Jakarta – Harga emas dunia menguat pada perdagangan Rabu, (19/8/2026) seiring penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS). Investor menanti risalah pertemuan bank sentral AS pada Juli untuk mendapatkan petunjuk baru mengenai prospek kebijakan moneter. Lalu bagaimana harga emas perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas pada Rabu pekan ini?
Mengutip CNBC, harga emas naik 0,5% menjadi US4 4.356,55 per ounce pada pukul 03.27 GMT setelah merosot hampir 2% pada perdagangan Selasa pekan ini. Harga emas berjangka AS tergelincir 0,2% menjadi US$ 4.410,20.
BACA JUGA:Bank Sentral China Borong 20 Ton Emas pada Juli 2026
BACA JUGA:Aset Rusia Hasilkan Rp 28,9 Triliun, Uni Eropa Kirim Dana ke Ukraina
BACA JUGA:BI Ungkap Riset Bank Sentral Perlu Soroti 4 Agenda Prioritas
BACA JUGA:Tether Menambah 14 Ton Emas pada Kuartal II 2026
Imbal hasil obligasi AS turun dari level tertinggi sebelumnya pada Selasa, beralih arah di tengah aksi jual obligasi global yang membuat biaya pinjaman jangka panjang di negara-negara besar mendekati level tertinggi dalam beberapa dekade.
“Berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (the Fed) dan meningkatnya kekhawatiran anggaran fiskal merupakan faktor positif bagi emas,” kata Analis Senior OANDA, Kelvin Wong.
Risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal Juli dijadwalkan dirilis pada pukul 18.00 GMT (18.00 WIB).
Pelaku pasar memperkirakan kemungkinan sebesar 64% suku bunga The Fed akan ditahan dan kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 36% pada bulan depan, menurut CME FedWatch Tool. Taruhan untuk kenaikan suku bunga telah menurun setelah serangkaian data ekonomi AS melemah.
Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang memegang emas.
Penembusan berkelanjutan di atas US$ 4.390 dapat membuka pintu (untuk emas) menuju US$ 4.505, sementara penembusan di bawah US$ 4.300 dapat mengekspos US$ 4.200 dan US$ 4.150,” kata kepala riset pasar FXTM, Lukman Otunuga.

/2024/10/27/1641934318.jpg)
/2023/03/25/386341352.jpg)
/2026/03/10/984908556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805342/original/023824600_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326270/original/008113900_1786971809-14f2c34c-b94a-4d4f-84fc-0eece34034e5.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327954/original/075423800_1787130407-email-attachment_2026_08_19_ariefhakim-at-klyid_bahlil-godok-larangan-orang-kaya-beli-pertalite-jangan-ambil-hak-rakyat_1000413995.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983414/original/048746200_1730112225-fotor-ai-20241028174259.jpg)





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192690/original/063821500_1595929323-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103062/original/041640700_1658923820-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3955060/original/018515100_1646657160-7_maret_2022-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4594243/original/089058400_1696137886-andre-francois-mckenzie-iGYiBhdNTpE-unsplash.jpg)