Jakarta – Program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) telah memberikan manfaat kepada lebih dari 1 juta pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) sepanjangan 2026. Program tersebut dinilai tidak hanya membantu pelaku usaha memperoleh sertifikat halal, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan para pendamping proses produk halal (P3H) di seluruh Indonesia.
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal mengatakan, halal kini telah menjadi instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
BACA JUGA:Gaya Hidup Halal Kian Diminati, Transaksi Kartu Kredit Syariah Melonjak
BACA JUGA:Industri Kuliner Wajib Bersertifikat Halal 18 Oktober 2026
BACA JUGA:MUIS Sebut Starbucks Singapura Belum Ajukan Sertifikasi Halal, Minta Pengumuman Dicabut
Menurutnya, halal berfungsi sebagai booster growth economic engine melalui penguatan daya saing produk, perluasan akses pasar, serta peningkatan kepercayaan konsumen di tingkat nasional maupun global.
“Kontribusi industri halal terhadap perekonomian nasional sangat besar 27% bagi PDB nasional. Ini menunjukkan bahwa halal bukan hanya urusan sertifikasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia,” ujar Haikal, Jumat (19/6/2026).
Haikal menjelaskan bahwa berbagai negara maju memiliki perspektif positif terhadap industri halal. Amerika Serikat memandang halal sebagai simbol kesehatan (halal is symbol of health), Korea Selatan menilai halal sebagai standar kebersihan berlapis (halal is double clean), China melihat halal sebagai peluang ekonomi (halal is good economic), sementara Inggris mengaitkannya dengan keberlanjutan lingkungan (halal is going back to green, halal is save the world).



/2022/10/21/1088047155.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262968/original/070094400_1781854995-publikasi_1781853751_6a34ee37bfd84.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5247508/original/065942500_1749538198-pildun.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4668821/original/000742500_1701320491-yuri-krupenin-S2FVm0tOv1w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4447121/original/056397600_1685440865-20230530-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3149801/original/005983200_1591853665-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263145/original/015259900_1781860508-WhatsApp_Image_2026-06-19_at_15.08.07.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3546822/original/083135400_1629502044-063_957037002.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876379/original/036269200_1719466194-fotor-ai-2024062712298.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)