Jakarta – Aset milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) bisa dimanfaatkan untuk menjadi lokasi bisnis. Peluang ini pula yang dilirik oleh BUMN tersebut agar bisa menjalin kerja sama dengan investor.
Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha KAI, Rafli Yandra mengatakan, aset perusahaan memiliki peluang untuk digunakan sebagai lokasi bisnis. Hal ini melengkapi dari operasional utama KAI sebagai sarana transportasi.
BACA JUGA:Sebagian Aset KAI Dipakai Buat Dapur Makan Bergizi Gratis
BACA JUGA:Bitmine Beli Ethereum Rp 3,89 Triliun saat Kripto Bergejolak
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini: Bitcoin dan Ethereum Melonjak
Memang belum banyak yang mengetahui titik-titik yang mana yang paling bagus buat sisi bisnis di kita, ujar Rafli saat Peluncuran Space by KAI, di Hotel Raffles Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Para pelaku usaha atau calon investor kini bisa melihat lokasi-lokasi aset milik KAI melalui aplikasi Space. Ini merupakan platform digital yang dikembangkan untuk memudahkan calon mitra investor yang berminat menggunakan aset KAI.
Kalau kita lihat banyak sekali yang dimiliki oleh KAI, mulai dari stasiun, kawasan transit, ada ruang komersial, kemudian ada juga lahan-lahan kosong dan bangunan, terutama bangunan-bangunan heritage, hingga berbagai ruangan lain yang sepertinya banyak menyimpan potensi besar untuk tumbuh menjadi peluang bisnis kita bersama, beber Rafli.
Pengemasan Space by KAI yang dihadirkan secara digital bisa jadi gambaran awal calon investor. Penelusuran lokasi hingga titik strategis bisa memanfaatkan fitur yang terkandung dalam Space.
Ini bukan hanya sekedar katalog aset, tetapi ini adalah pintu awal kemitraan kita, di mana para pelaku usaha dapat melihat peluang bisnis, memahami potensi bisnis dan memulai langkah-langkah pertama bersama KAI dengan cara yang lebih sederhana, tutur Rafli.




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7007072/original/067377900_1779778735-1000329743.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3147468/original/046003900_1591677975-20200609-Ojek-Online-Gunakan-Pelindung-Pembatas-Antar-Penumpang-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4902346/original/059937200_1721997344-20240726-Neraca_Perdangangan_RI-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/4145001/original/064262900_1662127141-IMG_3532.JPG)
/2025/06/28/1288662421.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324618/original/083189900_1608026626-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4943101/original/059705000_1726137610-20240912-Harga_Emas-ANg_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4837500/original/089462600_1716195908-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5128907/original/2100_1739263990-DALL__E_2025-02-11_15.52.52_-_A_modern_Bitcoin_ATM_with_a_sleek__futuristic_design__featuring_a_large_touchscreen_displaying_Bitcoin_price_charts_and_QR_codes_for_transactions._The.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257112/original/078292600_1781213799-AP26162744447190.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876285/original/011593500_1719462277-fotor-ai-2024062711138.jpg)