Jakarta – Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman mengklaim beras bukan lagi sebagai penyumbang utama inflasi. Adapun, tingkat inflasi tahunan pada April 2026 mencapai 2,42%.
Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bulanan April 2026 sebesar 0,13%. Amran mengatakan, saat ini beras tak menjadi penyumbang utama inflasi.
BACA JUGA:Rupiah Sempat Sentuh 17.400, Data Inflasi Indonesia jadi Sorotan
BACA JUGA:Kadin Ungkap Ancaman yang Mengintai di Balik Pertumbuhan Ekonomi 5,61%
BACA JUGA:Dolar AS Tersungkur terhadap Yen hingga Euro, Sentimen AS-Iran Membayangi
BACA JUGA:Pemerintah Pastikan Ekonomi Indonesia Masih Kuat, Ini Buktinya
Lihat inflasi pangan (bulanan), itu deflasi. Dulu Itu beras itu penyumbang inflasi utama. Sekarang tidak lagi, makanya kita jaga. (Harga) beras kita stabilkan, itu yang benar, kata Amran, mengutip keterangan resmi, Kamis (7/5/2026).
Mengacu data BPS, dia mencatat inflasi beras secara tahunan berada di level 4,36%. Jika dilihat secara keseluruhan, inflasi beras hanya menempati urutan ke-28 dari 40 komoditas dalam kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Kol putih/kubis dan ikan dencis yang memiliki tingkat inflasi tertinggi hingga 25,47% dan 17,09%.
Amran menjelaskan, andil beras dengan 0,60% yang dicatat BPS sebagai paling tinggi kedua. Namun, menurut dia, itu pun hanya 0,60% dari total inflasi komoditas makanan, minuman, dan tembakau yang 3,06%. Andil kelompok ini pun dilaporkan memiliki andil 0,90% terhadap inflasi umum secara tahunan yang berada di 2,42%.
Amran bilang, keseimbangan harga beras di tingkat konsumen dan produsen teral harus dijaga. Kecukupan penetapan harga pembelian pemerintah (HPP) di tingkat petani menurut dia, memberikan ruang keuntungan bagi produsen.
Di sini keseimbangan. Inilah keseimbangan yang paling ideal. Karena kalau kita turunkan (HET) ini, ini terpukul turun. (Dampaknya) Tidak ada produksi. Petani itu sederhana, beri ruang untuk untung sedikit, dia berproduksi. Petani tidak serakah. Kita subsidi pupuknya. Kemudian konsumennya juga tersenyum, urai Amran.



/2025/06/13/674699726.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5431968/original/094378600_1764752107-Direktur_Jenderal_Bea_dan_Cukai__Letjen_TNI__Purn.__Djaka_Budhi_Utama.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522140/original/044449300_1772718909-7eef455c-f3b2-4a8b-a9e6-6297d80f6724.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501244/original/065983200_1770890840-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026de.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562094/original/020205200_1776778989-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-21_April_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2172325/original/001382600_1525690405-Investasi-Meningkat_-Ekonomi-Indonesia-Kuartal-1-Tumbuh-5_06_1.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5196555/original/022471000_1745413931-20250423-Perkotaan-ANG_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/953317/original/021435900_1439363719-20150812-Rupiah-Anjlok5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3291093/original/097460500_1604903000-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2199763/original/055327500_1525841213-hoax.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816482/original/062767500_1714383557-fotor-ai-20240429133654.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4584690/original/024803900_1695355029-AP23173763610082-e1695301934278.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028260/original/094937500_1732871703-fotor-ai-2024112916143.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4876293/original/006485300_1719462342-fotor-ai-20240627112341.jpg)