• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Menakar Keuntungan Penerapan B50 di Indonesia, Hemat Devisa hingga Rp 139,8 Triliun

    Menakar Keuntungan Penerapan B50 di Indonesia, Hemat Devisa hingga Rp 139,8 Triliun

    Pendapatan Metrodata Electronics (MTDL) Naik 21,4% di Kuartal I-2026, Ini Penopangnya

    Pendapatan Metrodata Electronics (MTDL) Naik 21,4% di Kuartal I-2026, Ini Penopangnya

    Indonesian Paradise Property (INPP) Cetak Kinerja Positif pada kuartal I-2026

    Indonesian Paradise Property (INPP) Cetak Kinerja Positif pada kuartal I-2026

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Menakar Keuntungan Penerapan B50 di Indonesia, Hemat Devisa hingga Rp 139,8 Triliun

    Menakar Keuntungan Penerapan B50 di Indonesia, Hemat Devisa hingga Rp 139,8 Triliun

    Pendapatan Metrodata Electronics (MTDL) Naik 21,4% di Kuartal I-2026, Ini Penopangnya

    Pendapatan Metrodata Electronics (MTDL) Naik 21,4% di Kuartal I-2026, Ini Penopangnya

    Indonesian Paradise Property (INPP) Cetak Kinerja Positif pada kuartal I-2026

    Indonesian Paradise Property (INPP) Cetak Kinerja Positif pada kuartal I-2026

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Industri Petrokimia Terpukul Perang Iran, Chandra Asri (TPIA) Alami Force Majeure

Industri Petrokimia Terpukul Perang Iran, Chandra Asri (TPIA) Alami Force Majeure

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-03-04
0

Industri Petrokimia Terpukul Perang Iran, Chandra Asri (TPIA) Alami Force Majeure

wmhg.org – JAKARTA. Serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran telah membuat Timur Tengah bergejolak. Industri petrokimia menjadi salah satu yang terdampak. Perusahaan petrokimia terbesar di Indonesia, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) telah mengumumkan keadaan kahar (force majeure).

Direktur Sumber Daya Manusia & Urusan Korporat Chandra Asri Group, Suryandi, mengungkapkan konflik militer di kawasan Selat Hormuz berdampak terhadap kelancaran distribusi dalam rantai pasok bahan baku.

Di tengah situasi ini, Chandra Asri Group pun telah menyampaikan pemberitahuan force majeure kepada mitra usaha sesuai ketentuan kontraktual yang berlaku.

Penyampaian ini merupakan langkah administratif yang dilakukan secara terukur, berdasarkan kajian menyeluruh atas potensi implikasi terhadap pemenuhan kewajiban kepada pelanggan, serta sebagai bentuk transparansi kepada seluruh pemangku kepentingan, ujar Suryandi dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Rabu (4/3/2026).

Suryandi menegaskan, TPIA secara aktif memantau perkembangan situasi konflik antara AS dan Iran yang terus berkembang, serta mengambil langkah antisipatif untuk memastikan ketahanan operasional di seluruh unit bisnis Chandra Asri Group.

Operasional pabrik Chandra Asri Group masih tetap berjalan. Namun, sebagai upaya mitigasi, TPIA akan mengurangi tingkat operasional (run rates) di pabrik.

Kami saat ini melakukan koordinasi dengan pelanggan untuk memitigasi dampak dari hal ini. Dalam kondisi global yang dinamis ini, kami berkomitmen menjaga kesinambungan operasional, ketahanan bisnis, serta terus mengevaluasi potensi dampak terhadap kegiatan usaha kami, tegas Suryandi.

Sebelumnya, Suryandi telah mengungkapkan bahwa bisnis inti TPIA di industri petrokimia masih dibayangi sejumlah tantangan, terutama dari faktor eksternal. Meliputi dinamika geopolitik, volatilitas harga komoditas, kondisi oversupply global, serta persaingan secara global maupun dengan produk impor.

Kondisi ini menjadi tantangan bagi TPIA untuk meraih margin yang optimal. Padahal, TPIA ingin meningkatkan tingkat utilisasi. Suryandi menggambarkan pada tahun lalu, rata-rata utilisasi TPIA berada di level 80%.

Sedangkan untuk tahun ini, TPIA menargetkan tingkat utilisasi produksi bisa lebih optimal di level 90% – 95%. Secara operasional, fokus TPIA tahun ini adalah menjaga keandalan operasional di pabrik. Hal ini penting lantaran akan berdampak terhadap pendapatan dan kepercayaan konsumen.

Oleh sebab itu, pada awal tahun ini TPIA melaksanakan pemeliharaan terjadwal (Turnaround Maintenance) di pabrik petrokimia yang berlokasi di Cilegon.

Sudah mulai Januari, dan diharapkan Februari akhir selesai. Ini untuk memastikan mesin-mesin yang ada selama tahun 2026-2027 atau mungkin 3-4 tahun ke mendatang tidak ada masalah, ujar Suryandi dalam Diskusi Media yang berlangsung pada Selasa (24/2/2026) lalu.

Dampak Perang Iran ke Industri Petrokimia

Soal eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah, Sekretaris Jenderal Indonesia Olefin, Aromatic and Plastic Industry Association (Inaplas) Fajar Budiono sebelumnya telah menyoroti dampak penutupan Selat Hormuz terhadap pasokan minyak mentah dan nafta sebagai bahan baku untuk industri petrokimia. Sebab, saat ini pasokan nafta masih dominan berasal dari Timur Tengah.

