• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Laba Spindo (ISSP) Tumbuh Tipis Jadi Rp 534 Miliar Saat Pendapatan Susut pada 2025

    Laba Spindo (ISSP) Tumbuh Tipis Jadi Rp 534 Miliar Saat Pendapatan Susut pada 2025

    Rupiah Tertekan, Biaya Impor Minyak Makin Berat

    Rupiah Tertekan, Biaya Impor Minyak Makin Berat

    Tarif AS 19% Tekan Ekspor Furnitur RI, HIMKI Ungkap Dampaknya

    Tarif AS 19% Tekan Ekspor Furnitur RI, HIMKI Ungkap Dampaknya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Laba Spindo (ISSP) Tumbuh Tipis Jadi Rp 534 Miliar Saat Pendapatan Susut pada 2025

    Laba Spindo (ISSP) Tumbuh Tipis Jadi Rp 534 Miliar Saat Pendapatan Susut pada 2025

    Rupiah Tertekan, Biaya Impor Minyak Makin Berat

    Rupiah Tertekan, Biaya Impor Minyak Makin Berat

    Tarif AS 19% Tekan Ekspor Furnitur RI, HIMKI Ungkap Dampaknya

    Tarif AS 19% Tekan Ekspor Furnitur RI, HIMKI Ungkap Dampaknya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Rupiah Tertekan, Biaya Impor Minyak Makin Berat

Rupiah Tertekan, Biaya Impor Minyak Makin Berat

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-02-18
0

Rupiah Tertekan, Biaya Impor Minyak Makin Berat

wmhg.org – JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus berada dalam tekanan sepanjang Februari 2026.

Hingga pertengahan bulan ini, dolar AS tercatat menguat 0,69% terhadap rupiah dari kisaran Rp 16.722–Rp 16.837 per 17 Februari 2026. Tekanan tersebut bahkan memunculkan proyeksi rupiah berpotensi menembus level Rp 16.900 per dolar AS.

Pelemahan rupiah berlanjut pada pembukaan perdagangan Rabu (18/2/2026). Sejak awal Februari, rupiah bergerak cenderung melemah dari posisi Rp 16.798 menjadi Rp 16.837 per dolar AS.

Setelah libur panjang, tekanan kian terasa. Pada Rabu (18/2), kurs rupiah spot melemah Rp 47 atau 0,28% ke level Rp 16.884 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya. Secara mingguan, rupiah juga turun 0,28% atau Rp 48 dari posisi Jumat (13/2) di Rp 16.836 per dolar AS.

Baca Juga: Pengusaha Khawatir Rupiah Nyaris Tembus Rp 17.000, Begini Dampaknya Bagi Industri 

Pelemahan serupa tercermin pada kurs Jisdor yang turun Rp 40 atau 0,24% menjadi Rp 16.884 per dolar AS. Dengan pergerakan tersebut, pasar semakin mewaspadai risiko lanjutan pelemahan menuju Rp 16.900 per dolar AS.

Dalam catatan Citigroup, tekanan terhadap rupiah masih berpotensi berlanjut. Hambatan utama datang dari meningkatnya gejolak politik, neraca perdagangan yang melemah, serta potensi repatriasi dividen emiten untuk tahun buku 2025.

Bagi sektor energi, pelemahan kurs memiliki dampak langsung terhadap biaya impor minyak. Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan, perseroan terus memonitor dinamika fluktuasi nilai tukar rupiah serta mengelola risiko yang timbul.

“Untuk memitigasi risiko, Pertamina melakukan penyeimbangan neraca akun moneter, mengelola likuiditas valas secara efektif dan optimal, meningkatkan efisiensi operasional, serta melakukan transaksi lindung nilai valuta asing,” ujar Baron kepada Kontan, Rabu (18/2/2026).

Ekonom Universitas Andalas Syafruddin menilai pelemahan rupiah pada Februari 2026 memberi sinyal kuat bahwa stabilitas nilai tukar bukan sekadar isu pasar keuangan, melainkan penentu biaya hidup, kesehatan fiskal, dan daya saing industri.

Menurutnya, pergerakan USD/IDR di kisaran Rp 16.722–Rp 16.837 per 17 Februari sudah cukup memicu ekspektasi pasar bahwa rupiah dapat menguji Rp 16.900 per dolar AS.

“Dalam situasi seperti ini, impor minyak menjadi kanal transmisi paling cepat dan paling mahal. Minyak dibayar dalam dolar. Ketika kurs melemah, tagihan impor otomatis naik dalam rupiah, bahkan saat harga minyak dunia tidak berubah,” kata Syafruddin kepada Kontan, Rabu (18/2/2026).

Ia menjelaskan, setiap pelemahan rupiah langsung meningkatkan biaya pengadaan crude oil dan BBM. Jika kurs bergerak dari Rp 16.300 ke Rp 16.900, rupiah melemah sekitar 3,68%.

Baca Juga: Rupiah Berfluktuasi, Pelaku Usaha Alat Berat Ungkap Prospek Penjualan Tahun 2025

Dengan volume dan harga dolar yang sama, biaya impor energi dalam rupiah ikut naik sekitar 3,68%. Tekanan ini kemudian berujung pada beban kas perusahaan energi, kenaikan subsidi dan kompensasi, serta dorongan inflasi.

Tekanan kurs juga membuat pemerintah berada pada posisi dilematis. Menahan harga BBM berarti meningkatkan beban fiskal melalui subsidi, sementara menaikkan harga ritel berisiko mendorong inflasi lewat ongkos transportasi dan logistik.

Dampaknya merembet ke harga pangan dan barang konsumsi, sekaligus menggerus daya beli rumah tangga dan pelaku usaha.

