• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, April 19, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Rupiah Tertekan, Biaya Impor Minyak Makin Berat

    Rupiah Tertekan, Biaya Impor Minyak Makin Berat

    Tarif AS 19% Tekan Ekspor Furnitur RI, HIMKI Ungkap Dampaknya

    Tarif AS 19% Tekan Ekspor Furnitur RI, HIMKI Ungkap Dampaknya

    Nasib Izin Tambang Emas Martabe Menunggu Putusan Pekan Ini, Ini Penjelasan PKH

    Nasib Izin Tambang Emas Martabe Menunggu Putusan Pekan Ini, Ini Penjelasan PKH

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Rupiah Tertekan, Biaya Impor Minyak Makin Berat

    Rupiah Tertekan, Biaya Impor Minyak Makin Berat

    Tarif AS 19% Tekan Ekspor Furnitur RI, HIMKI Ungkap Dampaknya

    Tarif AS 19% Tekan Ekspor Furnitur RI, HIMKI Ungkap Dampaknya

    Nasib Izin Tambang Emas Martabe Menunggu Putusan Pekan Ini, Ini Penjelasan PKH

    Nasib Izin Tambang Emas Martabe Menunggu Putusan Pekan Ini, Ini Penjelasan PKH

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Bangun Smelter Terintegrasi di Obi, Harita Nickel Sudah Investasi Rp 75 Triliun

Bangun Smelter Terintegrasi di Obi, Harita Nickel Sudah Investasi Rp 75 Triliun

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-06-13
0

Bangun Smelter Terintegrasi di Obi, Harita Nickel Sudah Investasi Rp 75 Triliun

wmhg.org -PULAU OBI. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (Harita Nickel) telah mengucurkan dana investasi hingga mencapai Rp 75 triliun hingga September 2024.

Dana tersebut terutama untuk membangun fasilitas hilirisasi berbasis nikel mulai dari smelter Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) hingga teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) pertama di Indonesia.

“Fasilitas HPAL menjadi bukti kesiapan Indonesia masuk rantai pasok kendaraan listrik dunia,” ujar Corporate Communications Superintendent Harita Nickel Joseph Sinaga dalam kunjungan media ke Pulau Obi, Halmahera Selatan, Kamis (13/6).

Joseph menjelaskan perusahaan hanya akan memproduksi bahan baku baterai untuk kendaraan listrik dan tidak akan masuk ke bisnis baterai EV. Banyak pertanyaan soal apakah Harita akan bangun pabrik baterai EV, saya kira tidak ke sana arahnya, terang dia.

KONTAN berkesempatan mengunjungi smelter Harita Group di Pulau Obi Halmahera Selatan. Di sana terlihat aktivitas penambangan nikel dan operasional smelter selama 24 jam. 

Terlihat juga truk kontainer hilir mudik untuk mengangkut produk feronikel atau produk HPAL yang siap diekspor. 

Sebagai informasi, pada tahun 2010, perusahaan mulai melakukan kegiatan penambangan nikel di Pulau Obi melalui Izin Usaha Pertambangan oleh PT Trimegah Bangun Persada Tbk.

Kemudian pada tahun 2015 perusahaan mulai membangun smelter RKEF pertama dengan 4 lini produksi, berlanjut pada tahun 2016 perusahaan melakukan produksi perdana feronikel sebagai produk hilir dari nikel saprolit. 

Setelah itu pada tahun 2019 perusahaan membangun fasilitas pemurnian nikel pertama di Indonesia dengan teknologi HPAL. Pada tahun 2020, Pulau Obi menjadi proyek stratyegis nasional sebagai Kawasan Industri Obi.

Pada tahun 2021, perusahaan melakukan produksi pertama Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) sebagai produk antara dari pengolahan nikel limonit.

Tahun 2023 smelter RKEF kedua tresmi beroperasi dengan 8 lini produksi. Setelah itu, eksporn perdana nikel sulfat dan cobalt sulfat dilakukan perusahaan. Setelah itu perusahaan pada tahun 2023 melakukan pencatatan pedana saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk.

Pada tahun 2024 perusahaan melakukan produksi perdana MHP produksi PT Obi Nickel Cobalt sebagai proyek HPAL kedua.

Ia mengungkapkan bahwa Harita Group memiliki pertambangan dan pemrosesan nikel yang terintegrasi dengan total luas area 11.550 ha dan total cadangan dan sumber daya 301,9  miliar ton.

Saat ini kami mempekerjakan 22.000 karyawan, kata dia dalam paparan saat kunjungan media ke Smelter Nikel Harita Group, Kamis (12/5).

Kata dia, smelter pertama RKEF Harita Nickel, MSP, mulai berproduksi pada tahun 2016, dengan 4 lini produksi (25.000 ton Ni/tahun) Diikuti dengan HJF pada tahun 2022, dengan 8 lini produksi (95.000 ton Ni/tahun).

Smelter ketiga, KPS, dalam tahap pertama konstruksi, dengan 4 lini produksi (60.000 ton Ni/tahun) akan dimulai pada Q1 2025, dan kapasitas penuh 12 lini produksi (185.000 ton Ni/tahun).

Pertumbuhan signifikan volume penjualan FeNi disebabkan oleh HJF (kapasitas penuh pada Agustus 2023). Volume penjualan pada FY 24 mencapai 126.344 ton Ni FeNi naik 25% YoY, di atas 5% dari total nameplate capacity.

