Jakarta – Interpol menangkap 58 orang dan mengidentifikasi 263 tersangka dalam operasi lintas negara untuk membongkar jaringan penipuan investasi kripto, romance scam, dan pencucian uang. Operasi tersebut melibatkan 22 negara dan berhasil menyita aset senilai US$ 2,67 juta.
Mengutip CoinMarketCap, Minggu (30/8/2026), Operation Jackal IV berlangsung selama delapan bulan, mulai November 2025 hingga Juni 2026.
BACA JUGA:Perluas Web3 Nasional, Fitur DEX dan Perdagangan Kripto Global bakal Masuk Indonesia
BACA JUGA:XRP Bisa Bikin Investor Jadi Miliarder? Ini Hitungan Analis
BACA JUGA:Upbit Gandeng Visa Kembangkan Pembayaran Stablecoin
BACA JUGA:Perusahaan Investasi Syekh Abu Dhabi Kuasai 49% Bank Kripto Keluarga Trump
Operasi ini menyasar sistem keuangan yang digunakan kelompok kejahatan terorganisasi di Afrika Barat. Sebanyak 22 negara dari enam benua terlibat, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Uni Emirat Arab, Afrika Selatan, Argentina, Nigeria, dan Rumania.
Penyidik membidik kelompok seperti Black Axe dan organisasi kriminal serupa yang diduga menjalankan penipuan asmara, investasi kripto palsu, penipuan email bisnis, serta berbagai kejahatan finansial lainnya.
Polisi juga melacak perusahaan cangkang, rekening bank, dompet digital, dan penyedia layanan eksternal yang digunakan untuk menerima maupun menyembunyikan hasil kejahatan.
Selama operasi berlangsung, Interpol membantu lembaga penegak hukum bertukar informasi lintas negara, menganalisis aktivitas keuangan, serta mengoordinasikan tindakan penegakan hukum.
Interpol juga memberikan pelatihan khusus kepada penyidik yang menangani kasus pencucian uang.
“Dengan melacak aliran keuangan ilegal lintas negara, kami menyerang sumber kehidupan utama kejahatan terorganisasi dan membuat jaringan kriminal semakin sulit mendapatkan keuntungan dari aktivitas mereka,” kata Tomonobu Kaya, Direktur Interpol Financial Crime and Anti-Corruption Centre.

/2025/07/21/1137651184.jpg)
/2018/07/19/397622532.jpg)
/2025/03/07/1314409533.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119143/original/000941200_1738566772-XRP_illustration_alternative.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3755326/original/042106700_1639969079-OJK_Sardjito.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296727/original/008242400_1784022507-3fa60472-8dcd-43de-8f2d-dc9c188e0f52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320316/original/034290200_1786344835-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-10_agustus_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335149/original/078274900_1787913081-email-attachment_2026_08_28_ariefhakim-at-klyid_bos-ojk-temukan-tingkat-literasi-dan-inklusi-keuangan-remaja-lebih-rendah-dari-nasional_1000423080.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762236/original/071720400_1709618206-fotor-ai-2024030512563.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5310039/original/090428800_1754652469-Upbit_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)