• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, Juni 29, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Harga Plastik Naik, Harga Barang di Pasar Berpotensi Melonjak

    Harga Plastik Naik, Harga Barang di Pasar Berpotensi Melonjak

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Harga Plastik Naik, Harga Barang di Pasar Berpotensi Melonjak

    Harga Plastik Naik, Harga Barang di Pasar Berpotensi Melonjak

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Harga Minyak Masih di Atas US$ 100 per Barel, BBM Non Subsidi Berpotensi Naik 5%-10%

Harga Minyak Masih di Atas US$ 100 per Barel, BBM Non Subsidi Berpotensi Naik 5%-10%

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-03-30
0

Harga Minyak Masih di Atas US$ 100 per Barel, BBM Non Subsidi Berpotensi Naik 5%-10%

wmhg.org – JAKARTA. Kondisi harga minyak mentah dunia yang saat ini masih sangat volatile dinilai akan cukup berpengaruh pada peningkatan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), utamanya BBM Non Subsidi di Indonesia.

Sebagai gambaran, harga minyak masih berada di atas US$ 100 per barel. Adapun, harga minyak Brent per 30 Maret 2026 masih berada di kisaran US$108-110 per barel dan WTI di kisaran US$101-102 per barel.

Terkait hal ini adalah seorang pengamat komoditas dan pasar modal sekaligus Founder Traderindo, Wahyu Tribowo Laksono mengatakan kenaikan harga crude oil global memiliki tekanan terhadap struktur harga energi Indonesia.

Wahyu mengatakan, jika berdasarkan tren harga minyak dunia dan pelemahan kurs Rupiah yang mendekati level Rp17.000, penyesuaian harga hampir pasti terjadi, terutama untuk sektor non-subsidi.

“Diduga terbuka potensi kenaikan sekitar 5% hingga 10%. Jika dikonversi ke Rupiah, kenaikannya diperkirakan berkisar antara Rp1.500 hingga Rp2.000 per liter. Sebagai gambaran, Pertamax yang saat ini di Rp12.300 bisa saja merangkak ke area Rp13.800 – Rp14.300,” jelasnya kepada Kontan, Senin (30/03/2026).

Lain halnya dengan BBM Non Subsidi, Wahyu bilang BBM Subsidi seperti Pertalite dan Biosolar kenaikannya akan tergantung pada keputusan penuh dari pemerintah Indonesia.

“Secara teknis, jika harga minyak dunia bertahan di atas US$100, harga keekonomian Pertalite bisa menembus Rp11.500 – Rp12.000. Namun, keputusan ini sepenuhnya berada di tangan politik pemerintah, mengingat dampaknya yang masif terhadap inflasi,” jelasnya.

Wahyu bahkan menyebut, kenaikan pada BBM non-subsidi akan menjadi ‘katup pelepas’ awal untuk mengurangi tekanan fiskal.

“Secara objektif, kemungkinan besar pemerintah akan tetap menahan harga BBM bersubsidi pada bulan April untuk menjaga stabilitas sosial, namun dengan konsekuensi melakukan realokasi anggaran besar-besaran atau memperlebar defisit APBN,” ungkapnya.

Meski begitu, menurutnya angkah mitigasi yang lebih mendesak sebenarnya bukan sekadar menaikkan harga, melainkan memperketat pembatasan penyaluran BBM bersubsidi agar lebih tepat sasaran.

Senada, Presiden Komisaris HFX International Berjangka, Sutopo Widodo mengatakan, jika melihat dinamika geopolitik yang sangat panas di Timur Tengah per Maret 2026 ini, posisi Indonesia memang berada di titik nadir yang cukup dilematis.

“Ya, secara matematis dan fundamental, ini adalah pemicu tak terelakkan. Harga minyak mentah di mana WTI di atas $102 dan Brent di atas $115 telah jauh melampaui asumsi makro APBN kita. Sebagai negara net importer minyak, Indonesia menghadapi tekanan ganda,” jelasnya.

Ia menjelaskan, setiap kenaikan $1 per barel meningkatkan beban subsidi dan kompensasi energi secara signifikan. Ditambah dengan tekanan pada DXY (Dollar Index) yang bertahan di atas 100 membuat pembelian minyak dalam Dolar menjadi jauh lebih mahal saat dikonversi ke Rupiah.

