Jakarta – Harga minyak dunia sentuh level terendah dalam tiga bulan pada Selasa, (16/6/2026). Koreksi harga minyak dunia berlanjut setelah terjadi aksi jual pada Senin. Hal ini di tengah investor menanti detil lebih lanjut kesepakatan Amerika Serikat (AS)-Iran untuk mengakhiri perang.
Harga minyak Brent berjangka turun 1,25% menjadi US$ 82,13 pada pukul 04.00 AM ET. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) berjangka untuk pengiriman Juli turun di bawah US$ 80. Harga minyak WTI melemah 1,41% menjadi US$ 79,67.
BACA JUGA:Punya Bakat Besar, Pebasket Muda Indonesia Maxime Pellegrini Berambisi Tembus Amerika
BACA JUGA:Sektor Saham Ini Berpotensi Cuan Usai AS-Iran Berdamai
Mengutip CNBC, kontrak berjangka minyak sempat menguat tipis dan berbalik arah. Hal ini terjadi setelah turun ke level terendah sejak 4 Maret pada sesi sebelumnya.
Volatilitas ini mencerminkan ketidakpastian mengenai ketentuan lengkap kerangka kerja perdamaian yang disepakati antara AS dan Iran.
Upaya menyelesaikan perang akan mendominasi diskusi pemimpin G7 di Evian-les-Bains, Prancis mulai hari ini. Adapun rincian lebih lanjut tentang nota kesepahaman yang diharapkan akan dirilis akhir pekan ini.
Di sisi lain, pemimpin perusahaan kapal tanker juga tetap berhati-hati terhadap transit di Selat Hormuz. Washington dan Teheran sebelumnya telah mencapai kesepakatan sementara pada Minggu, yang akan memperpanjang gencatan senjata AS-Iran selama 60 hari dan kembali membuka Selat Hormuz untuk semua pelayaran.
Di pertemuan G7, Presiden AS Donald Trump menuturkan, kerangka kerja perdamaian dengan Iran telah ditandatangani. Ia menambahkan, Selat Hormuz akan sepenuhnya kembali dibuka pada Jumat pekan ini, tanpa pungutan dari Iran.
Trump menuturkan, penandatanganan kesepakatan secara resmi akan berlangsung pada Jumat, di Jenewa, Swiss.



/2026/04/01/1909574020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5376696/original/038581900_1760013705-IMG_7696.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4969282/original/000378800_1728965246-IMG-20241015-WA0002.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4915985/original/031607000_1723455246-IMG-20240812-WA0066.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3314598/original/047423300_1606993117-20201203-Kementan-Targetkan-8_2-Juta-Hektare-Sawah-untuk-20-Juta-Ton-Beras-3.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976571/original/042940100_1441279137-harga-emas-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192690/original/063821500_1595929323-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805341/original/055600100_1713432002-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119143/original/000941200_1738566772-XRP_illustration_alternative.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6998689/original/035930000_1779768956-AP26143053613944.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740420/original/059441100_1707701782-fotor-ai-2024021283456.jpg)