• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Selasa, Februari 10, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    BYD Klaim Kuasai 57% Pangsa Pasar Mobil Listrik Nasional

    BYD Klaim Kuasai 57% Pangsa Pasar Mobil Listrik Nasional

    Satgas PKH: Tambang Ilegal Dikendalikan Pemodal, Rakyat Hanya Operator

    Satgas PKH: Tambang Ilegal Dikendalikan Pemodal, Rakyat Hanya Operator

    Jasa Marga Tunda Operasi Tol Japek II Selatan hingga Lebaran 2026

    Jasa Marga Tunda Operasi Tol Japek II Selatan hingga Lebaran 2026

    Indonesia Mulai Mengembangkan Produksi Obat Berbasis Plasma

    Indonesia Mulai Mengembangkan Produksi Obat Berbasis Plasma

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    BYD Klaim Kuasai 57% Pangsa Pasar Mobil Listrik Nasional

    BYD Klaim Kuasai 57% Pangsa Pasar Mobil Listrik Nasional

    Satgas PKH: Tambang Ilegal Dikendalikan Pemodal, Rakyat Hanya Operator

    Satgas PKH: Tambang Ilegal Dikendalikan Pemodal, Rakyat Hanya Operator

    Jasa Marga Tunda Operasi Tol Japek II Selatan hingga Lebaran 2026

    Jasa Marga Tunda Operasi Tol Japek II Selatan hingga Lebaran 2026

    Indonesia Mulai Mengembangkan Produksi Obat Berbasis Plasma

    Indonesia Mulai Mengembangkan Produksi Obat Berbasis Plasma

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Menilik Sengkarut Pembelian Pasokan BBM SPBU Swasta ke Pertamina

Menilik Sengkarut Pembelian Pasokan BBM SPBU Swasta ke Pertamina

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-10-01
0

Menilik Sengkarut Pembelian Pasokan BBM SPBU Swasta ke Pertamina

wmhg.org – JAKARTA. Rencana penjualan bahan bakar minyak (BBM) Pertamina Patra Niaga kepada jaringan SPBU swasta mandek. Tiga pemain besar, yakni Vivo, BP-AKR, dan Shell, kompak masih belum menemukan kesepakatan untuk pembelian base fuel dari perusahaan pelat merah itu.

Padahal, Pertamina sudah menyiapkan pasokan sebesar 100.000 barel untuk memenuhi kebutuhan distribusi swasta. Bahkan, Vivo sempat sepakat membeli 40.000 barel base fuel pada 26 September 2025. Namun, kesepakatan itu tiba-tiba dibatalkan.

“Vivo membatalkan untuk melanjutkan. Setelah setuju [membeli] 40.000 barel, akhirnya tidak disepakati,” kata Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar, dalam rapat dengan Komisi XII DPR RI, Rabu (1/10/2025).

Achmad menjelaskan, pembatalan tersebut bukan karena kualitas produk, melainkan faktor kandungan. Hasil uji laboratorium pada kargo MT Sakura dengan volume 100.000 barel RON 92 menunjukkan adanya etanol sebesar 3,5%.

Kandungan itu sejatinya masih aman, karena pemerintah mengizinkan hingga 20%. Namun, Vivo dan Aneka Petroindo Raya (APR) yang merupakan joint venture antara BP dan AKR Corporindo Tbk, memilih mundur lantaran komposisi tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi produk mereka.

“Ini bukan masalah kualitas, masalah konten. Kontennya ini aman bagi karakteristik spesifikasi produk yang masing-masing. Karena ini beda-beda merek, beda spesifikasi. Maunya begini, maunya begitu,” jelas Ahmad.

Sementara itu, Shell mundur dengan alasan berbeda. Perusahaan asal Inggris tersebut disebut terbentur urusan birokrasi internal sehingga tidak bisa meneruskan negosiasi.

Direktur SPBU Vivo Imam Bonjol, Leonard Mamahit membenarkan pembatalan pembelian BBM dari Pertamina. Ia menyebut ada syarat teknis yang tidak bisa dipenuhi.

Memang betul kami sesuai dengan saran dari Pak Menteri, kami telah mengadakan negosiasi dengan Pertamina untuk membeli. Tapi karena ada beberapa hal teknis yang tidak bisa dipenuhi oleh Pertamina sehingga apa yang sudah kami mintakan itu dengan terpaksa dibatalkan, ujar Leonard.

Leonard mengakui, pihaknya tidak menutup kemungkinan akan tetap berkoordinasi dengan Pertamina untuk kesempatan berikutnya apabila syarat dipenuhi oleh Pertamina.

VIVO juga menyampaikan bahwa stok BBM di jaringan SPBU-nya sudah habis pada Oktober ini.