Lebih lanjut, BBM Non-Subsidi (Pertamax, Pertamax Turbo, Dex Series) kata Sutopo akan naik terlebih dahulu dan paling cepat.

“Karena harganya mengikuti mekanisme pasar, penyesuaian biasanya dilakukan pada awal bulan. Estimasi kenaikan bisa mencapai 10%-15% menyesuaikan harga Brent yang sudah terbang ke angka $115,” jelasnya.

Sedangkan BBM Subsidi (Pertalite & Solar) lagi-lagi akan bergantung pada langkah pemerintah. Menurutnya pemerintah biasanya akan menahan ini sebagai senjata terakhir.

“Namun, jika konflik di Iran diprediksi berlangsung berbulan-bulan (seperti yang dilaporkan mengenai persiapan operasi darat AS), maka kenaikan BBM subsidi menjadi keniscayaan,” katanya.

Meski begitu potensi kenaikan, untuk BBM subsidi, jika dilakukan, biasanya berada di angka psikologis 20%-30% agar tidak perlu melakukan penyesuaian berulang kali yang bisa memicu kegaduhan politik.

Dampak dari Kenaikan BBM Usai Lebaran

Di sisi lain Sutopo menilai kenaikan harga BBM setelah lebaran akan berdampak cukup besar, utamanya pada daya beli masyarakat yang biasanya sudah habis usai hari raya lebaran.

“Jika keputusan kenaikan diambil setelah momentum Lebaran, dampaknya akan terasa sangat sistemik,” jelas dia.

Terhadap Fiskal (Anggaran Negara) langkah kenaikan ini adalah langkah penyelamatan APBN.

“Tanpa kenaikan, defisit anggaran berisiko melebar melampaui batas aman 3% karena beban kompensasi ke Pertamina dan PLN akan membengkak luar biasa. Kenaikan BBM adalah cara pemerintah melakukan ‘pengereman darurat’ agar ruang fiskal tidak jebol oleh gejolak global,” jelasnya.

Terhadap daya beli masyarakat menurutnya ini adalah bagian yang menyakitkan karena BBM subsidi adalah jangkar inflasi.

“Kenaikan Pertalite/Solar akan memicu second-round effect pada harga pangan dan transportasi logistik. Mengingat ini terjadi setelah Lebaran—di mana tabungan masyarakat biasanya terkuras—risiko penurunan daya beli akan sangat terasa, terutama pada kelas menengah-bawah (the aspiring middle class),” ungkapnya.

Jika ini terjadi, maka menurutnya akan ada efek domino. Dimana Inflasi bisa melonjak di atas target Bank Indonesia (BI), yang kemungkinan akan memaksa kenaikan suku bunga domestik mengikuti jejak agresif Federal Reserve.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
World Assets Jual Token WLD Setara Rp 1,1 Triliun

World Assets Jual Token WLD Setara Rp 1,1 Triliun

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Harga Perak Antam Hari Ini Merosot Rp 1.900

Harga Perak Antam Hari Ini Merosot Rp 1.900

2026-06-25
Bocoran AHY: Bakal Ada Apartemen di Kawasan Travoy Hub Jasa Marga

Bocoran AHY: Bakal Ada Apartemen di Kawasan Travoy Hub Jasa Marga

2025-09-27
Purbaya Siapkan Hukuman Terberat bagi Importir Baju Bekas Ilegal

Purbaya Siapkan Hukuman Terberat bagi Importir Baju Bekas Ilegal

2026-06-24
MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia, OJK Percepat Reformasi Pasar Modal

MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia, OJK Percepat Reformasi Pasar Modal

2026-06-25
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25
Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

2026-06-25
Daftar Harga Emas Perhiasan Hari Ini 24 Juni 2026

Daftar Harga Emas Perhiasan Hari Ini 24 Juni 2026

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

2026-06-25
0
Brasil Larang Donasi Kripto untuk Kampanye Pemilu 2026

Brasil Larang Donasi Kripto untuk Kampanye Pemilu 2026

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.