• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Kamis, Agustus 20, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Jasa Marga (JSMR) Catat Pendapatan Rp 5,1 Triliun di Kuartal I 2026

    Jasa Marga (JSMR) Catat Pendapatan Rp 5,1 Triliun di Kuartal I 2026

    Kinerja Solid, Kimia Farma (KAEF) Bukukan Laba Rp 123 Miliar di Kuartal I-2026

    Kinerja Solid, Kimia Farma (KAEF) Bukukan Laba Rp 123 Miliar di Kuartal I-2026

    Presiden Prabowo Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Bernilai Rp116 Triliun

    Presiden Prabowo Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Bernilai Rp116 Triliun

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Jasa Marga (JSMR) Catat Pendapatan Rp 5,1 Triliun di Kuartal I 2026

    Jasa Marga (JSMR) Catat Pendapatan Rp 5,1 Triliun di Kuartal I 2026

    Kinerja Solid, Kimia Farma (KAEF) Bukukan Laba Rp 123 Miliar di Kuartal I-2026

    Kinerja Solid, Kimia Farma (KAEF) Bukukan Laba Rp 123 Miliar di Kuartal I-2026

    Presiden Prabowo Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Bernilai Rp116 Triliun

    Presiden Prabowo Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Bernilai Rp116 Triliun

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Fondasi Lebih Kuat, Buma Internasional (DOID) Targetkan Pemulihan Kinerja Tahun Ini

Fondasi Lebih Kuat, Buma Internasional (DOID) Targetkan Pemulihan Kinerja Tahun Ini

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-03-29
0

Fondasi Lebih Kuat, Buma Internasional (DOID) Targetkan Pemulihan Kinerja Tahun Ini

wmhg.org – JAKARTA. PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) berkomitmen untuk mengejar pertumbuhan bisnis lebih solid tahun 2026 baik seara organik maupun anorganik. Perusahaan mengklaim punya fondasi operasional yang lebih kuat, neraca keuangan yang lebih tangguh, serta basis kontrak yang lebih terjamin memasuki tahun ini.

Direktur BUMA International Group, Iwan Fuad Salim mengatakan, pihaknya telah memiliki prioritas untuk dijalankan tahun. Diantaranya mendorong keunggulan operasional, menjaga disiplin biaya dan belanja modal, dan memperkuat pengelolaan kas.

“Kami juga akan mewujudkan pemulihan menjadi kinerja keuangan yang konsisten, sembari mengejar pertumbuhan yang lebih baik seara organik maupun anorganik,” kata Iwan dalam keterangannya, Minggu (29/3).

Sepanjang 2025, kinerja DOID tertekan oleh gangguan operasional, cuaca buruk, serta berakhirnya sejumlah kontrak, ditambah beban non-operasional seperti penyisihan piutang dan penurunan nilai aset di Australia dan Amerika Serikat (AS), yang sebagian tertopang oleh keuntungan nilai wajar US$41 juta dari investasi di 29Metals.

Namun, kinerja berangsur pulih sepanjang tahun lewat peningkatan produktivitas dan efisiensi biaya. Arus kas tetap positif—mencapai puncak di kuartal IV—dan likuiditas menguat, sehingga posisi keuangan memasuki 2026 lebih solid.

“Kami merespons dengan memperketat disiplin operasional, memperkuat pengendalian biaya dan pemeliharaan, serta mengambil langkah tegas untuk menjaga likuiditas dan memperkuat neraca. Upaya ini mendorong perbaikan produktivitas, efisiensi biaya, dan arus kas, sekaligus menjadi fondasi yang lebih solid memasuki 2026,” tutur Iwan. 

Volume overburden removal turun 19% YoY menjadi 439 juta BCM, sementara produksi batu bara turun 6% menjadi 84 juta ton. Penurunan ini mencerminkan gangguan pada kuartal I, cuaca buruk, serta berkurangnya kontribusi dari site yang mengalami ramp-down dan yang telah selesai beroperasi.

Pendapatan turun 16% YoY menjadi US$ 1,48 miliar akibat penurunan volume, sementara ASP relatif stabil (-1% YoY) berkat porsi kontrak rise-and-fall yang lebih tinggi. EBITDA tercatat US$ 175 juta dengan margin 14%, tertekan volume yang lebih rendah, biaya pesangon, dan kenaikan harga bahan bakar. Tanpa biaya pesangon, EBITDA mencapai US$ 207 juta dengan margin 17%.

Buma Internasional tahun lalu membukukan rugi bersih US$ 128 juta, dipicu penurunan EBITDA, penyisihan piutang dari kontrak Australia yang telah berakhir, serta penurunan nilai aset di Australia dan AS. 

Dampak ini sebagian diimbangi oleh keuntungan nilai wajar US$ 41 juta dari investasi di 29Metals, keuntungan selisih kurs US$36 juta, serta pembalikan pencadangan piutang di Australia pascaputusan Mahkamah Agung Queensland yang memenangkan BUMA Australia, dengan penyelesaian keuangan ditargetkan pada 2026.

Arus kas bebas berbalik positif menjadi US$8 juta dari negatif US$60 juta pada 2024, dengan kontribusi terbesar pada 4Q25 sebesar US$ 57 juta. Belanja modal tetap disiplin di US$ 179 juta, relatif stabil YoY, dengan alokasi seimbang antara kebutuhan pemeliharaan dan pertumbuhan.
 
