• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Kamis, April 16, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Belanja Friday Mubarak 2026 Hingga 31 Maret 2026, Bidik Transaksi Rp 119 Triliun

    Belanja Friday Mubarak 2026 Hingga 31 Maret 2026, Bidik Transaksi Rp 119 Triliun

    Proyeksi Kinerja Unilever (UNVR) di 2026: Efisiensi Dorong Laba, Penjualan Terbatas?

    Proyeksi Kinerja Unilever (UNVR) di 2026: Efisiensi Dorong Laba, Penjualan Terbatas?

    Strategi Widodo Makmur (WMUU) Genjot Penjualan pada 2026, MBG Jadi Angin Segar

    Strategi Widodo Makmur (WMUU) Genjot Penjualan pada 2026, MBG Jadi Angin Segar

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Belanja Friday Mubarak 2026 Hingga 31 Maret 2026, Bidik Transaksi Rp 119 Triliun

    Belanja Friday Mubarak 2026 Hingga 31 Maret 2026, Bidik Transaksi Rp 119 Triliun

    Proyeksi Kinerja Unilever (UNVR) di 2026: Efisiensi Dorong Laba, Penjualan Terbatas?

    Proyeksi Kinerja Unilever (UNVR) di 2026: Efisiensi Dorong Laba, Penjualan Terbatas?

    Strategi Widodo Makmur (WMUU) Genjot Penjualan pada 2026, MBG Jadi Angin Segar

    Strategi Widodo Makmur (WMUU) Genjot Penjualan pada 2026, MBG Jadi Angin Segar

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Saraswanti (SAMF) Usung Target Moderat, Kejar Pertumbuhan Penjualan 7%-8% pada 2026

Saraswanti (SAMF) Usung Target Moderat, Kejar Pertumbuhan Penjualan 7%-8% pada 2026

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-12-21
0

Saraswanti (SAMF) Usung Target Moderat, Kejar Pertumbuhan Penjualan 7%-8% pada 2026

wmhg.org – JAKARTA. PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF) mengusung target moderat sebagai acuan kinerja bisnis pada tahun 2026. Emiten yang bergerak di industri pupuk non subsidi ini mengejar pertumbuhan penjualan sekitar 7% – 8% dibandingkan capaian tahun ini.

Direktur Utama Saraswanti Anugerah Makmur, Yahya Taufik mengatakan target moderat tersebut mempertimbangkan asumsi makro ekonomi nasional pada tahun depan. Yahya memandang postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 menunjukkan asumsi makro yang cukup optimistis dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4%.

Pemerintah juga menargetkan nilai tukar rupiah akan terjaga pada kisaran Rp 16.500 per dolar Amerika Serikat, serta pengendalian inflasi pada level 2,5%. Asumsi makro tersebut bisa membuka peluang pertumbuhan bagi sektor industri, termasuk dari sisi pemenuhan produk pupuk non subsidi dengan kandungan Nitrogen, Fosfor dan Kalium (NPK). 

Hanya saja, Yahya memberikan catatan bahwa laju pertumbuhan kinerja SAMF tetap akan bergantung pada permintaan dari sektor perkebunan kelapa sawit sebagai pasar utama. Perseroan optimis untuk mencapai target yang optimal mendekati pertumbuhan moderat 7%-8% untuk sektor penjualan jika permintaan pertanian seperti kelapa sawit tetap kuat, kata Yahya kepada Kontan.co.id, Minggu (21/12/2025).

Di samping dari perkebunan kelapa sawit, SAMF juga melirik peluang peningkatan permintaan industri pupuk nasional seiring dengan proyek infrastruktur pemerintah. Yahya lantas menegaskan kesiapan SAMF untuk menghadapi tantangan yang membayangi industri pada tahun depan, terutama dari sisi persaingan ketat di pasar pupuk dengan risiko pasokan internasional.

Gap besar kebutuhan NPK non subsidi domestik yang belum terakomodir sepenuhnya, prospek permintaan tinggi dari sektor pertanian seperti kelapa sawit, dan potensi margin lebih baik via harga bahan baku kompetitif masih menjadi peluang. Perseroan optimis menghadapi tantangan yang ada, ungkap Yahya.

Kinerja SAMF Menyusut pada 2025

Pada kuartal IV-2025 ini, SAMF tengah mempersiapkan landasan untuk menyambut tahun 2026. Secara bersamaan, SAMF juga ingin mengungkit kembali kinerja bisnis dan keuangan pada periode akhir tahun 2025.

SAMF menggelar strategi dengan fokus memperkuat distribusi domestik, negosiasi harga bahan baku yang kompetitif, serta jaminan pasokan melalui kerja sama internasional untuk mendorong volume penjualan pada akhir tahun.

Selain itu, penekanan pada efisiensi operasional dan riset produk premium kelapa sawit menjadi prioritas akhir tahun Perseroan, ungkap Yahya.

Adapun, performa penjualan dan laba SAMF hingga kuartal III-2025 mengalami penurunan dengan level dobel digit. Penjualan SAMF menyusut 20,21% secara tahunan atau year on year (yoy) dari Rp 3,66 triliun menjadi Rp 2,92 triliun.

Sejalan dengan itu, laba bersih SAMF hingga September 2025 merosot 37,53% (yoy) menjadi Rp 187,82 miliar. Sebagai perbandingan, laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk SAMF pada periode yang sama tahun lalu mampu menembus Rp 300,69 miliar. 

