Jakarta – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengamini investor asing masih berminat menanamkan modalnya ke Indonesia. Walaupun masih tetap waspada akan dampak gejolak ekonomi global.
Ketua Umum Apindo, Shinta Kamdani mengamini pengusaha asing masih melirik Indonesia sebagai tujuan investasi. Hal ini sejalan dengan laporan realisasi investasi yang dilaporkan pemerintah.
BACA JUGA:Pengusaha Susun Strategi di Tengah Gejolak Global hingga Rupiah
BACA JUGA:Rupiah dan Daya Beli Loyo, Perusahaan Menahan Dua Hal Ini
BACA JUGA:Rupiah Tertekan terhadap Dolar AS, Biaya Bahan Baku Impor Naik
Ini menunjukkan bahwa di tengah gejolak global, Indonesia masih dipandang sebagai destinasi yang relevan, kata Shinta kepada www.wmhg.org, Senin (27/4/2026).
Kinerja investasi pada kuartal I-2026 mencatatkan porsi penanaman modal asing (PMA) mencapai 50,1% dari total investaasi Tanah Air. Angka ini naik 8,5% dari periode yang sama tahun lalu.
Namun demikian, karakter investor saat ini memang cenderung lebih selektif dan berhati-hati, terutama dalam mempertimbangkan faktor risiko global maupun tantangan di tingkat domestik, ujar dia.
Dia mengatakan, Indonesia masih menarik bagi investor karena beberapa alasan. Misalnya, ukuran pasar domestik yang besar, posisi strategis dalam rantai pasok global, serta peluang di sektor hilirisasi dan pengembangan industri.
Namun, di sisi lain, investor juga tetap sangat mempertimbangkan faktor-faktor seperti kepastian hukum dan regulasi, efisiensi biaya logistik dan energi, serta kemudahan berusaha dalam praktik sehari-hari, beber Shinta.
Realisasi Investasi
Sebelumnya, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengumumkan total realisasi investasi hilirisasi pada periode kuartal I 2026 sebesar Rp 147,5 triliun. Tumbuh 8,2% dibanding kuartal I 2025 yang sebesar Rp 136,3 triliun.



/2016/06/14/1203891571.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4301845/original/076597500_1674615397-Microsoft_-Matthew_Manuel_Unsplash.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1158948/original/095423800_1456912771-20160302-Panel-Surya-ESDM-Jakarta--Gempur-M-Surya-01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5357584/original/090784900_1758533603-WhatsApp_Image_2025-09-22_at_15.12.31.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5566975/original/024041200_1777262351-IMG-20260427-WA0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5355485/original/050496700_1758339034-unnamed__1_.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4054549/original/011680900_1655354022-Harga-Kebutuhan-Pokok-Naik-Herman-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5566375/original/024985600_1777178530-Nelayan-26_April_2026c.jpg)