• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Februari 11, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pengadaan Internet Rakyat pada 2026 Berpotensi Tingkatkan Persaingan Industri

    Pengadaan Internet Rakyat pada 2026 Berpotensi Tingkatkan Persaingan Industri

    Kejar Swasembada Energi, Pemerintah Jajaki Proyek Migas di Irak

    Kejar Swasembada Energi, Pemerintah Jajaki Proyek Migas di Irak

    Beban Puncak Nataru Diproyeksi 46,8 GW, PLN Pegang Cadangan 7,1 GW

    Beban Puncak Nataru Diproyeksi 46,8 GW, PLN Pegang Cadangan 7,1 GW

    Antam (ANTM) Optimistis Dapat Perkuat Pasokan Bahan Baku Emas dari Dalam Negeri

    Antam (ANTM) Optimistis Dapat Perkuat Pasokan Bahan Baku Emas dari Dalam Negeri

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pengadaan Internet Rakyat pada 2026 Berpotensi Tingkatkan Persaingan Industri

    Pengadaan Internet Rakyat pada 2026 Berpotensi Tingkatkan Persaingan Industri

    Kejar Swasembada Energi, Pemerintah Jajaki Proyek Migas di Irak

    Kejar Swasembada Energi, Pemerintah Jajaki Proyek Migas di Irak

    Beban Puncak Nataru Diproyeksi 46,8 GW, PLN Pegang Cadangan 7,1 GW

    Beban Puncak Nataru Diproyeksi 46,8 GW, PLN Pegang Cadangan 7,1 GW

    Antam (ANTM) Optimistis Dapat Perkuat Pasokan Bahan Baku Emas dari Dalam Negeri

    Antam (ANTM) Optimistis Dapat Perkuat Pasokan Bahan Baku Emas dari Dalam Negeri

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik

Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-02-11
0

Baca 10 detik

Slamet Ginting sebut dukungan Jokowi ke PSI blunder yang mengancam koalisi.
Analis nilai Jokowi gunakan PSI sebagai sekoci politik demi perlindungan keluarga.
Manuver politik Jokowi di Makassar dianggap upaya menjaga relevansi pasca-jabatan presiden.

wmhg.org – Pidato berapi-api mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam Rapat Kerja Nasional/Rakernas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Makassar baru-baru ini memicu reaksi keras.

Pengamat politik Universitas Nasional (UNAS), Slamet Ginting, menilai manuver tersebut bukan sekadar dukungan biasa, melainkan upaya Jokowi untuk menunjukkan dirinya tetap relevan pasca-presidensi. Namun, langkah ini juga dianggap sebagai blunder politik yang dapat mengancam soliditas koalisi pemerintahan saat ini.

Dalam kanal YouTube Abraham Samad SPEAK yang diunggah pada Selasa (10/2/2026), Slamet Ginting menyoroti pernyataan Jokowi yang mengaku siap terjun habis-habisan hingga ke tingkat kecamatan demi memenangkan PSI. Menurut Slamet, kehadiran fisik Jokowi di panggung politik merupakan pesan simbolik untuk menepis isu penurunan kesehatannya.

Kehadiran Jokowi di acara puncak PSI bisa dibaca sebagai komunikasi simbolik. Ia ingin menegaskan masih sangat kuat secara politik dan merupakan aktor yang tetap diperhitungkan, meski sudah tidak lagi menjabat sebagai presiden, ujar Slamet Ginting, dikutip Selasa (10/2/2026).

Panggung Politik vs Panggung Hukum

Slamet melihat adanya kontradiksi tajam antara keberanian Jokowi di panggung politik dengan sikapnya terhadap proses hukum. Ia menyinggung ketidakhadiran Jokowi dalam sejumlah persidangan, termasuk gugatan terkait dugaan ijazah palsu di Solo, yang berbanding terbalik dengan semangatnya saat berpidato di Makassar.

Slamet menjelaskan bahwa dalam strategi kekuasaan, aktor politik kerap memisahkan arena politik dan hukum.

Arena politik adalah tempat membangun narasi legitimasi massa. Sementara arena hukum memiliki risiko reputasi yang tinggi, sehingga ia cenderung mengelolanya secara defensif melalui kuasa hukum, ungkapnya.

Ia menambahkan, Jokowi sengaja menghindari panggung hukum karena sifatnya yang tidak bisa dikendalikan.

Di pengadilan tidak bisa menggunakan settingan. Itulah mengapa ia menghindari proses hukum, tegas Slamet.

Blunder Politik dan Dampak bagi Gibran

Lebih lanjut, Slamet menilai dukungan terbuka Jokowi kepada PSI justru menjadi bumerang. Langkah all-out tersebut ditengarai memicu ketidaknyamanan bagi partai besar dalam koalisi Prabowo Subianto, seperti Golkar, Gerindra, PAN, dan Demokrat.

