• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Juli 29, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengukur Daya Tahan Pertamina Menahan Harga BBM di Tengah Gejolak Harga Minyak

    Mengukur Daya Tahan Pertamina Menahan Harga BBM di Tengah Gejolak Harga Minyak

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengukur Daya Tahan Pertamina Menahan Harga BBM di Tengah Gejolak Harga Minyak

    Mengukur Daya Tahan Pertamina Menahan Harga BBM di Tengah Gejolak Harga Minyak

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Bahlil Mau Terapkan Relaksasi Terukur Produksi Tambang, IMA Bilang Begini

Bahlil Mau Terapkan Relaksasi Terukur Produksi Tambang, IMA Bilang Begini

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-03-27
0

Bahlil Mau Terapkan Relaksasi Terukur Produksi Tambang, IMA Bilang Begini

wmhg.org – JAKARTA. Indonesian Mining Association (IMA) atau Asosiasi Pertambangan Indonesia (API) buka suara terkait keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) soal adanya potensi relaksasi produksi tambang tahun ini di tengah krisis energi global akibat konflik antara Iran versus Amerika-Israel.

Sebelumnya, potensi relaksasi produksi tambang yang terukur, disebut Bahlil usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah menteri di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Bogor, pada Rabu, 25 Maret 2026 malam.

“Kami sudah melaporkan kepada Bapak presiden juga terkait dengan harga komoditas dan strategi. Yang jelas bahwa dalam rangka pengendalian suplai dan demand terhadap batubara maupun nikel, sampai hari ini tidak ada perubahan kebijakan apa-apa dari Menteri ESDM,” kata Bahlil dilansir dari youtube resmi Sekretariat Presiden, Kamis (26/03/2026).

“Sambil kita melihat perkembangan, kalau harganya stabil terus, bagus, kita akan bagaimana membuat relaksasi tapi terukur terhadap perencanaan produksi,” tambah Bahlil.

Terkait hal ini, Direktur Eksekutif IMA, Sari Esayanti mengungkap bahwa wacana relaksasi terukur atas produksi tambang, termasuk di dalamnya batubara dan nikel merupakan langkah yang adaptif dan tepat untuk meningkatkan pemasukan negara.  

“Sebagai negara produsen utama, Indonesia memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan pasar. Oleh karena itu, fleksibilitas kebijakan melalui relaksasi yang terukur dan selektif dapat menjadi instrumen penting untuk mengoptimalkan penerimaan negara, menjaga keberlanjutan usaha pertambangan, serta memastikan stabilitas pasokan bagi industri hilir, khususnya nikel,” kata dia kepada Kontan, Jumat (27/03/2026).

Adapun, saat ini beberapa harga atas komoditas tambang, termasuk batubara dan nikel tengah mengalami kenaikan. Disisi lain, hal ini memang membuka peluang bagi peningkatan produksi. Namun demikian, IMA memandang bahwa keputusan produksi tidak semata-mata ditentukan oleh harga.

“Peningkatan produksi juga dipengaruhi oleh beberapa faktor kunci, antara lain seperti kepastian regulasi, terutama persetujuan RKAB, kapasitas operasional dan investasi, kondisi pasar global dan proyeksi permintaan, serta kesiapan infrastruktur dan rantai pasok,” tambahnya.

Selain itu, pertimbangan terhadap kenaikan biaya operasional juga menjadi faktor yang mempengaruhi, termasuk dengan pengenaan Bea Keluar (BK), kenaikan harga dan biaya operasional karena dampak dinamika global.

“Dengan demikian, potensi peningkatan produksi tetap ada, tetapi akan sangat bergantung pada kepastian kebijakan dan konsistensi regulasi dari pemerintah karena sifatnya yang membutuhkan investasi dan perencanaan dan rentang waktu yang cukup panjang,” ungkapnya.

Lebih lanjut Santi menjabarkan bahwa IMA melihat strategi relaksasi produksi yang terukur atau  terbatas ini sebagai bagian dari pendekatan kebijakan yang dinamis (dynamic policy response) dalam mengelola volatilitas pasar komoditas dan peluang yang dapat di ambil oleh negara.

“Langkah menambah ekspor dalam situasi seperti sekarang ini dinilai sangat tepat dimana negara membutuhkan devisa dan juga kestabilan operasi perusahaan tambang untuk dapat beroperasi,” ungkapnya.

Untuk diketahui, saat ini pemerintah melalui Kementerian ESDM juga masih melakukan tahap finalisasi atas pemberian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tambang tahun 2026 yang ditarget selesai pada akhir Maret 2026.

