• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Kamis, Mei 14, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Pemerintah Dapat Tambahan Saham Freeport, Pengamat Sebut Ini Bukan Saat yang Tepat

Pemerintah Dapat Tambahan Saham Freeport, Pengamat Sebut Ini Bukan Saat yang Tepat

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-10-01
0

Pemerintah Dapat Tambahan Saham Freeport, Pengamat Sebut Ini Bukan Saat yang Tepat

wmhg.org – JAKARTA. Indonesia saat ini tengah dalam masa penjajakan untuk menambah kepemilikan saham di PT Freeport Indonesia (PTFI) melalui holding pertambangan milik negara, Mining Industry Indonesia (MIND ID).

Dalam prakteknya, setelah Danantara muncul, langkah bisnis Badan Usaha Milik Negara (BUMN) termasuk MIND ID, diputuskan oleh Kepala Danantara yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani.

Melalui pernyataan terbarunya, Rosan bilang Danantara mengaku telah bertemu dengan pemilik saham PTFI yang lain yaitu Freeport-McMoRan dalam kunjungannya ke Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu.

Dari pertemuan itu, Rosan mendapatkan kesimpulan bahwa McMoran sepakat memberikan 12% sahamnya kepada Indonesia dengan free of charge atau gratis tanpa dipungut biaya.

Mereka (McMoran) sudah menyetujui untuk memberikan free of charge saham 12%. Kita negosiasi tadi yang dulunya secara bertahap 10% tapi alhamdulillah 12% sekarang, ungkap Rosan di gedung BKPM Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia juga mengatakan bahwa keputusan akhir divestasi saham akan dilakukan pada bulan Oktober ini.

Saya rencana mungkin di awal di Oktober, baru kami akan melakukan final dengan pihak Freeport, ungkap Bahlil di kantor Kementerian ESDM, beberapa waktu lalu.

Adapun, divestasi ini akan diikuti dengan perpanjangan izin usaha pertambangan khusus (IUPK) milik PTFI selepas tahun 2041. Dimana, izinnya akan diperpanjang hingga 20 tahun setelahnya, yaitu di tahun 2061.

Meski dianggap berhasil 'bernego' dengan McMoran untuk menguasai setidaknya 63% saham Freeport Indonesia, Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi Pertambangan (Pushep) Bisman Bakhtiar menilai, sekarang bukan waktu yang tepat untuk mengambil alih saham Freeport.

Penambahan divestasi saham Freeport ini tujuan baik. Namun tidak mendesak, mengingat saat ini pemerintah melalui MIND ID sudah pemegang saham mayoritas. Jadi penambahan divestasi tidak perlu terburu-buru dan selesai sekarang juga, ungkap Bisman kepada Kontan, Rabu (01/10/2025).

Bisman menyebut, ini juga berkaitan dengan dampak jangka panjang atas insiden longsor yang telah menimpa tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC), Papua Tengah.

Dalam pernyataannya, Direktur Jenderal (Dirjen) Minerba ESDM Tri Winarno mengatakan Grasberg hanya mampu berproduksi 30% dari total produksi semestinya.

Melansir data produksi PTFI, sepanjang tahun lalu tembaga yang diproduksi Freeport adlaah sebesar 1,8 miliar pound, dengan produksi emas mencapai 1,84 juta ounces atau sekitar 56 ton. Dari total tersebut, Grasberg menyumbang 64% dari total produksi PTFI pada tahun 2024.

Saat ini dengan longsor Grasberg tambang tidak bisa beroperasi secara normal yang akan berpengaruh pada produksi,  pendapatan termasuk juga tanggung jawab, tambah Bisman.

Pemerintah Indonesia, kata dia juga harus mempertimbangkan tanggungjawab atas pemulihan lingkungan dan korban jiwa, usai menambah kepemilikan saham.

Perlu diperjelas dalam kesepakatan dan perjanjian tentang pembagian kewajiban pemulihan lingkungan termasuk juga tanggung jawab pada korban. Dan yang paling penting apakah penambahan saham ini juga diikuti dengan posisi sebagai pengendali penuh dan mempunyai akses kontrol operasional lebih kuat, jelasnya.

