Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara menyampaikan kinerja anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) per Agustus 2026. Hasilnya, pendapatan dan belanja negara sesuai rencana dan defisit diklaim dalam batas aman.
Hal ini disampaikan dalam Konferensi Pers APBN Kinerja dan Fakta (APBN KiTa) edisi perdana Suahasil sebagai Menteri Keuangan. Dia menegaskan APBN tetap dalam kondisi yang kuat dengan keseimbangan primer yang positif.
BACA JUGA:Cek Fakta: Hoaks Video Menkeu Suahasil Umumkan Program Dana Hibah
BACA JUGA:Suahasil Nazara Tegaskan Jaga Batas Defisit APBN 3%
BACA JUGA:Suahasil Tak Mau Sembarangan Potong Anggaran Kementerian
Kalau kita lihat APBN kita tentu gambar besarnya adalah pendapatan, belanja dan pembiayaan. Di akhir Agustus 2026 kinerja APBN kita itu tetap kuat dengan keseimbangan primer yang positif, defisit tetap dalam batasan yang terkndali, kata Suahasil dalam Konferensi Pers APBN KiTa, Jumat (18/9/2026).
Dalam paparannya, Suahasil menampilkan Pendapatan Negara tembus Rp 2.056,6 triliun atau 65,2% dari target sepanjang 2026. Angka tersebut naik 25,4% secara tahunan atau year on year (yoy).
Kemudian, belanja negara terkendalibdi angka Rp 2.295,7 triliun atau 59,7% dari target sepanjang tahun. Jumlah itu naik 17,1% secara tahunan.
Angka defisit APBN per Agustus 2026 juga diklaim pada kondisi terkendali pada Rp 240,1 triliun atau 0,93% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Suahasil mencatat keseimbangan primer di angka Rp 154 triliun.
Ini artinya memang perjalanan APBN nya relatively on track. Pendapatan negara Rp 2.055,6 triliun, 65% dari target, belanja negaranya Rp 2.295 (triliun), maka defisitnya adalah Rp 240,1 triliun yang artinya asalah 0,93 persen dari PDB kita, jelas Suahasil.
/2026/05/21/1633191104.jpg)
/2026/02/12/1519123083.jpg)
/2026/05/25/465368173.jpg)
/2024/06/06/1661469723.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351524/original/099146500_1789700309-3d1e3433-c741-4618-88db-1d61b79e239c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4838233/original/057874200_1716263381-AP24141612292346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345975/original/035411100_1789101861-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_6.11.45_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5494434/original/017122500_1770289311-Wakil_Menteri_Keuangan_Juda_Agung-5_Februari_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5414819/original/052620000_1763352087-ilustrasi_perak.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352153/original/096135700_1610959711-20210118-Emas-Antam-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192691/original/020094000_1595929324-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305546/original/010853000_1784797139-Meet_the_New_BitMEX_App_1200x675_en.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344766/original/032034000_1789000970-ChatGPT_Image_Sep_10__2026__07_42_04_AM.jpg)