Jakarta – Pemerintah Jepang memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk tahun fiskal berjalan. Pemangkasan dipicu kenaikan harga minyak imbas ketegangan di Timur Tengah menekan belanja rumah tangga dan keuntungan perusahaan.
Dalam proyeksi ekonomi paruh tahunan, Cabinet Office memperkirakan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) riil sebesar 0,9% untuk tahun fiskal yang berakhir pada Maret 2027. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan proyeksi 1,3% yang dirilis pada Januari.
BACA JUGA:Cara Jepang Ciptakan Bangunan Tahan Gempa demi Selamatkan Banyak Nyawa
BACA JUGA:Korban Tewas Gempa Jepang Bertambah jadi 34 Orang
Namun, Jepang memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan meningkat menjadi 1,1% pada tahun fiskal berikutnya, didorong kuatnya belanja modal (capital expenditure) dan konsumsi rumah tangga.
Melansir laman CNA, Kamis (30/7/2026), proyeksi yang lebih lemah untuk tahun fiskal berjalan mencerminkan besarnya tekanan akibat kenaikan biaya energi terhadap perekonomian Jepang yang sangat bergantung pada impor bahan bakar.
Konsumsi rumah tangga diperkirakan tumbuh 0,9% pada tahun fiskal 2026, lebih rendah dibandingkan proyeksi 1,3% yang dirilis pada Januari. Sementara itu, belanja modal diperkirakan meningkat 2,3%, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 2,8%.
Inflasi konsumen diproyeksikan mencapai 2,2% pada tahun fiskal 2026, lebih tinggi dibandingkan estimasi pemerintah pada Januari sebesar 1,9%, seiring dampak kenaikan biaya energi.
Pemerintah juga memperkirakan upah nominal akan tumbuh rata-rata 3,1% per tahun hingga tahun fiskal 2027, sehingga pertumbuhan upah riil diperkirakan tetap positif meski inflasi masih bertahan.



/2026/04/06/64963745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311108/original/042351300_1785387978-email-attachment_2026_07_30_ariefhakim-at-klyid_bos-kai-lapor-prabowo-subianto-revitalisasi-stasiun-semarang-tawang-berusia-112-tahun_1000392545.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1689478/original/047714100_1503553089-dpr6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4539940/original/075754200_1692167792-20230816-Jokowi-Sampaikan-Pidato-Sidang-Tahunan-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4918526/original/006206100_1723675086-Pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305961/original/021053100_1784813706-Foto_Ilustrasi_-_Gedung_IFG__Dok._IFG_.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382999/original/069219700_1760612391-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805343/original/080058200_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3932277/original/005220300_1644714392-13_februari_2022-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306954/original/097594000_1784943789-ChatGPT_Image_Jul_16__2026__07_22_35_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4333284/original/025003700_1677053916-Pajak_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4965038/original/026893400_1728530562-000_329D4LB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309010/original/038477600_1785214604-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__11_55_54_AM.jpg)