Fajar memberikan gambaran, produsen petrokimia di Indonesia membutuhkan pasokan nafta minimal sekitar 3,5 juta ton per tahun. Lebih dari separuh kebutuhan tersebut berasal dari Timur Tengah. Dengan penutupan Selat Hormuz, saat ini pasokan minyak mentah dan nafta hanya mengandalkan jalur Laut Merah.

Guna mengamankan pasokan bahan baku, para produsen petrokimia akan mencari alternatif sumber nafta hingga ke AS. Hanya saja, pelaku industri mesti menghadapi risiko harga dan biaya yang lebih mahal.

Fajar belum bisa menggambarkan proyeksi perubahan harga yang bakal terjadi akibat konflik ini. Pelaku industri masih mengestimasikan seberapa lama konflik di Timur Tengah akan berlangsung, serta melakukan rekalkulasi berbagai biaya dan perubahan harga minyak mentah-nafta.

Semuanya lagi rekalkulasi, bukan wait and see karena ini nggak bisa nunggu. Menyiapkan beberapa alternatif, mungkin bisa 5-6 skenario. Apalagi kalau perangnya bukan hanya melibatkan Iran, Israel, dan AS, tapi merembet ke negara lainnya, ujar Fajar saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (2/3/2026).

Meski begitu, Fajar meyakinkan bahwa pelaku industri sudah mengamankan bahan baku hingga barang jadi untuk memenuhi kebutuhan sampai dengan Idulfitri pada kuartal I-2026 ini. Persoalan yang perlu diantisipasi adalah ketersediaan bahan baku pasca-Idulfitri sampai pertengahan tahun 2026.

Jika konflik berlangsung dalam beberapa bulan, pelaku industri perlu menyiapkan strategi untuk menyesuaikan operasional dengan bahan baku yang ada. Lambat laun harus cari strategi bagaimana membangun pasar dengan bahan baku dan barang-barang yang terbatas. Harus ada inovasi-inovasi baru, tandas Fajar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Jaringan Perburuan Gajah Sumatera Dibongkar, Kadiv Humas: 15 Tersangka Diamankan!

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Kementerian ESDM Terbitkan Izin Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLN

Kementerian ESDM Terbitkan Izin Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLN

2026-08-21
Bahlil Soal Bursa Komoditas: Masa Barang Kita Diatur Orang Lain?

Bahlil Soal Bursa Komoditas: Masa Barang Kita Diatur Orang Lain?

2026-08-21
Temui Petani Banyuwangi, Zulkifli Siap Kawal Perbaikan Irigasi

Temui Petani Banyuwangi, Zulkifli Siap Kawal Perbaikan Irigasi

2026-08-21
Pendaftaran MagangHub 2026 Tahap 2 Dibuka September

Pendaftaran MagangHub 2026 Tahap 2 Dibuka September

2026-08-21
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Dunia Naik 3 Persen Usai Kebijakan Departemen Keuangan AS

Harga Emas Dunia Naik 3 Persen Usai Kebijakan Departemen Keuangan AS

2026-08-21
Harga Emas Antam Melonjak Rp 80.000 Hari Ini 20 Agustus 2026

Harga Emas Antam Melonjak Rp 80.000 Hari Ini 20 Agustus 2026

2026-08-21
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp 2,76 Juta

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp 2,76 Juta

2026-08-21
Daftar Lengkap Harga Emas 24 Karat Hari Ini di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

Daftar Lengkap Harga Emas 24 Karat Hari Ini di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

2026-08-21

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Bitcoin Turun Hampir 50%, Scaramucci Sebut Ada Sinyal Beli yang Kuat

Bitcoin Turun Hampir 50%, Scaramucci Sebut Ada Sinyal Beli yang Kuat

2026-08-21
0
Harga Kripto Hari Ini 20 Agustus 2026: Bitcoin dan Ethereum Kompak Menguat

Harga Kripto Hari Ini 20 Agustus 2026: Bitcoin dan Ethereum Kompak Menguat

2026-08-21
0
Bidik Pasar Derivatif Kripto, PINTU Rilis Fitur Baru

Bidik Pasar Derivatif Kripto, PINTU Rilis Fitur Baru

2026-08-21
0
Bitcoin Lampaui Meta dan Tesla, Jadi Aset Terbesar ke-13 Dunia

Bitcoin Lampaui Meta dan Tesla, Jadi Aset Terbesar ke-13 Dunia

2026-08-21
0
Regulator Pajak di Inggris Kirim 81.000 Surat Peringatan kepada Pemegang Kripto

Regulator Pajak di Inggris Kirim 81.000 Surat Peringatan kepada Pemegang Kripto

2026-08-21
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Dunia Naik 3 Persen Usai Kebijakan Departemen Keuangan AS

Harga Emas Dunia Naik 3 Persen Usai Kebijakan Departemen Keuangan AS

2026-08-21
Harga Emas Antam Melonjak Rp 80.000 Hari Ini 20 Agustus 2026

Harga Emas Antam Melonjak Rp 80.000 Hari Ini 20 Agustus 2026

2026-08-21

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.