• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, Juni 12, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » PMI Manufaktur Agustus 2025 Kembali Ekspansi, Begini Respons dari Pelaku Industri

PMI Manufaktur Agustus 2025 Kembali Ekspansi, Begini Respons dari Pelaku Industri

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-09-01
0

PMI Manufaktur Agustus 2025 Kembali Ekspansi, Begini Respons dari Pelaku Industri

wmhg.org – JAKARTA. Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia kembali mendaki ke zona ekspansi setelah mengalami kontraksi dalam empat bulan beruntun. S&P Global mencatat PMI Manufaktur Indonesia meningkat 2,3 poin dari 49,2 pada Juli menjadi 51,5 pada Agustus 2025.

Ekonom S&P Global Market Intelligence, Usamah Bhatti mengungkapkan pada pertengahan triwulan ketiga 2025, sektor manufaktur Indonesia menunjukkan perbaikan kondisi operasional untuk pertama kali dalam lima bulan. Perusahaan mencatat pertumbuhan baru pada output dan pesanan baru, dengan pesanan ekspor mencatat kenaikan tercepat dalam hampir dua tahun.

Sebagai respons, perusahaan meningkatkan jumlah tenaga kerja dan pembelian untuk menyesuaikan permintaan dan kebutuhan produksi, sekaligus memanfaatkan stok barang jadi yang ada untuk menyelesaikan pesanan.

Perusahaan juga berharap pertumbuhan output dapat berlanjut dalam waktu dekat, seiring menguatnya optimisme terhadap prospek tahun mendatang, terang Usamah dalam rilis yang disiarkan Senin (1/9/2025).

Sejumlah sub sektor industri mengamini ada perbaikan kinerja yang terdongkrak oleh meningkatnya permintaan. Contohnya pada industri peralatan listrik.

Ketua Umum Asosiasi Produsen Peralatan Listrik Indonesia (APPI) Yohanes P. Widjaja mengungkapkan kondisi industri kelistrikan cukup membaik. Di dalam negeri, penopangnya adalah proyek-proyek kelistrikan yang dilaksanakan oleh PT PLN (Persero) dan  swasta, terutama setelah rilis Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034.

Kondisi di semester kedua ini menunjukkan sedikit peningkatan dibandingkan semester pertama, ungkap Yohanes saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (1/9/2025).

Sementara untuk pasar ekspor, ketetapan tarif impor dari Amerika Serikat (AS) mendatangkan kepastian dari sisi bisnis. Para pembeli dari AS sudah dapat menghitung biaya impor yang tepat, sehingga mulai kembali menaruh order produk-produk kelistrikan untuk pasar AS.

Segendang sepenarian dengan industri kaca. Ketua Asosiasi Produsen Gelas Kaca Indonesia (APGI) Henry T. Susanto menjelaskan utilisasi produksi industri gelas kaca sempat anjlok ke level 60% pada semester I-2025, lantaran tertekan oleh penurunan permintaan di pasar domestik maupun ekspor.

Memasuki semester II-2025, pasar lokal maupun ekspor mulai tumbuh kembali, sehingga mengerek utilisasi produksi. Hanya saja, momentum ini tak berjalan mulus, lantaran di pertengahan bulan Agustus sempat ada gangguan pasokan gas industri.

Kendala ini membuat sejumlah pelaku industri tidak bisa memenuhi permintaan pasar pada periode tersebut.

Pasar membaik, tetapi gas bermasalah, sehingga kami tidak bisa berproduksi dengan baik. Industri kami akan berkembang bila didukung harga dan ketersediaan gas yang memadai dan ekonomis, terang Henry.

Jalan yang tak mulus juga dirasakan oleh industri otomotif. Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto mengungkapkan bahwa angka-angka penjualan mobil sejauh ini belum menunjukkan adanya kenaikan.

Kami masih berharap dengan adanya pameran-pameran di kota-kota besar luar Jakarta bisa menjadi stimulus untuk menaikkan angka penjualan, ungkap Jongkie.

Tren penjualan mobil yang melandai turut menekan performa industri komponen otomotif. Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM) Rachmad Basuki menyampaikan secara umum industri komponen otomotif sangat tergantung pada industri mobil dan sepeda motor.

Rachmad menyoroti tiga faktor yang menekan industri komponen otomotif. Meliputi penjualan mobil yang menurun,  impor mobil listrik berbasis baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV) secara utuh, serta impor truk tambang.

