Jakarta – Indonesia Sustainable Energy Week (ISEW) 2026 diarahkan tidak hanya menjadi forum pembahasan transisi energi, tetapi juga menjadi jembatan untuk mempertemukan proyek, investor, teknologi, dan pelaku usaha dalam pengembangan energi bersih di Indonesia.
Direktur Transmisi, Ketenagalistrikan, Kedirgantaraan, dan Antariksa Bappenas, Yusuf Suryanto, mengatakan pemerintah membutuhkan proyek energi yang siap dan layak agar agenda pembangunan dapat benar-benar diimplementasikan.
BACA JUGA:Bappenas Perluas Sumber Pembiayaan demi Antisipasi Dampak El Nino
BACA JUGA:El Nino Skala Besar Hantui RI, Bappenas Pasang Strategi Cegah Krisis
BACA JUGA:Target Bappenas: Indonesia Pengekspor Utama Produk Hilir Kelapa
“Yang pertama tentu kesiapan proyek, bagaimana kita bisa membuat proyek-proyek yang kita rancang ini siap, layak, termasuk bankability-nya, sehingga kemudian implementasi bisa kita arahkan,” kata Yusuf dalam konferensi ISEW 2026 di Kantor GIZ, Selasa (11/8/2026).
Menurut Yusuf, kesiapan proyek saja belum cukup. Pemerintah juga perlu memastikan dukungan kebijakan, regulasi, pembiayaan, sumber daya manusia, hingga keterlibatan masyarakat.
Khusus pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan, dia menyebut kesiapan sistem atau jaringan listrik juga menjadi salah satu tantangan utama.
“Setelah proyek siap itu tentu perlu adanya berbagai dukungan, baik itu yang sifatnya policy, regulatory, pembiayaan, sumber daya manusia, ataupun social inclusion,” ujarnya.
Yusuf mengatakan penyelenggaraan ISEW sejalan dengan agenda perencanaan pembangunan nasional, termasuk penguatan delivery program prioritas pemerintah dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027.


/2025/11/14/360945270.jpg)
/2025/02/11/767625643.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297741/original/065921500_1784104877-IMG_3008.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/4112101/original/023729000_1659532008-20220802_111724.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5757392/original/058197000_1778659883-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Pasar_Modal__Keuangan_Derivatif_dan_Bursa_Karbon_OJK__Hasan_Fawzi-13_Mei_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320206/original/024949500_1786340602-email-attachment_2026_08_10_ariefhakim-at-klyid_sistem-penindakan-terintegrasi-menhub-jamin-pelanggaran-truk-odol-tak-cuma-salahkan-pengemudi_1000403240.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352154/original/097767500_1610959712-20210118-Emas-Antam-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103062/original/041640700_1658923820-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5027992/original/041439300_1732861105-fotor-ai-2024112913176.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306955/original/077151200_1784943871-Gemini_Generated_Image_5q73a05q73a05q73.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762233/original/084887400_1709618123-fotor-ai-2024030510810.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)