Jakarta – Analis JPMorgan menilai, Strategy milik Michael Saylor mungkin perlu kembali membangun cadangan dolar Amerika Serikat (AS) untuk memulihkan kepercayaan investor. Selain itu, hal itu juga mengurangi kekhawatiran tentang penjualan bitcoin ke depan dan kini mereka bersikap hati-hati terhadap aset digital.
Mengutip the block, Senin, (8/6/2026), keputusan Strategy baru-baru ini untuk menjual 32 bitcoin “menimbulkan kepanikan” di pasar, meskipun penjualan tersebut simbolis dan sukarela.
BACA JUGA:Altcoin Season Index Turun ke 46, Bitcoin Masih Perkasa
BACA JUGA:Bitcoin Kembali Bangkit Usai Sentuh US$ 60.000
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini: Bitcoin dan Ethereum Melonjak
“Hal ini menunjukkan komitmen dan fleksibilitas perusahaan kepada pemegang saham preferen,” ujar Analis JPMorgan yang dipimpin Direktur Pelaksana, Nikolaus Panigirtzoglou dalam sebuat laporan berjudul Alternative Investments Outlook and Strategy yang dirilis Jumat pekan lalu.
Analis menuturkan, cadangan dolar AS oleh Strategy saat ini hanya mencakup sekitar 6,3 bulan pembayaran dividen. Hal itu menambah kekhawatiran investor.
“Menurut pendapat kami, pembangunan kembali cadangan dolar perusahaan mungkin diperlukan untuk memulihkan kepercayaan dan mengurangi kekhawatiran investor kalau perusahaan akan menjual lebih banyak bitcoin untuk menutupi pembayaran dividen,” kata analis.
Pada Desember, Strategy membentuk cadangan dolar AS sebesar US$ 1,44 miliar atau Rp 2.594 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 18.020) untuk melindungi pembayaran dividen atas saham preferen-nya dan bunga atas utang yang beredar.
Sebelumnya, pada Minggu, 7 Juni 2026, Michael Saylor, pendiri dan chairman Strategy justru mengisyaratkan pembelian bitcoin baru. Dalam platform X, ia mengunggah waktu yang tepat untuk menambah lebih banyak titik. Saat ini, Strategy memegang 843.706 bitcoin dengan rata-rata biaya US$ 75.699 atau Rp 1,36 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 18.020).




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4435870/original/088377700_1684729184-serena-t-EeIVy0KPfcE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493247/original/043625100_1770199019-Menteri_Sekretaris_Negara_Prasetyo_Hadi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5425364/original/017829900_1764223460-1000162796.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541125/original/024837600_1774852869-Menteri_Perhubungan__Menhub__Dudy_Purwagandhi-30_Maret_2026b.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4183710/original/033100200_1665113148-Bank_Indonesia_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8047512/original/073925100_1780890550-Screenshot_2026-06-08_104804.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975034/original/086610900_1648205536-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4409978/original/045031200_1682764101-Colana_Kripto.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6998573/original/053700600_1779768852-AP26142839887177.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)