Jakarta – Harga minyak melonjak pada Selasa, 21 April 2026. Kenaikan harga minyak dunia ini seiring keraguan meningkat kalau Amerika Serikat (AS) dan Iran akan bertemu untuk pembicaraan damai. Hal itu memicu kekhawatiran kalau perang di Timur Tengah akan berlanjut setelah gencatan senjata berakhir.
Mengutip CNBC, Rabu (22/4/2026), harga minyak Brent, patokan internasional naik 3% dan ditutup pada USD 98,48 per barel. Harga minyak Amerika Serikat (AS) naik hampir 3% dan ditutup di USD 92,13.
BACA JUGA:Nasib Iran di Piala Dunia 2026: Bisa Jadi Tidak Berangkat, Geopolitik Jadi Penentu
BACA JUGA:Saat Hotpot, Bubble Tea China Merajai Pasar di Asia
BACA JUGA:Pria AS Disuntik Mati Atas Kejahatannya Bunuh Seorang Nenek di Florida
Harga minyak naik setelah menjadi jelas Wakil Presiden AS JD Vance belum berangkat ke Pakistan, tempat pembicaraan damai dengan Iran seharusnya dilanjutkan.
Perjalanan Vance ditunda karena Iran gagal menanggapi posisi negosiasi Amerika, kata seorang pejabat AS yang mengetahui situasi tersebut kepada The New York Times. Pembicaraan belum dibatalkan dan perjalanan dapat terjadi kapan saja, kata pejabat itu kepada The Times.
Sementara itu, para pejabat senior Iran belum secara terbuka berkomitmen untuk berpartisipasi dalam pembicaraan tersebut. Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan pada Senin dalam sebuah unggahan media sosial, Iran tidak akan menerima negosiasi di bawah bayang-bayang ancaman.
Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, pada Selasa mengutuk blokade angkatan laut AS terhadap negara itu sebagai tindakan perang dan dengan demikian pelanggaran gencatan senjata. Araghchi mengatakan penyitaan kapal kargo Iran oleh AS pada Minggu adalah pelanggaran yang lebih besar lagi.
Iran tahu bagaimana menetralkan pembatasan, bagaimana membela kepentingannya, dan bagaimana melawan intimidasi, kata Araghchi dalam sebuah unggahan media sosial pada Selasa.


/2026/02/21/1358728669.jpg)
/2025/03/06/38420056.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1095898/original/089936600_1451317331-Gedung-PPATK-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562718/original/076507100_1776838015-Chairman_B57__Asia_Pasifik_Arsjad_Rasjid-22_April_2026c.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976570/original/042706700_1441279137-harga-emas-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1601200/original/046758400_1495427422-Fintech.jpg)
/2025/05/14/252621507.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/1400471/original/026176400_1478686859-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5564221/original/031578300_1776930460-WhatsApp_Image_2026-04-23_at_12.16.10__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805340/original/093907000_1713432001-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4172125/original/088962000_1664246266-pupuk_bersubsidi.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5527489/original/089112300_1773204270-Kepala_Staf_Kepresidenan__Muhammad_Qodari-11_Maret_2026a.jpg)