Jakarta – Harga emas menguat tipis pada perdagangan Kamis, (10/9/2026). Kenaikan harga emas dunia didorong dolar Amerika Serikat (AS) yang melemah. Sementara itu, pelaku pasar menantikan data inflasi penting AS yang dapat menentikan arah kebijakan suku bunga the Federal Reserve (the Fed). Lalu bagaimana harga emas 24 karat di Antam, Pegadaian dan Hartadinata Abadi?
Mengutip CNBC, harga emas spot naik 0,3% menjadi US$ 4.412,84 per ons pada pukul 02.34 GMT. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember turun 0,1% menjadi US$ 4.457,10.
BACA JUGA:Harga Emas 24 Karat Hari Ini 12 September 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata
BACA JUGA:Cek Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 September 2026
BACA JUGA:Harga Bitcoin Hari Ini Melesat Setelah Rilis Data Inflasi AS Terbaru
BACA JUGA:Wall Street Melesat, Investor Abaikan Data Inflasi AS Terbaru
BACA JUGA:Harga Emas Hari Ini Melesat Terdorong Aksi Beli
Untuk saat ini, perkembangan geopolitik di Teluk Persia menjadi faktor sekunder bagi emas. Sebaliknya, pergerakan emas lebih dipengaruhi oleh dolar AS yang melemah. Dolar AS tercatat tidak menguat meskipun suku bunga AS sedang naik,” ujar Analis Marex, Edward Meir.
Sementara itu, dolar AS bertahan, membuat logam yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.
Data indeks harga produsen AS dijadwalkan rilis pada pukul 12.30 GMT, sementara angka inflasi konsumen dijadwalkan rilis pada Jumat pekan ini. Menurut mayoritas ekonom dalam jajak pendapat Reuters, The Fed akan mempertahankan suku bunga pada 15-16 September 2026 hingga akhir 2026. Hal ini kembali bertolak belakang dengan harapan pasar akan ada serangkaian kenaikan suku bunga.
CME FedWatch Tool menunjukkan pasar memperhitungkan peluang sebesar 60% untuk kenaikan suku bunga AS bulan ini. Suku bunga yang lebih tinggi umumnya membuat aset yang tidak memberikan imbal hasil (seperti emas) menjadi kurang menarik bagi investor.
/2026/03/19/965298007.jpg)
/2024/12/09/820861297.jpg)
/2023/04/21/1962176000.jpg)
/2026/05/23/1485118576.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4796664/original/075845200_1712438897-a-perry-XGr8jarX0gY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297480/original/092774900_1784094303-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-15_Juli_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349931/original/025810500_1757942394-AP25248772964198.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294558/original/035037500_1783843547-Pertamina_Perkuat_Kemandirian_Energi_Nasional_Melalui_Program_B50-4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345297/original/037015700_1789028707-1002766367.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309013/original/069225700_1785214716-107347162-1702486289346-gettyimages-1852400117-_cf23021_tuz1gxpa.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532280/original/085965300_1628161371-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346756/original/013308200_1789201979-Depositphotos_860056838_L.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119143/original/000941200_1738566772-XRP_illustration_alternative.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)