Yahya mengungkapkan bahwa penurunan kinerja SAMF dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Terutama karena dampak dari dinamika kondisi perekonomian global dan nasional yang terjadi selama semester I-2025.

Dari aspek global, Yahya menyoroti tensi perang dagang yang cukup tinggi membuat banyak pelaku usaha di dunia berada dalam posisi wait and see. Di tengah situasi itu, fluktuasi nilai tukar juga sangat volatile. Pada sisi yang lain, tren harga bahan baku mengalami normalisasi seiring meredanya konflik militer antara Rusia – Ukraina.

Sementara dari faktor nasional, Yahya menyoroti masa transisi pemerintahan baru yang masih dalam fase penataan ulang dan penyelarasan kebijakan. Faktor-faktor di atas berpengaruh pada penurunan dan mengarah pada normalisasi harga bahan baku pupuk. Juga, terjadi demand pupuk dari perusahaan-perusahaan perkebunan yang mengalami kontraksi, kata Yahya.

Mempertimbangkan situasi global yang masih dinamis, salah satu fokus SAMF saat ini adalah mengamankan bahan baku dengan memperhatikan jendela pemesanan berdasarkan target produksi. Perseroan menjaga komitmen kepada pemasok dengan memberikan kerjasama yang optimal, tandas Yahya. 

Selanjutnya: Konflik Thailand-Kamboja Memanas, Thailand Bom Jembatan dan Kasino di Kamboja

Menarik Dibaca: Dana Transaksi Tidak Sesuai? Ini Cara Mudah Atur Selisih Pencairan Dana Merchant

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
5 Ton Pakaian Bakal Disalurkan untuk Korban Banjir dan Longsor Aceh-Sumatra

5 Ton Pakaian Bakal Disalurkan untuk Korban Banjir dan Longsor Aceh-Sumatra

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
BI: Utang Luar Negeri Indonesia Februari 2026 Tetap Terjaga di Level USD 437,9 Miliar

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Februari 2026 Tetap Terjaga di Level USD 437,9 Miliar

2026-04-16
BI: IMF dan Investor Global Apresiasi Indonesia Mampu Jaga Stabilitas Ekonomi

BI: IMF dan Investor Global Apresiasi Indonesia Mampu Jaga Stabilitas Ekonomi

2026-04-16
BRI Permudah Tebus Gadai Pegadaian Lewat BRImo, Nasabah Bisa Nikmati Promo Cashback

BRI Permudah Tebus Gadai Pegadaian Lewat BRImo, Nasabah Bisa Nikmati Promo Cashback

2026-04-16
Sinergi Holding Ultra Mikro Antarkan Siti Julaeha Sukses Kembangkan Usaha dari Rumah

Sinergi Holding Ultra Mikro Antarkan Siti Julaeha Sukses Kembangkan Usaha dari Rumah

2026-04-09
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

BRI Permudah Tebus Gadai Pegadaian Lewat BRImo, Nasabah Bisa Nikmati Promo Cashback

BRI Permudah Tebus Gadai Pegadaian Lewat BRImo, Nasabah Bisa Nikmati Promo Cashback

2026-04-16
BI: IMF dan Investor Global Apresiasi Indonesia Mampu Jaga Stabilitas Ekonomi

BI: IMF dan Investor Global Apresiasi Indonesia Mampu Jaga Stabilitas Ekonomi

2026-04-16
IFG Life Bayar Klaim Eks Jiwasraya Rp 7,5 Triliun, Ini Rinciannya

IFG Life Bayar Klaim Eks Jiwasraya Rp 7,5 Triliun, Ini Rinciannya

2026-04-16
Bertemu BlackRock Cs di AS, Menkeu Purbaya Beri Penjelasan Soal Ini

Bertemu BlackRock Cs di AS, Menkeu Purbaya Beri Penjelasan Soal Ini

2026-04-16

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Bertemu BlackRock Cs di AS, Menkeu Purbaya Beri Penjelasan Soal Ini

Bertemu BlackRock Cs di AS, Menkeu Purbaya Beri Penjelasan Soal Ini

2026-04-16
0
Sutanto Hartono Berbagi Kunci Sukses Kampanye Iklan: Storytelling jadi Kekuatan Inti

Sutanto Hartono Berbagi Kunci Sukses Kampanye Iklan: Storytelling jadi Kekuatan Inti

2026-04-16
0
Emtek Punya ViVi dan VidioGen, Perangkat AI Buat Konten Semakin Efisien

Emtek Punya ViVi dan VidioGen, Perangkat AI Buat Konten Semakin Efisien

2026-04-16
0
IEA, IMF hingga Bank Dunia Ungkap Efek Perang di Timur Tengah

IEA, IMF hingga Bank Dunia Ungkap Efek Perang di Timur Tengah

2026-04-16
0
Danantara Terima Usulan 31 Lahan Buat Proyek Sampah Jadi Listrik

Danantara Terima Usulan 31 Lahan Buat Proyek Sampah Jadi Listrik

2026-04-16
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

BRI Permudah Tebus Gadai Pegadaian Lewat BRImo, Nasabah Bisa Nikmati Promo Cashback

BRI Permudah Tebus Gadai Pegadaian Lewat BRImo, Nasabah Bisa Nikmati Promo Cashback

2026-04-16
BI: IMF dan Investor Global Apresiasi Indonesia Mampu Jaga Stabilitas Ekonomi

BI: IMF dan Investor Global Apresiasi Indonesia Mampu Jaga Stabilitas Ekonomi

2026-04-16

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.