Jakarta – Bank Indonesia (BI) menyebutkan, Indonesia kembali ditegaskan sebagai salah satu “bright spot” dalam perekonomian global, dengan fundamental yang kuat, kebijakan yang kredibel serta ketahanan ekonomi yang terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Selain itu, di tengah dinamima global yang semakin kompleks, Managing Director International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva menilai Indonesia mampu mengelola keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan secara optimal, dengan tetap menjaga momentum pertumbuhan yang didukung oleh kuatnya permintaan domestik.
Ia menyampaikan hal itu dalam pertemuan dengan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam rangkaian pertemuan lanjutan dengan investor global pada IMF Spring Meetings, Selasa, 14 April 2026.
BACA JUGA:Rupiah Tertekan, Bank Indonesia Siap All Out Jaga Stabilitas Nilai Tukar
BACA JUGA:BI: Utang Luar Negeri Indonesia Februari 2026 Tetap Terjaga di Level USD 437,9 Miliar
BACA JUGA:Link Daftar Lowongan Kerja PKWT BI April 2026: Peluang Karier di Bank Sentral Menanti
BACA JUGA:BI Buka Lowongan Kerja 2026, Ini Daftar Posisi dan Cara Daftarnya
IMF dan investor global mengapresiasi konsistensi Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang solid, disiplin dalam mempertahankan defisit di bawah 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB) serta respons kebijakan yang adaptif dan forward-looking dalam menghadapi tekanan eksternal,” ujar Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Anton Pitono dikutip dari laman bi.go.id, Rabu (15/4/2026).
Dalam rangkaian IMF Spring Meetings tersebut, Bank Indonesia melanjutkan outreach dengan para investor global untuk menekankan perekonomian Indonesia tetap berada pada jalur yang tepat dan terkelola dengan baik di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
“Dengan pertumbuhan ekonomi yang tetap solid didukung oleh permintaan domestik yang kuat, inflasi yang terjaga dalam sasaran, serta pemulihan intermediasi perbankan, Indonesia menunjukkan ketahanan yang konsisten di tengah tekanan eksternal,” kata Anton.
Selain itu, Bank Indonesia juga menekankan respons kebijakan yang ditempuh tidak lagi bersifat konvensional, melainkan melalui bauran kebijakan yang terintegrasi dan adaptif, mengombinasikan kebijakan moneter yang berfokus pada stabilitas, kebijakan makroprudensial yang pro-pertumbuhan, serta penguatan sistem pembayaran untuk mendukung aktivitas ekonomi dan digitalisasi.

/2026/02/16/843772009.jpg)
/2025/10/13/627705630.jpg)
/2021/02/22/733816965.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555754/original/031374200_1776215597-97c5a411-1fff-4313-b383-a2089a9b32fc.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549659/original/059149900_1775627380-6404d410-5cdd-4bbe-8348-ddcbe8ddb144.jpeg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427171/original/081791300_1764330279-Managing_Director_Stakeholder_Management_and_Communications_Danantara__Rohan_Hafas.jpg)
/2026/02/15/2061378339.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556066/original/049467400_1776230606-Graha_Niaga_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493434/original/019263400_1770214265-1000225262.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555452/original/038544000_1776157287-Managing_Director_Emtek_Group__Sutanto_Hartono-14_April_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555569/original/091967700_1776165194-MMA_Smarties_Unplugged_Indonesia_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544033/original/072242900_1775044434-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5555662/original/065807000_1776172375-CEO_Danantara_Indonesia__Rosan_Roeslani_dan_Menteri_Lingkungan_Hidup__Hanif_Faisol_Nurofiq.jpg)