“IMA mendorong agar proses evaluasi dan revisi RKAB dilakukan secara transparan dan terukur, terdapat komunikasi yang konsisten antara pemerintah dan pelaku industri, serta kebijakan relaksasi benar-benar mempertimbangkan keseimbangan,” ungkapnya.

Disisi lain, saat ini tercatat beberapa negara tengah melirik batubara sebagai sumber energi alternatif di tengah krisis minyak dan gas. Dalam catatan Kontan, usai mengumumkan darurat energi pada Selasa (24/03/2026) Filipina merencanakan peningkatan produksi listrik dari PLTU berbasis batubara dan potensi peningkatan impor batubara dari Indonesia.

Selain Filipina, pemerintah Jepang pada Kamis (26/03/2026) juga menyakan akan mencabut sementara pembatasan operasi pembangkit listrik tenaga batu bara untuk menurunkan risiko kekurangan energi karena perang di Timur Tengah yang berdampak pada tercekiknya pasokan minyak dan gas mereka dari Selat Hormuz.

Menurut IMA, batubara tetap menjadi sumber energi utama untuk pembangkit listrik domestik, penyangga stabilitas pasokan energi kita untuk jangka pendek dan menegah serta serta menjadi solusi transisi energi.

“Ke depan, IMA memandang penting adanya strategi yang seimbang antara ketahanan energi dan komitmen transisi energi, optimalisasi sumber daya domestik secara berkelanjutan, serta penguatan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. IMA memandang balance terhadap energy transisi dan energi murah menjadi sangat penting terhadap keberhasilan strategi industrialisasi Indonesia,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Inggris Larang Partai Menerima Donasi Kripto

Inggris Larang Partai Menerima Donasi Kripto

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Dorong Pengembangan Infrastruktur, Bank Mandiri Perkuat Kemitraan dengan Pelindo

Dorong Pengembangan Infrastruktur, Bank Mandiri Perkuat Kemitraan dengan Pelindo

2024-08-10
Apa Itu OKX: Trading Kripto, Kelebihan, Kontroversi, Biaya dan Koin Perdagangan

Apa Itu OKX: Trading Kripto, Kelebihan, Kontroversi, Biaya dan Koin Perdagangan

2024-08-31
Purbaya Panggil Dirut Pertamina, Bahas BBM Subsidi

Purbaya Panggil Dirut Pertamina, Bahas BBM Subsidi

2026-07-25
Ratusan Buruh Jateng Terancam PHK, Menaker: Ini Jalan Terakhir

Ratusan Buruh Jateng Terancam PHK, Menaker: Ini Jalan Terakhir

2026-07-29
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Profil Destry Damayanti, dari Ekonom Bank Mandiri hingga Pimpin Sementara BI

Profil Destry Damayanti, dari Ekonom Bank Mandiri hingga Pimpin Sementara BI

2026-07-29
Destry Damayanti Resmi jadi Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia

Destry Damayanti Resmi jadi Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia

2026-07-29
Mensesneg: Presiden Belum Bahas Pengganti Perry Warjiyo

Mensesneg: Presiden Belum Bahas Pengganti Perry Warjiyo

2026-07-29
Jabat Plt Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti Pastikan BI Tetap Jaga Rupiah

Jabat Plt Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti Pastikan BI Tetap Jaga Rupiah

2026-07-29

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Regulator Thailand Seret Bursa Kripto Bitkub ke Ranah Pidana

Regulator Thailand Seret Bursa Kripto Bitkub ke Ranah Pidana

2026-07-29
0
Harga Kripto Hari Ini 28 Juli 2026: Bitcoin, Ethereum hingga XRP Kompak Merosot

Harga Kripto Hari Ini 28 Juli 2026: Bitcoin, Ethereum hingga XRP Kompak Merosot

2026-07-29
0
Senat AS Tunda Pembahasan Crypto Clarity Act

Senat AS Tunda Pembahasan Crypto Clarity Act

2026-07-29
0
Metaplanet Bakal Bikin Obligasi yang Didukung Bitcoin

Metaplanet Bakal Bikin Obligasi yang Didukung Bitcoin

2026-07-29
0
Kapitalisasi Pasar Stablecoin Turun Rp 139 Triliun, Tapi Transaksi Melonjak

Kapitalisasi Pasar Stablecoin Turun Rp 139 Triliun, Tapi Transaksi Melonjak

2026-07-29
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Profil Destry Damayanti, dari Ekonom Bank Mandiri hingga Pimpin Sementara BI

Profil Destry Damayanti, dari Ekonom Bank Mandiri hingga Pimpin Sementara BI

2026-07-29
Destry Damayanti Resmi jadi Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia

Destry Damayanti Resmi jadi Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia

2026-07-29

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.