Jakarta – Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) masih tertekan pada perdagangan Jumat, (24/4/2026). Pergerakan harga perak Antam hari ini mengikuti harga perak dunia,
Mengutip laman logammulia.com, harga perak Antam turun Rp 650 menjadi Rp 48.300. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam dibanderol Rp 48.950.
BACA JUGA:Terbaru! Harga Emas 24 Karat Hari Ini 24 April 2026: Antam, Pegadaian, Hartadinata
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini 24 April 2026 Stabil, Cek Rinciannya di Sini
BACA JUGA:Harga Perak Antam Hari Ini 23 April 2026 Turun Tipis, Cek Rinciannya!
Antam menawarkan perak batangan 250 gram, perak batangan 500 gram dan perak butiran murni 99,95%. Pada Jumat pekan ini, harga perak batangan 250 gram dibanderol Rp 12.600.000 dan perak batangan 500 gram ditetapkan Rp 24.275.000.
Mengutip tradingeconomics.com, harga perak dunia susut 0,76% menjadi USD 74,79. Harga perak turun mendekati USD 75 per ounce pada Jumat pekan ini dan akan turun hampir 7% selama sepekan.
Koreksi harga perak dunia ini terjadi seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran atas Selat Hormuz mendorong harga energi lebih tinggi dan mengoptimalkan kekhawatiran inflasi.
Kedua pihak mempertahankan blokade mereka terhadap jalur air strategis tersebut, dengan negosiasi perdamaian menunjukkan sedikit kemajuan. Presiden AS Donald Trump juga mengatakan dalam sebuah unggahan media sosial pada Kamis ia telah memerintahkan Angkatan Laut AS untuk menembak dan membunuh kapal-kapal yang memasang ranjau di selat tersebut, sementara pasukan AS juga menaiki kapal tanker super yang membawa minyak Iran di Samudra Hindia.
Sementara itu, gencatan senjata AS-Iran telah diperpanjang tanpa batas waktu karena Washington menunggu proposal formal baru dari Teheran, sementara gencatan senjata antara Israel dan Lebanon juga telah diperpanjang selama tiga minggu. Harga energi yang tinggi telah meningkatkan risiko inflasi dan memperkuat ekspektasi potensi kenaikan suku bunga bank sentral, yang membebani daya tarik logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.



/2026/02/21/1358728669.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3545719/original/087868100_1629425274-059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5350293/original/016762000_1757995809-peijia-li-AIWSvNU38H8-unsplash.jpg)
/2025/12/07/375912457.jpg)
/2024/10/17/1045487600.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4172125/original/088962000_1664246266-pupuk_bersubsidi.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5565023/original/022834200_1777009176-IMG-20260424-WA0010.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2833304/original/055774200_1561020095-20190619-BI-Tahan-Suku-Bunga-Acuan-6-Persen6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1400474/original/063702300_1478686860-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-04.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564493/original/011433300_1776946208-WhatsApp_Image_2026-04-23_at_18.54.20__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4008026/original/089081400_1651029033-IMG-20220426-WA0037.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4380624/original/041544900_1680444403-IMG-20230402-WA0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5548113/original/041002800_1775525702-foto2.jpg)