Saat ini memang stok kami sudah habis di bulan Oktober ini, jadi tidak ada lagi yang bisa kami jual ban bakarnya pada akhir bulan Oktober ini, tuturnya.

Peluang Masih Terbuka

Meski demikian, pintu kerja sama tidak sepenuhnya tertutup. Achmad memastikan, SPBU swasta masih membuka peluang untuk membeli BBM Pertamina pada pengiriman berikutnya, dengan catatan pasokan dipastikan bebas kandungan etanol.

Tantangan Implementasi

Praktisi migas Hadi Ismoyo menilai, kondisi ini sudah bisa diprediksi sejak awal. Menurutnya, langkah pemerintah mendorong sinergi antara Pertamina dan SPBU swasta memang positif, tetapi implementasi di lapangan tidak sederhana.

“Ini menyangkut brand besar yang sangat menjaga loyalitas konsumen terkait mutu, spesifikasi, kualitas, dan harga. Daripada reputasi hancur, lebih baik menunda dulu,” jelas Hadi kepada Kontan, Rabu (1/10).

Hadi menambahkan, opsi realistis bagi Vivo dan pemain lain adalah mengajukan kuota baru dalam Work Program & Budget (WP&B) 2026.

“Lebih baik tutup dulu sementara tiga bulan, lalu ajukan kuota baru yang lebih besar tahun depan sesuai arahan pemerintah,” katanya.

Selanjutnya: Melihat Kinerja Portofolio Investasi per September 2025, Emas Masih Paling Cuan

Menarik Dibaca: 7 Zodiak yang Paling Kompetitif, Capricorn Salah Satunya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Menteri Hukum Ultimatum PPP: Selesaikan Masalah Internal atau AD/ART Jadi Penentu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Intip Strategi TOTL Memaksimalkan Kinerja pada Sisa Tahun 2025

Intip Strategi TOTL Memaksimalkan Kinerja pada Sisa Tahun 2025

2025-12-15
Danantara Resmi Akuisisi Hotel dan Real Estate di Makkah

Danantara Resmi Akuisisi Hotel dan Real Estate di Makkah

2025-12-15
Vista Land Group Cetak Penjualan 5.000 Unit Rumah Tahun Ini

Vista Land Group Cetak Penjualan 5.000 Unit Rumah Tahun Ini

2025-12-15
VinFast Resmikan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Perkuat Ekosistem EV Indonesia

VinFast Resmikan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Perkuat Ekosistem EV Indonesia

2025-12-15
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

BCA Sediakan Program KPR Bunga Fix Berjenjang untuk Gen Z

BCA Sediakan Program KPR Bunga Fix Berjenjang untuk Gen Z

2026-02-10
Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 9 Februari 2026: Cek Antam, Pegadaian, dan Hartadinata

Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 9 Februari 2026: Cek Antam, Pegadaian, dan Hartadinata

2026-02-10
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 9 Februari 2026: Termurah Tembus Level Segini

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 9 Februari 2026: Termurah Tembus Level Segini

2026-02-10
Bos OJK Cek Langsung Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2026 di Bekasi

Bos OJK Cek Langsung Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2026 di Bekasi

2026-02-10

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Fenomena Baru Pasar Keuangan: Investasi Konvensional Mendadak Mirip Saham Meme

Fenomena Baru Pasar Keuangan: Investasi Konvensional Mendadak Mirip Saham Meme

2026-02-10
0
Prediksi Harga Emas Sepekan,  Analis Ramal Sentuh USD 5.000 Lagi

Prediksi Harga Emas Sepekan, Analis Ramal Sentuh USD 5.000 Lagi

2026-02-10
0
Harga Emas Antam Diramal Tembus Rp 2,9 Juta

Harga Emas Antam Diramal Tembus Rp 2,9 Juta

2026-02-10
0
Harga Pangan Hari Ini 9 Februari 2026: Cabai Rawit Merah Sentuh Rp 68.836 per Kg

Harga Pangan Hari Ini 9 Februari 2026: Cabai Rawit Merah Sentuh Rp 68.836 per Kg

2026-02-10
0
Harga Perak Antam Hari Ini 9 Februari 2026 Naik Rp 750

Harga Perak Antam Hari Ini 9 Februari 2026 Naik Rp 750

2026-02-10
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

BCA Sediakan Program KPR Bunga Fix Berjenjang untuk Gen Z

BCA Sediakan Program KPR Bunga Fix Berjenjang untuk Gen Z

2026-02-10
Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 9 Februari 2026: Cek Antam, Pegadaian, dan Hartadinata

Harga Emas Batangan 24 Karat Hari Ini 9 Februari 2026: Cek Antam, Pegadaian, dan Hartadinata

2026-02-10

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.