Jakarta – Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menguat pada perdagangan Rabu, (6/5/2026). Kenaikan harga perak Antam ini mengikuti harga emas antam dan perak dunia.
Mengutip laman logammulia.com, harga perak Antam naik Rp 600 menjadi Rp 47.600. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam ditetapkan Rp 47.000.
BACA JUGA:Harga Perak Antam Hari Ini Turun, Mau Beli?
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Terperosok Rp 35.000, Cek Rinciannya 5 Mei 2026
BACA JUGA:Harga Perak Antam Hari Ini 4 Mei 2026 Naik Rp 150
Antam menawarkan perak batangan 250 gram, 500 gram dan perak butiran murni 99,955. Harga perak batangan 250 gram menyentuh Rp 12.425.000. Lalu harga perak batangan 500 gram mencapai Rp 23.925.000.
Sementara itu, harga perak dunia naik 3,95% dalam satu hari, berdasarkan data tradingeconomics.com. Harga perak mencapai USD 75,70.
Harga perak melonjak di atas USD 75 per ounce pada Rabu pekan ini, memulihkan kerugian dari awal pekan karena tanda-tanda de-eskalasi di Timur Tengah menekan harga minyak membantu meredakan kekhawatiran inflasi.
Menteri Pertahanan Hegseth mengatakan, gencatan senjata yang ditetapkan hampir sebulan yang lalu tetap berlaku, sementara Menteri Luar Negeri Rubio mengkonfirmasi operasi ofensif telah berakhir karena AS mengalihkan fokusnya untuk mengamankan jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Presiden Trump juga mengumumkan jeda sementara dalam upaya yang dipimpin AS untuk membantu kapal-kapal yang terdampar keluar dari selat, memberikan waktu untuk menilai apakah kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri konflik dapat tercapai, meskipun blokade terhadap kapal-kapal yang berlayar ke dan dari pelabuhan Iran akan tetap berlaku.
Perak telah berada di bawah tekanan jual yang berkelanjutan sejak awal konflik, karena melonjaknya biaya energi memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral mungkin akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama atau bahkan memperketat kebijakan lebih lanjut.



/2025/06/13/674699726.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562960/original/079664900_1776843665-IMG-20260422-WA0002.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522140/original/044449300_1772718909-7eef455c-f3b2-4a8b-a9e6-6297d80f6724.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501244/original/065983200_1770890840-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026de.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562094/original/020205200_1776778989-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-21_April_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2172325/original/001382600_1525690405-Investasi-Meningkat_-Ekonomi-Indonesia-Kuartal-1-Tumbuh-5_06_1.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5196555/original/022471000_1745413931-20250423-Perkotaan-ANG_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/953317/original/021435900_1439363719-20150812-Rupiah-Anjlok5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3291093/original/097460500_1604903000-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2199763/original/055327500_1525841213-hoax.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816482/original/062767500_1714383557-fotor-ai-20240429133654.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4584690/original/024803900_1695355029-AP23173763610082-e1695301934278.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028260/original/094937500_1732871703-fotor-ai-2024112916143.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4876293/original/006485300_1719462342-fotor-ai-20240627112341.jpg)