Sementara itu, kata dia, fasilitas pemurnian HPAL milik Harita Nickel pertama kali mulai berproduksi pada tahun 2021, dengan 3 lini produksi (55.000 ton Ni/tahun), diikuti oleh ONC, yang sudah mencapai kapasitas maksimal pada Agustus 2024 dengan 3 lini produksi (65.000 ton Ni/tahun).

Pada HPAL, ONC (kapasitas penuh pada Agustus 2024) menjadi pendorong pertumbuhan penjualan MHP YoY. Penjualan HPL ONC pada FY24 mencapai 102.053 ton Ni, naik 68% YoY.

Volume penjualan HPAL pada FY24 merupakan gabungan antara MHP dan NiSo4. Penjualan HPL sebesar 67.049 ton Ni dan ONC sebesar 35.004 ton Ni.

Ia mengatakan, perusahaan juga sudah melakukan produksi untuk tambang baru di PT GTS, selain itu juga perusahana juga memiliki IUP lain PT KTS, PT CKS, dan PT BJM. Dengan IUP baru ini bisa lebih dari 50 tahun bisa ditambang.

Nantinya, tambang yang saat ini yang sudah akan habis 4 tahun lagi akan dijadikan kawasan industri nikel saja, ungkap dia.

Joseph juga bilang, pihaknya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan total kapasitas 1.200 Megawatt (MW) atau 1,2 GW.

“Kami juga akan membangun PLTS Rooftop dengan total kapasitas 300 MW. Saat ini baru feasibility study untuk 40 MW, nanti akan dipasang di atap pabrik-pabrik smelter kami,” ungkap dia.

Selanjutnya: IHSG Jatuh 0,64% ke 7.158,12 di Sesi I Jumat (13/6), Sentimen Geopolitik Tekan Pasar

Menarik Dibaca: Cara Mengobati Asam Urat dengan Minyak Ikan, Cek Cara Penggunaannya Berikut!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Susi Pudjiastuti Soroti Gaji Hakim Naik 280 Persen: Supaya Layak, Gaji Seluruh ASN Juga Harus Naik

Susi Pudjiastuti Soroti Gaji Hakim Naik 280 Persen: Supaya Layak, Gaji Seluruh ASN Juga Harus Naik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Menteri Ara: Penguasaan Aset Negara oleh Pihak Lain Bakal Ditindak

Menteri Ara: Penguasaan Aset Negara oleh Pihak Lain Bakal Ditindak

2026-04-17
Beli Handphone Baru di Tanah Suci, Jemaah Haji Wajib Daftar IMEI

Beli Handphone Baru di Tanah Suci, Jemaah Haji Wajib Daftar IMEI

2026-04-18
Bursa Kripto Grinex Menangguhkan Operasi Usai Serangan Siber

Bursa Kripto Grinex Menangguhkan Operasi Usai Serangan Siber

2026-04-18
Top 3: 10 Kota Baru di Indonesia Sedang Disiapkan Bikin Penasaran

Top 3: 10 Kota Baru di Indonesia Sedang Disiapkan Bikin Penasaran

2026-04-18
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Melonjak Usai Cetak Rekor Tertinggi Dalam Sebulan

Harga Emas Hari Ini Melonjak Usai Cetak Rekor Tertinggi Dalam Sebulan

2026-04-18
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 17 April 2026: Termurah Rp 1,5 Jutaan

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 17 April 2026: Termurah Rp 1,5 Jutaan

2026-04-18
Harga Emas Antam Hari Ini 17 April 2026 Lebih Murah, Cek Rinciannya

Harga Emas Antam Hari Ini 17 April 2026 Lebih Murah, Cek Rinciannya

2026-04-18
Harga Emas 24 Karat Antam dan Pegadaian Kompak Turun Hari Ini 17 April 2026

Harga Emas 24 Karat Antam dan Pegadaian Kompak Turun Hari Ini 17 April 2026

2026-04-18

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Dunia Hari Ini Merosot, Investor Cermati Perkembangan Situasi AS-Iran

Harga Emas Dunia Hari Ini Merosot, Investor Cermati Perkembangan Situasi AS-Iran

2026-04-18
0
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 16 April 2026: UBS, Antam dan Galeri24 Kompak Melesat

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 16 April 2026: UBS, Antam dan Galeri24 Kompak Melesat

2026-04-18
0
Harga Emas Antam Hari Ini 16 April 2026 Lebih Murah Rp 5.000, Simak Rinciannya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 16 April 2026 Lebih Murah Rp 5.000, Simak Rinciannya di Sini

2026-04-18
0
Cerita UMKM Susu Kambing Ras Farm, dari 1 Kambing Kini Miliki 100 Ekor Berkat Dukungan KUR BRI

Cerita UMKM Susu Kambing Ras Farm, dari 1 Kambing Kini Miliki 100 Ekor Berkat Dukungan KUR BRI

2026-04-18
0
BKN Sebut WFH ASN Efektif, Bakal Berlanjut sampai Kapan?

BKN Sebut WFH ASN Efektif, Bakal Berlanjut sampai Kapan?

2026-04-18
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Melonjak Usai Cetak Rekor Tertinggi Dalam Sebulan

Harga Emas Hari Ini Melonjak Usai Cetak Rekor Tertinggi Dalam Sebulan

2026-04-18
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 17 April 2026: Termurah Rp 1,5 Jutaan

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 17 April 2026: Termurah Rp 1,5 Jutaan

2026-04-18

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.