Slamet mencium gelagat partai-partai tersebut mulai membatasi diri dengan Gibran Rakabuming Raka dan lebih memilih fokus mendukung Prabowo secara tunggal untuk periode mendatang.

Beberapa partai mulai menyatakan dukungan hanya kepada Prabowo untuk periode berikutnya. Ini menandakan masa bulan madu politik mulai berakhir, jelasnya.

Langkah Jokowi ini dianggap telah menabuh genderang perang prematur, sekaligus mengirim sinyal bahwa kontestasi kekuasaan yang sesungguhnya telah dimulai.

Slamet juga menyebut upaya Jokowi menginstitusikan Jokowisme melalui PSI adalah langkah antisipatif untuk melindungi keluarganya di masa depan. PSI dipandang sebagai sekoci terakhir bagi loyalis dan keluarga Jokowi karena partai besar lain sulit untuk dikuasai sepenuhnya.

Apapun akan dilakukan karena ini adalah sekoci terakhir untuk membentengi keluarganya dari potensi proses hukum, pungkas Slamet.

Sebagai penutup, Slamet memperingatkan bahwa pengaruh politik Jokowi perlahan mulai memudar. Hal ini seiring dengan meningkatnya keberanian institusi hukum serta perubahan peta kekuatan di Mahkamah Konstitusi pasca-berakhirnya masa jabatan Sang Paman.

___________________________

Reporter: Dinda Pramesti K

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Pengamat: Pernyataan Peras Darah Kaesang Adalah Mekanisme Proteksi Diri Keluarga Jokowi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Harga Emas Antam 10 Februari 2026 Coba Tembus Rp 3 Juta

Harga Emas Antam 10 Februari 2026 Coba Tembus Rp 3 Juta

2026-02-11

KPK Optimis Ekstradisi Paulus Tannos Bakal Lancar, Meski Butuh Waktu Lama

2026-02-11
Pengadaan Internet Rakyat pada 2026 Berpotensi Tingkatkan Persaingan Industri

Pengadaan Internet Rakyat pada 2026 Berpotensi Tingkatkan Persaingan Industri

2025-12-16

Kejaksaan Singapura Segera Putuskan Ekstradisi Paulus Tannos, KPK Tunggu Ringkasan Sidang

2026-02-11
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

BRI Dominasi 49% Penyaluran KPP Nasional, Perkuat Target Program 3 Juta Rumah

BRI Dominasi 49% Penyaluran KPP Nasional, Perkuat Target Program 3 Juta Rumah

2026-02-11
BRI Targetkan Penyaluran KUR Perumahan Rp 8 Triliun pada 2026

BRI Targetkan Penyaluran KUR Perumahan Rp 8 Triliun pada 2026

2026-02-11
Menteri Maruarar Sirait Yakin BRI Biayai 60 Ribu Rumah Subsidi di 2026

Menteri Maruarar Sirait Yakin BRI Biayai 60 Ribu Rumah Subsidi di 2026

2026-02-11
OJK Cabut Izin Usaha Perumda BPR Cirebon

OJK Cabut Izin Usaha Perumda BPR Cirebon

2026-02-11

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Puluhan Perusahaan Terindikasi Nunggak Pajak, Nilainya Fantastis

Puluhan Perusahaan Terindikasi Nunggak Pajak, Nilainya Fantastis

2026-02-11
0
Borong Emas 15 Bulan Beruntun, China Makin Agresif Tinggalkan Dolar AS

Borong Emas 15 Bulan Beruntun, China Makin Agresif Tinggalkan Dolar AS

2026-02-11
0
Ada Thomas Djiwandono, Ini Susunan Dewan Gubernur Bank Indonesia Terbaru

Ada Thomas Djiwandono, Ini Susunan Dewan Gubernur Bank Indonesia Terbaru

2026-02-11
0
3,6 Juta Kendaraan Diproyeksi Tinggalkan Jabodetabek via Tol di Mudik Lebaran 2026

3,6 Juta Kendaraan Diproyeksi Tinggalkan Jabodetabek via Tol di Mudik Lebaran 2026

2026-02-11
0
Pelajari Program Gentengisasi, Menteri Ara OTW ke Majalengka

Pelajari Program Gentengisasi, Menteri Ara OTW ke Majalengka

2026-02-11
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

BRI Dominasi 49% Penyaluran KPP Nasional, Perkuat Target Program 3 Juta Rumah

BRI Dominasi 49% Penyaluran KPP Nasional, Perkuat Target Program 3 Juta Rumah

2026-02-11
BRI Targetkan Penyaluran KUR Perumahan Rp 8 Triliun pada 2026

BRI Targetkan Penyaluran KUR Perumahan Rp 8 Triliun pada 2026

2026-02-11

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.