Secara operasional, kinerja membaik bertahap sepanjang tahun. Overburden removal meningkat dari 76 MBCM pada 1Q25 menjadi 79 MBCM pada 4Q25, didorong perbaikan perencanaan, disiplin operasional, maintenance, dan penyelesaian bottleneck. Dari Januari 2025 hingga Januari 2026, jam kerja alat naik 6%, downtime turun 31%, jam non-produktif turun 17%, dan cycle time membaik 3%. Perbaikan ini menurunkan biaya unit dari US$2,22/BCM menjadi US$1,83/BCM

Di tingkat Grup, berbagai perbaikan mendorong penguatan kinerja keuangan secara bertahap. EBITDA meningkat signifikan dari US$14 juta pada 1Q25 menjadi US$48 juta pada 4Q25, mencerminkan pemulihan yang konsisten sepanjang tahun.
Sepanjang 2025, lanjut Iwan, Grup aktif memperkuat likuiditas dan memperpanjang profil jatuh tempo utang. Pada Februari, BCA bergabung dengan BNI dan Bank Mandiri dalam fasilitas sindikasi US$1 miliar, memperluas sumber pendanaan.

Selanjutnya, pada Maret, Grup menerbitkan Sukuk Ijarah US$ 121,7 juta, menjadi penerbitan Sukuk Ijarah Korporasi Syariah berperingkat A+ terbesar dalam satu kali penerbitan di Indonesia. Pada Oktober, diterbitkan Obligasi III BUMA 2025 senilai Rp884 miliar (US$53,8 juta). Kemudian pada November, Grup melunasi lebih awal Senior Notes senilai US$212 juta, meningkatkan fleksibilitas struktur modal. Secara keseluruhan, langkah ini menghasilkan profil utang yang lebih seimbang.

Grup mengamankan tiga kontrak besar tahun lalu hingga awal 2026, termasuk perpanjangan kontrak BUMA Australia dan kontrak jangka panjang dengan PT Adaro Indonesia hingga 2030. Di saat yang sama, diversifikasi diperkuat melalui investasi di sektor tembaga dan antrasit di Australia, AS, dan Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Tether Menunjuk KPMG untuk Audit Keuangan Pertama

Tether Menunjuk KPMG untuk Audit Keuangan Pertama

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
PNM Bergerak Bantu Korban Gempa NTT, Pastikan Karyawan dan Nasabah Tak Hadapi Bencana Sendirian

PNM Bergerak Bantu Korban Gempa NTT, Pastikan Karyawan dan Nasabah Tak Hadapi Bencana Sendirian

2026-08-18
Menanti BI Rate, Rupiah Diprediksi Melemah Jelang Pengumuman RDG

Menanti BI Rate, Rupiah Diprediksi Melemah Jelang Pengumuman RDG

2026-08-20
Manajemen Buka Suara Soal Alasan Direktur Niaga Garuda Indonesia Diberhentikan Sementara

Manajemen Buka Suara Soal Alasan Direktur Niaga Garuda Indonesia Diberhentikan Sementara

2026-08-20
Harga Perak Antam Hari Ini 19 Agustus 2026 Turun Rp 1.900

Harga Perak Antam Hari Ini 19 Agustus 2026 Turun Rp 1.900

2026-08-20
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Tergelincir Imbas Lonjakan Imbal Hasil Obligasi AS

Harga Emas Hari Ini Tergelincir Imbas Lonjakan Imbal Hasil Obligasi AS

2026-08-20
Harga Emas Antam 19 Agustus 2026 Anjlok Rp 50.000, Simak Rincian di Sini

Harga Emas Antam 19 Agustus 2026 Anjlok Rp 50.000, Simak Rincian di Sini

2026-08-20
Harga Emas Pegadaian 19 Agustus 2026: Galeri24, Antam dan UBS Kompak Turun

Harga Emas Pegadaian 19 Agustus 2026: Galeri24, Antam dan UBS Kompak Turun

2026-08-20
Daftar Lengkap Harga Emas Perhiasan Hari Ini 19 Agustus 2026

Daftar Lengkap Harga Emas Perhiasan Hari Ini 19 Agustus 2026

2026-08-20

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Dugaan Penipuan Kripto US$ 165 Juta Terbongkar, Ribuan Investor Jadi Korban

Dugaan Penipuan Kripto US$ 165 Juta Terbongkar, Ribuan Investor Jadi Korban

2026-08-20
0
Harga Kripto 19 Agustus 2026: Bitcoin Menguat, Solana Memimpin Kenaikan

Harga Kripto 19 Agustus 2026: Bitcoin Menguat, Solana Memimpin Kenaikan

2026-08-20
0
Regulator Amerika Serikat Usul Aturan Baru Kripto

Regulator Amerika Serikat Usul Aturan Baru Kripto

2026-08-20
0
Bitfinex: Bitcoin Dekati Akhir Bear Market, Harga Bisa ke US$ 70.000

Bitfinex: Bitcoin Dekati Akhir Bear Market, Harga Bisa ke US$ 70.000

2026-08-20
0
Metaplanet Akuisisi 96% Saham Perusahaan Gim di AS

Metaplanet Akuisisi 96% Saham Perusahaan Gim di AS

2026-08-20
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Tergelincir Imbas Lonjakan Imbal Hasil Obligasi AS

Harga Emas Hari Ini Tergelincir Imbas Lonjakan Imbal Hasil Obligasi AS

2026-08-20
Harga Emas Antam 19 Agustus 2026 Anjlok Rp 50.000, Simak Rincian di Sini

Harga Emas Antam 19 Agustus 2026 Anjlok Rp 50.000, Simak Rincian di Sini

2026-08-20

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.