Pasar pun mencermati respons otoritas moneter. Mengutip laporan Reuters, mayoritas ekonom memperkirakan Bank Indonesia akan menahan suku bunga acuan di level 4,75% pada 19 Februari 2026 guna menjaga stabilitas rupiah.

Kebijakan tersebut dinilai penting untuk mencegah arus keluar modal dan menahan tekanan permintaan dolar di tengah sentimen global yang rapuh.

Syafruddin menambahkan, tantangan utama saat ini bukan hanya fluktuasi kurs harian, melainkan premi ketidakpastian yang melekat pada aset rupiah.

Minimnya kepastian fiskal dan tekanan eksternal membuat aliran modal melemah, suplai valas menyempit, dan rupiah kembali tertekan. Dalam kondisi ini, impor minyak menjadi beban yang paling cepat terasa.

“Rupiah yang melemah selalu memiliki harga. Impor minyak membuat harga itu terlihat jelas, terukur, dan terasa cepat. Tanpa kebijakan yang konsisten dan transparan, biaya pelemahan kurs akan terus membesar,” katanya.

Dari sisi fundamental, praktisi migas Hadi Ismoyo memaparkan besarnya sensitivitas biaya impor minyak terhadap pelemahan kurs. Saat ini, kapasitas kilang nasional sekitar 1,28 juta barel per hari (bpd) produk.

Baca Juga: Pebisnis Migas hingga Industri Manufaktur Soroti Dampak Pelemahan Kurs Rupiah 

Dengan rendemen sekitar 70%, kebutuhan crude oil mencapai 1,83 juta bpd. Sementara produksi domestik hanya sekitar 600 ribu bpd, sehingga impor crude oil diperlukan sekitar 1,23 juta bpd.

Dengan asumsi harga rata-rata Brent US$ 67 per barel, nilai pembelian crude impor mencapai sekitar US$ 82,41 juta per hari. Pada kurs Rp 16.700 per dolar AS, nilai impor setara Rp 1,376 triliun per hari.

Jika kurs melemah ke Rp 16.800, nilainya naik menjadi Rp 1,384 triliun, dan pada Rp 16.900 mencapai Rp 1,392 triliun per hari.

“Setiap pelemahan Rp 100 per dolar AS menambah biaya sekitar Rp 8 miliar per hari. Jika berlangsung setahun penuh, tambahan biaya bisa mendekati Rp 2,92 triliun,” ujar Hadi.

Selanjutnya: Eastspring Indonesia Gandeng Bahana Sekuritas, Tawarkan Tujuh Produk Reksa Dana

Menarik Dibaca: Provinsi Ini Hujan Amat Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (19/2)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana

Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
OJK – Kementerian PKP Bentuk Satgas Percepatan 3 Juta Rumah

OJK – Kementerian PKP Bentuk Satgas Percepatan 3 Juta Rumah

2026-04-14
Buka Link Haji.kemenag.go.id, Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Pusat Dimulai Hari Ini

Buka Link Haji.kemenag.go.id, Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Pusat Dimulai Hari Ini

2024-11-29
Didukung Puma, Peserta Planet Sports Run 2026 Meningkat, Sinyal Peluang Bisnis Cerah

Didukung Puma, Peserta Planet Sports Run 2026 Meningkat, Sinyal Peluang Bisnis Cerah

2026-02-16
eToro Akuisisi Perusahaan Dompet Kripto Zengo, Nilainya Segini

eToro Akuisisi Perusahaan Dompet Kripto Zengo, Nilainya Segini

2026-04-17
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Patokan Ekspor Emas dan Tembaga Turun, Periode Kedua April 2026 Jadi Segini

Harga Patokan Ekspor Emas dan Tembaga Turun, Periode Kedua April 2026 Jadi Segini

2026-04-17
Harga Perak Antam Hari Ini 15 April 2026 Naik Rp 2.150

Harga Perak Antam Hari Ini 15 April 2026 Naik Rp 2.150

2026-04-17
Hippindo Pede Transaksi Inabuyer 2026 Melonjak Berkat MBG

Hippindo Pede Transaksi Inabuyer 2026 Melonjak Berkat MBG

2026-04-17
IMF Prediksi Dunia akan Defisit Minyak

IMF Prediksi Dunia akan Defisit Minyak

2026-04-17

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Patokan Ekspor Emas dan Tembaga Turun, Periode Kedua April 2026 Jadi Segini

Harga Patokan Ekspor Emas dan Tembaga Turun, Periode Kedua April 2026 Jadi Segini

2026-04-17
0
Harga Perak Antam Hari Ini 15 April 2026 Naik Rp 2.150

Harga Perak Antam Hari Ini 15 April 2026 Naik Rp 2.150

2026-04-17
0
Hippindo Pede Transaksi Inabuyer 2026 Melonjak Berkat MBG

Hippindo Pede Transaksi Inabuyer 2026 Melonjak Berkat MBG

2026-04-17
0
IMF Prediksi Dunia akan Defisit Minyak

IMF Prediksi Dunia akan Defisit Minyak

2026-04-17
0
Pemerintah Buka Rekrutmen Manajer Kopdes Merah Putih, Prioritas Putra Daerah

Pemerintah Buka Rekrutmen Manajer Kopdes Merah Putih, Prioritas Putra Daerah

2026-04-17
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Patokan Ekspor Emas dan Tembaga Turun, Periode Kedua April 2026 Jadi Segini

Harga Patokan Ekspor Emas dan Tembaga Turun, Periode Kedua April 2026 Jadi Segini

2026-04-17
Harga Perak Antam Hari Ini 15 April 2026 Naik Rp 2.150

Harga Perak Antam Hari Ini 15 April 2026 Naik Rp 2.150

2026-04-17

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.