Jakarta – Perusahaan riset Bernstein memprediksi lonjakan harga bitcoin (BTC). Pasar aset digital memasuki fase pertumbuhan baru karena bitcoin mendekati USD 80.000.
Mengutip Yahoo Finance, ditulis Selasa (28/4/2026), berdasarkan laporan baru dari perusahaan riset Bernstein, penurunan baru-baru ini ke USD 60.000 mewakili titik terendah yang jelas bagi pasar.
BACA JUGA:Penasihat Kripto Beri Sinyal Pengumuman Besar soal Cadangan Bitcoin Strategis Trump
BACA JUGA:Harga Bitcoin Sentuh Level Tertinggi dalam 12 Minggu, Ini Pemicunya
BACA JUGA:Harga Kripto Terbakar: Bitcoin Parkir di USD 77.000, Ethereum Terkoreksi 3%
Analis menyarankan industri sekarang berada pada posisi untuk “kenaikan asimetris” yang didorong oleh kombinasi investasi profesional dan integrasi sistem keuangan tradisional.
Tim analis yang dipimpin oleh Gautam Chhugani mencatat pada 27 April 2026, periode paling signifikan bagi industri ini masih akan datang. “Hari-hari terbaik kripto ada di depan yang akan tercermin dalam siklus kenaikan harga kripto yang lebih tinggi dan secara struktural lebih panjang,” ujar Chhugani dalam catatan kepada klien.
Di sisi lain, wall street memperdalam cengkeramannya pada bitcoin. Laporan itu menyoroti cara orang memiliki bitcoin secara fundamental berubah.
Sekitar 60% dari total pasokan belum berpindah lebih dari setahun,” menunjukkan basis yang kuat dair “pengikut” jangka panjang. Stabilitas ini diperkuat oleh permintaan besar dari dana yang diperdagangkan di bursa atau Exchange Traded Fund (ETF) dan model perbendaraan perusahaan.
Sebagai contoh, perusahaan aset digital Strategy milik Michael Saylor saat ini memiliki 818.334 bitcoin. Produk khusus “STRC” menarik investor yang fokus pada pendapatan dengan menawarkan cara imbal hasil tinggi dan volatilitas rendah untuk mendapatkan eksposur terhadap aset digital.



/2025/07/21/1090921824.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490104/original/053721500_1769996978-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523299/original/026180000_1772800697-IMG_0755.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5565685/original/015970400_1777073651-WhatsApp_Image_2026-04-25_at_06.24.20.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5573310/original/062516500_1777888921-IMG_4199.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5573193/original/070950700_1777883682-IMG_4195.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5572666/original/009246600_1777864313-WhatsApp_Image_2026-05-04_at_09.41.03_1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571829/original/093118300_1777704198-AP26122040085377.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494446/original/004987900_1770289836-Wakil_Menteri_Keuangan_Juda_Agung.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5571309/original/088082300_1777615901-bur1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3977328/original/018204200_1648468441-FOTO.jpg)