Jakarta – Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dipercaya memegang peran penting di Bank Dunia (World Bank Group/WBG). Perwakilan negara donor dan negara peminjam dalam International Development Association (IDA) menunjuk Sri Mulyani sebagai Independent Co-Chair untuk proses pengisian dana (replenishment) IDA22.
Dikutip dari laman worldbank.org, Kamis (6/8/2026), dalam posisi tersebut, Sri Mulyani akan mendorong penguatan dukungan kebijakan dan pendanaan dari negara-negara donor maupun negara penerima manfaat agar target penggalangan dana IDA22 dapat tercapai.
BACA JUGA:Bank Dunia Usul Ambang Pengusaha Kena Pajak Diturunkan, Ini Alasannya
BACA JUGA:Bank Dunia: Indonesia Bisa Tambah Penerimaan Pajak hingga 6% PDB
Sri Mulyani akan memimpin proses tersebut bersama Paschal Donohoe, Managing Director sekaligus Chief Knowledge Officer Bank Dunia. Penunjukan Sri Mulyani dilakukan setelah melalui proses seleksi oleh komite pencarian yang terdiri atas perwakilan negara donor dan negara peminjam.
IDA merupakan dana milik Bank Dunia yang ditujukan untuk membantu negara-negara termiskin melalui pembiayaan pembangunan. Pertemuan pengisian dana IDA biasanya diselenggarakan setiap tiga tahun untuk menghimpun komitmen pendanaan baru sekaligus mengevaluasi arah kebijakan lembaga tersebut.
Sejak siklus IDA18, proses replenishment dipimpin oleh dua ketua bersama (co-chair), yakni seorang tokoh independen yang memiliki pengalaman luas di bidang lembaga keuangan multilateral dan seorang pejabat senior Bank Dunia yang ditunjuk langsung oleh Presiden Bank Dunia.


/2016/11/25/51215106.jpg)
/2024/09/01/577969006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290712/original/010790800_1783492254-Penasihat_Khusus_Presiden_Bidang_Ketenagakerjaan_dan_Kesejahteraan_Buruh__Said_Iqbal-8_Juli_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315064/original/025010300_1785825907-WhatsApp_Image_2026-08-04_at_09.49.30.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3510059/original/027658500_1626233971-fintech_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4361081/original/023728500_1678967433-Angka_Kemiskinan_Meningkat-IQBAL_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3337097/original/098406000_1609328704-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-6.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6998518/original/060608900_1779768813-AP26142827392886.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316602/original/067209500_1785976330-dims.apnews.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309010/original/038477600_1785214604-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__11_55_54_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313343/original/089462800_1785635723-q1-glow.jpg)