Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 22,93 juta orang pada Maret 2026, dengan konsentrasi terbanyak masih berada di Pulau Jawa.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud menyampaikan bahwa angka tersebut mengalami penurunan sekitar 430 ribu orang dibandingkan posisi pada September 2025.
BACA JUGA:BPS: Pengeluaran di Bawah Rp 3,09 Juta Masuk Kategori Miskin
BACA JUGA:BPS: Jumlah Penduduk Miskin Indonesia 22,93 Juta Orang Per Maret 2026
BACA JUGA:Kisah Pilu Perempuan Sukabumi Tinggal di Bekas Musala
Pada Maret 2026 jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 22,93 juta orang atau turun sebanyak 0,43 juta orang dibandingkan dengan bulan September tahun 2025, kata Edy dalam rilis BPS, Rabu (5/8/2026).
Jika dibandingkan dengan Maret 2025, jumlah penduduk miskin tercatat menyusut hingga 920 ribu orang. Secara persentase, tingkat kemiskinan pada Maret 2026 berada di angka 8,07%, turun 0,18% terhadap September 2025 dan turun 0,40% terhadap Maret 2025.
Ditinjau dari daerah tempat tinggal sepanjang periode September 2025 hingga Maret 2026, jumlah penduduk miskin di perkotaan berkurang sebesar 350 ribu orang, sementara di perdesaan turun sebesar 80 ribu orang. Persentase kemiskinan di perkotaan melandai dari 6,60% menjadi 6,34%, sedangkan di perdesaan turun dari 10,72% menjadi 10,67%.
Kami menyampaikan persentase penduduk miskin di perkotaan dan perdesaan Disparitas kemiskinan antara wilayah perkotaan dan perdesaan masih cukup lebar, ujar Edy.



/2026/02/18/395790444.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5194320/original/076050800_1745294641-000_34WN7HJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5115685/original/038623600_1738316872-IMG-20250131-WA0010.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4568454/original/005043500_1694165723-1New.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4918526/original/006206100_1723675086-Pertamina.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028256/original/032953400_1732871460-fotor-ai-20241129161044.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)