Jakarta – Pemerintah Jerman berencana menghapus kebijakan bebas pajak bagi investor kripto yang menyimpan asetnya lebih dari satu tahun. Kebijakan ini menjadi bagian dari reformasi anggaran 2027 yang bertujuan meningkatkan penerimaan negara.
Laporan media lokal Der Spiegel, dikutip dari coinmarketcap, Rabu (29/4/2026), menyebut pemerintah Jerman tengah mengeksplorasi “modified taxation on cryptocurrencies” atau sistem pajak kripto yang dimodifikasi. Perubahan ini termasuk penghapusan insentif pajak bagi investor jangka panjang.
BACA JUGA:Turis Jerman Tewas Digigit Ular Kobra saat Nonton Pertunjukan di Mesir
BACA JUGA:Trump Kecam Kanselir Jerman karena Kritik Perang Iran
BACA JUGA:Cerita Kakek Asal Jerman yang Punya Museum Batik di Koln
Sumber pemerintah mengungkapkan, Kanselir Friedrich Merz dan Menteri Keuangan Lars Klingbeil telah merampungkan rencana tersebut. Meski belum diumumkan secara resmi, kebijakan ini diperkirakan akan segera disahkan oleh kabinet federal dalam waktu dekat.
Reformasi pajak ini tidak hanya menyasar kripto, melainkan menjadi bagian dari upaya lebih luas untuk menutup defisit anggaran yang diperkirakan mencapai 98 miliar euro tahun ini.
Selama ini, Jerman dikenal sebagai salah satu negara besar yang memberikan insentif pajak bagi investor Bitcoin jangka panjang. Kebijakan tersebut dinilai mendorong pertumbuhan industri kripto domestik.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.



/2025/12/02/1778127410.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4762386/original/063474700_1709622795-fotor-ai-20240305141114.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5041840/original/074196800_1733742452-14.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5552785/original/012827200_1775829006-Kereta_Cepat_Whoosh.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5566434/original/071535000_1777184776-WhatsApp_Image_2026-04-26_at_13.13.52.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5501244/original/065983200_1770890840-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026de.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495652/original/062697000_1770385761-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_RI_Airlangga_Hartarto-_6_Februari_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5567749/original/021231900_1777332665-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5163573/original/060391100_1742020123-WhatsApp_Image_2025-03-15_at_11.26.24.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4595489/original/008615000_1696237539-20231002-Tampilan_Kereta_Cepat-AFP_4.jpg)