Disisi lain, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira Adhinegara menekankan, divestasi saham Freeport harus memenuhi dua syarat utama.

Pertama, apakah pemerintah dengan akuisisi saham lebih besar bersedia menyelesaikan dampak lingkungan yang ditimbulkan PTFI? Kalau saham makin besar tapi eksternalitas negatif PTFI ditanggung pemerintah, ini namanya ketiban masalah bukan malah untung, jelas dia.

Kedua, adalah kepastian dari aspek nilai tambah produk tembaga dan emas PTFI yang dapat dirasakan lebih banyak oleh masyarakat.

Langkah ini (divestasi) perlu pertimbangan ruang fiskal. Kondisi penerimaan pajak sedang turun, sementara akibat longsor tambang PTFI kemarin, ada risiko investasi tambahan jadi lebih tinggi, tutup Bhima. 

Selanjutnya: Pertumbuhan Pendapatan Bunga Dorong Kinerja Bank Digital Moncer pada Agustus 2025

Menarik Dibaca: 7 Zodiak yang Paling Kompetitif, Capricorn Salah Satunya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Menteri Hukum Ultimatum PPP: Selesaikan Masalah Internal atau AD/ART Jadi Penentu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Purbaya Tegur DJP Terkait Tax Amnesty Jilid II, Ini Masalahnya

Purbaya Tegur DJP Terkait Tax Amnesty Jilid II, Ini Masalahnya

2026-05-12
Rupiah Tembus 17.500, Ini Sederet Faktor Penyebabnya

Rupiah Tembus 17.500, Ini Sederet Faktor Penyebabnya

2026-05-13
Purbaya Ancam Pangkas TKD Daerah yang Hambat Investasi

Purbaya Ancam Pangkas TKD Daerah yang Hambat Investasi

2026-05-14
Purbaya Ingin Bank Lebih Agresif Salurkan Kredit ke Sektor Riil

Purbaya Ingin Bank Lebih Agresif Salurkan Kredit ke Sektor Riil

2026-05-14
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Siap Penuhi Panggilan DPR

Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Siap Penuhi Panggilan DPR

2026-05-14
BI Rate Diprediksi Naik Usai Rupiah Melemah ke 17.500 per USD

BI Rate Diprediksi Naik Usai Rupiah Melemah ke 17.500 per USD

2026-05-14
Bank Sentral Borong 244 Ton Emas, BI Tak Mau Kalah

Bank Sentral Borong 244 Ton Emas, BI Tak Mau Kalah

2026-05-14
Bank Indonesia Musnahkan 466 Ribu Lembar Uang Palsu

Bank Indonesia Musnahkan 466 Ribu Lembar Uang Palsu

2026-05-14

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Purbaya Jawab Kritik Ekonom Soal Ekonomi Indonesia: Mereka Tak Tahu Strategi Saya Seperti Apa

Purbaya Jawab Kritik Ekonom Soal Ekonomi Indonesia: Mereka Tak Tahu Strategi Saya Seperti Apa

2026-05-14
0
Jalur MRT Bundaran HI-Monas Beroperasi Mulai 2027

Jalur MRT Bundaran HI-Monas Beroperasi Mulai 2027

2026-05-14
0
Jurus Pemerintah Lepaskan Masyarakat dari Ketergantungan Bansos

Jurus Pemerintah Lepaskan Masyarakat dari Ketergantungan Bansos

2026-05-14
0
Pelaporan SPT Capai 13,2 Juta hingga 11 Mei 2026

Pelaporan SPT Capai 13,2 Juta hingga 11 Mei 2026

2026-05-14
0
Purbaya Ingin Bank Lebih Agresif Salurkan Kredit ke Sektor Riil

Purbaya Ingin Bank Lebih Agresif Salurkan Kredit ke Sektor Riil

2026-05-14
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Siap Penuhi Panggilan DPR

Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Siap Penuhi Panggilan DPR

2026-05-14
BI Rate Diprediksi Naik Usai Rupiah Melemah ke 17.500 per USD

BI Rate Diprediksi Naik Usai Rupiah Melemah ke 17.500 per USD

2026-05-14

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.