Jakarta – Kementerian Perhubungan mulai uji coba terbatas Alat Bukti Rekaman Elektronik (ETLE) atau tilang elektronik ke truk lebih dimensi dan muatan (over dimension and over load/ODOL). Tercatat ada lebih dari 98 ribu pelanggaran yang terekam.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan menyampaikan uji coba terbatas e-tilang terhadap truk ODOL telah dimulai sejak Januari 2026. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi seperti ETLE untuk kegiatan pengawasan, pencatatan serta penindakan kendaraan barang di fasilitas penimbangan.
BACA JUGA:Emosi Disalip Truk, 2 Pria di Lampung Aniaya Sopir hingga Babak Belur
BACA JUGA:Hindari Ramai Pemotor, Sopir Truk Banting Setir ke Kanan Hantam Pembatas Jalan
BACA JUGA:Dishub Bekasi Kaji Pemberlakuan Pembatasan Jam Operasional Truk, Cegah Kecelakaan
Melalui ETLE tercatat bahwa hingga 11 Mei 2026, terdapat sebanyak 98.983 pelanggaran kendaraan angkutan barang, ungkap Aan dalam keterangan resmi, Rabu (13/5/2026).
Adapun, uji coba terbatas ini dilakukan pada tiga lokasi Unit Penimbangan Kendaraan Bermotor berbasis Weigh In Motion di antaranya UPPKB Kertapati, Talang Kelapa dan Balonggandu.
Provinsi Sumatera Selatan menjadi wilayah tertinggi yang memiliki pelanggaran sebanyak 71.402 atau 73%. Peringkat kedua wilayah Jawa Barat sebanyak 10.347 atau 11%, dan peringkat ketiga di wilayah Jabodetabek sebanyak 6.199 atau 6%.
Sisanya ada dari berbagai wilayah lain, jelasnya.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5757467/original/005489200_1778659932-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Pasar_Modal__Keuangan_Derivatif_dan_Bursa_Karbon_OJK__Hasan_Fawzi-13_Mei_2026c.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562097/original/092106500_1776779128-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-21_April_2026b.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562645/original/032091900_1776835694-1000296203.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5707007/original/003371200_1778590317-WhatsApp_Image_2026-05-12_at_18.46.38.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5700108/original/038248400_1778579903-IMG-20260512-WA0075.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5734873/original/051649600_1778630145-meskipun-ekspor-melemah-cadangan-devisa-ri-masih-meningkat.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5748550/original/098447200_1778648323-Bank_Indonesia__BI__mulai_memusnahkan_uang_rupiah_palsu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539267/original/091129700_1774595159-IMG-20260327-WA0004.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5706488/original/093486400_1778589639-1000315954.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3980727/original/003754900_1648714870-20220331-Laporan-SPT-1.jpg)