Rp 20.410 per euro) dalam enam tahun terakhir.
Temuan tersebut terungkap melalui investigasi lintas negara yang dilakukan DeSmog bersama media Spanyol El Diario dan media Romania G4Media.
BACA JUGA:Prabowo Jenguk Langsung Korban, Perintahkan Investigasi Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
BACA JUGA:AS Selidiki Ekspor Indonesia, Menko Airlangga Sudah Siapkan Pembelaan
BACA JUGA:Soal Investigasi Dagang AS, Pemerintah Siapkan Konsultasi dengan Industri
BACA JUGA:AS Selidiki 60 Negara Terkait Praktik Perdagangan Kerja Paksa
BACA JUGA:Soal Investigasi Dagang AS, Pemerintah:Â Ikuti Saja
Dikutip dari Guardian, Kamis (7/5/2026), dana subsidi itu mengalir melalui sejumlah perusahaan dan anak usaha yang terhubung dengan keluarga Al Nahyan untuk lahan pertanian di Romania, Italia, dan Spanyol.
Keluarga Al Nahyan sendiri dikenal sebagai salah satu keluarga terkaya di dunia dengan estimasi kekayaan lebih dari USD 320 miliar yang sebagian besar berasal dari cadangan minyak UEA.
Subsidi pertanian tersebut berasal dari Common Agricultural Policy (CAP), program subsidi pertanian Uni Eropa yang menyerap sekitar sepertiga total anggaran UE dengan nilai mencapai 54 miliar euro per tahun. Program itu ditujukan untuk membantu petani dan wilayah pedesaan di seluruh negara anggota Uni Eropa.
Namun, investigasi menemukan sebagian dana justru dinikmati investor asing, termasuk perusahaan yang dikendalikan negara-negara otoriter.
DeSmog melacak sedikitnya 110 pembayaran subsidi pertanian Eropa yang terhubung dengan jaringan perusahaan milik keluarga Al Nahyan dan dana investasi negara Abu Dhabi, ADQ.



/2026/03/03/1538440414.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5588994/original/044924300_1778144093-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-7_Mei_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475798/original/051680300_1768652642-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_21.43.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2172325/original/001382600_1525690405-Investasi-Meningkat_-Ekonomi-Indonesia-Kuartal-1-Tumbuh-5_06_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4584690/original/024803900_1695355029-AP23173763610082-e1695301934278.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5584801/original/041492200_1778137245-bulog-siap-bentuk-anak-perusahaan.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5528024/original/078351100_1773224753-1000258125.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510948/original/090050800_1771844837-1000243129.jpg)