Jakarta – Kepolisian Metropolitan Tokyo menangkap seorang pria bernama Hu Xiaowei, yang juga dikenal dengan nama Hu Shi. Ia diduga merupakan salah satu tokoh penting dalam jaringan kejahatan kripto internasional yang terkait dengan penipuan Bitcoin senilai sekitar US$ 15 miliar atau setara lebih dari Rp 269 triliun (asumsi kurs Rp 17.938 per dolar AS).
Penangkapan dilakukan setelah aparat melacak pergerakan Hu di sejumlah hotel mewah di Osaka, Jepang.
BACA JUGA:Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta
BACA JUGA:Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah
Dikutip dari Crypto Potato, Rabu (24/6/2026), menurut penyelidikan polisi, Hu diyakini sebagai anggota senior Prince Group, sebuah organisasi yang sebelumnya dilaporkan terlibat dalam berbagai praktik penipuan investasi dan skema pig butchering. Modus ini umumnya dilakukan dengan membangun hubungan dan kepercayaan korban sebelum mengarahkan mereka untuk berinvestasi pada instrumen palsu.
Prince Group disebut sebagai salah satu jaringan kejahatan terorganisasi terbesar di Asia. Pada masa puncak operasinya, kelompok tersebut diduga mengelola sedikitnya 10 kompleks penipuan yang mempekerjakan banyak orang untuk menjalankan berbagai modus kejahatan daring.
Jatuhnya Hu Shi menambah daftar petinggi Prince Group yang berhadapan dengan hukum. Sebelumnya, sosok yang diduga sebagai pemimpin jaringan tersebut, Chen Zhi, ditangkap di Kamboja dan diekstradisi ke China pada Januari lalu.
Kasus ini menjadi perhatian internasional karena melibatkan aliran dana kripto dalam jumlah besar dan jaringan lintas negara yang diduga beroperasi selama bertahun-tahun.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.



/2025/02/04/2126617153.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983416/original/027398600_1730112255-fotor-ai-20241028174236.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4763010/original/063528400_1709645504-WhatsApp_Image_2024-03-05_at_12.44.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4904688/original/019314600_1722308762-DV908752_copy.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2375572/original/090361500_1538739773-20181005-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816482/original/062767500_1714383557-fotor-ai-20240429133654.jpg)