Jakarta – Laporan Eye on the Market yang dirilis J.P. Morgan Asset Management pada 21 Maret 2026 menempatkan Indonesia sebagai negara dengan ketahanan energi terbaik kedua di dunia dalam menghadapi guncangan energi global.
Hasil ini dinilai mencerminkan konsistensi kebijakan pemerintah dalam menjaga ketahanan energi di tengah ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi harga komoditas.
BACA JUGA:RI Mau Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia, Dapat Harga Diskon?
BACA JUGA:Indonesia Kembali Berduka, Prajurit TNI Gugur di Lebanon Akibat Serangan Israel
BACA JUGA:Piala Uber 2026: Indonesia Waspadai Kekuatan Kanada
Terkait hal ini, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai pengakuan dari J.P. Morgan Asset Management menjadi bukti kuat arah kebijakan energi nasional yang konsisten dan terukur.
“Hasil ini bukan sekadar apresiasi atas kondisi saat ini, melainkan validasi atas pilihan kebijakan jangka panjang Pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber energi domestik dan akselerasi transisi energi. Di tengah volatilitas harga energi global, posisi ini memberikan ruang fiskal yang lebih terkendali bagi APBN 2026 dan membantu melindungi daya beli masyarakat serta kelangsungan aktivitas dunia usaha,” ujar Menko Airlangga.
Ia juga menegaskan pemerintah tidak akan lengah dalam menghadapi risiko ke depan. Pemerintah juga terus memperkuat beberapa arah kebijakan, antara lain optimalisasi produksi migas domestik untuk menekan defisit neraca migas dan memperkuat penerimaan PNBP, percepatan transisi energi melalui pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) sesuai RUKN dan RUPTL.
Tak hanya itu, pemerintah juga memperluas adopsi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) sebagai strategi struktural menurunkan ketergantungan pada minyak, serta diversifikasi sumber pasokan dan jalur logistik energi untuk memperkuat ketahanan terhadap risiko geopolitik.
Laporan Eye on the Market bertajuk Pandora’s Bog: The Global Energy Shock of 2026 yang dirilis pada 21 Maret 2026 menempatkan Indonesia sebagai negara dengan ketahanan energi terbaik kedua di dunia. Studi tersebut mencakup 52 negara yang merepresentasikan sekitar 82% konsumsi energi global.



/2026/02/21/1358728669.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560311/original/091830600_1776664397-Menteri_Pertanian__Andi_Amran_Sulaiman-20_April_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5350293/original/016762000_1757995809-peijia-li-AIWSvNU38H8-unsplash.jpg)
/2025/12/07/375912457.jpg)
/2024/10/17/1045487600.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4172125/original/088962000_1664246266-pupuk_bersubsidi.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5565023/original/022834200_1777009176-IMG-20260424-WA0010.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2833304/original/055774200_1561020095-20190619-BI-Tahan-Suku-Bunga-Acuan-6-Persen6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1400474/original/063702300_1478686860-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-04.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564493/original/011433300_1776946208-WhatsApp_Image_2026-04-23_at_18.54.20__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4008026/original/089081400_1651029033-IMG-20220426-WA0037.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4380624/original/041544900_1680444403-IMG-20230402-WA0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548113/original/041002800_1775525702-foto2.jpg)