Kondisi tersebut membuat pasokan produk komponen otomotif ke pabrikan mengalami penurunan. Permintaan sepeda motor cenderung stagnan. Jadi secara keseluruhan industri (komponen otomotif) ini belum menunjukkan perbaikan, kata Rachmad.

Meski begitu, harapan tetap terbuka. Secara historis dalam tiga tahun terakhir, Rachmad mengungkapkan kondisi pasar pada semester kedua lebih tinggi daripada semester pertama. Namun jika dibandingkan secara tahunan, Rachmad memprediksi kinerja pada semester II-2025 akan lebih lemah ketimbang semester II-2024.

Sementara itu, Yohanes menyoroti pentingnya faktor stabilitas kondisi sosial dan politik, ekonomi serta penegakan hukum di dalam negeri. Pelaku industri berharap huru-hara yang terjadi dalam sepekan terakhir tidak terulang, dengan adanya perbaikan yang konkret dari penyelenggara negara.

Kami harap pemerintah mengambil langkah-langkah yang secepatnya memulihkan keadaan. Keamanan harus terjaga. Kondisi di masyarakat harus segera diperbaiki karena kalau tidak, kita akan kembali terpuruk di situasi yang sedang tidak baik-baik saja, tandas Yohanes.

Selanjutnya: Anggaran DPR Harus Terbuka dan Transparan, Ini Tunjangan yang Perlu Ditarik

Menarik Dibaca: Ini Cara Menetapkan Tujuan Keuangan yang Tepat untuk Masa Depan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Gojek Imbau Driver Hindari Area Rawan Kerusuhan

Gojek Imbau Driver Hindari Area Rawan Kerusuhan

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
BI Rate Naik, Pengusaha Tahan Ekspansi Bisnis

BI Rate Naik, Pengusaha Tahan Ekspansi Bisnis

2026-06-10
Sah! Agincourt Resources Kembali Garap Tambang Emas Martabe

Sah! Agincourt Resources Kembali Garap Tambang Emas Martabe

2026-03-26
Canda Purbaya Soal Isu Mundur Jadi Menkeu: Saya Sukanya Maju

Canda Purbaya Soal Isu Mundur Jadi Menkeu: Saya Sukanya Maju

2026-06-06
Profil Said Iqbal, Buruh Pabrik Elektronik yang Kini Jadi Penasihat Presiden

Profil Said Iqbal, Buruh Pabrik Elektronik yang Kini Jadi Penasihat Presiden

2026-06-09
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Dunia Anjlok Hari Ini

Harga Emas Dunia Anjlok Hari Ini

2026-06-12
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: UBS Alami Penurunan Terbesar

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: UBS Alami Penurunan Terbesar

2026-06-12
Harga Emas Perhiasan 11 Juni 2026: Simak Rincian di Sini

Harga Emas Perhiasan 11 Juni 2026: Simak Rincian di Sini

2026-06-12
Harga Emas Antam 11 Juni 2026 Turun Rp 24 Ribu, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam 11 Juni 2026 Turun Rp 24 Ribu, Cek Rincian di Sini

2026-06-12

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Arthur Hayes Ungkap Penyebab Harga Bitcoin Sulit Reli

Arthur Hayes Ungkap Penyebab Harga Bitcoin Sulit Reli

2026-06-12
0
Harga Kripto Hari Ini: Bitcoin dan Ethereum Kompak Melemah

Harga Kripto Hari Ini: Bitcoin dan Ethereum Kompak Melemah

2026-06-12
0
Analis Prediksi Harga Bitcoin Masih Tertekan

Analis Prediksi Harga Bitcoin Masih Tertekan

2026-06-12
0
IPO SpaceX Bakal Membayangi Pasar Kripto

IPO SpaceX Bakal Membayangi Pasar Kripto

2026-06-12
0
Aktivitas Transaksi XRP Anjlok 91,5%, Harga Terancam Sentuh US$ 1

Aktivitas Transaksi XRP Anjlok 91,5%, Harga Terancam Sentuh US$ 1

2026-06-12
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Dunia Anjlok Hari Ini

Harga Emas Dunia Anjlok Hari Ini

2026-06-12
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: UBS Alami Penurunan Terbesar

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: UBS Alami Penurunan Terbesar

2026-06-12

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.