• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, Juli 3, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Pengamat: Pernyataan Peras Darah Kaesang Adalah Mekanisme Proteksi Diri Keluarga Jokowi

Pengamat: Pernyataan Peras Darah Kaesang Adalah Mekanisme Proteksi Diri Keluarga Jokowi

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-02-11
0

Baca 10 detik

Pengamat Slamet Ginting menafsirkan narasi peras darah Kaesang sebagai upaya perlindungan diri keluarga Jokowi dalam politik.
PSI kini bertransformasi menjadi kendaraan politik eksklusif keluarga besar Jokowi untuk menjaga relevansi kekuasaan hingga 2029.
Slamet Ginting meragukan kekuatan PSI, menyebut dukungan logistiknya setara peluru hampa di mata publik.

wmhg.org – Istilah peras darah yang dilontarkan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, dalam rangkaian konsolidasi politiknya baru-baru ini menarik perhatian publik.

Pengamat Politik & Militer Universitas Nasional (UNAS), Slamet Ginting, menilai narasi tersebut merupakan simbol dari upaya perlindungan diri (self-protection) keluarga mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di tengah konstelasi politik yang mulai berubah.

Dalam bincang-bincang di kanal Abraham Samad SPEAK yang diunggah pada Selasa (10/2/2026), mantan Ketua KPK Abraham Samad sempat mempertanyakan makna di balik diksi peras darah yang dinilai tidak lazim dalam komunikasi politik Indonesia.

Slamet menjelaskan bahwa dalam teori politik klasik maupun modern, kekuasaan seringkali digunakan sebagai perisai bagi penguasa yang akan atau telah lengser.

Kekuasaan itu harus dipahami bukan hanya sebagai alat memerintah tapi juga alat untuk mekanisme perlindungan diri. Jadi ini adalah alat perlindungan diri bagi keluarga Jokowi, partai ini. Dia ingin melindungi dirinya, ujar Slamet dikutip pada Selasa (10/2/2026).

PSI Sebagai Rumah Politik Keluarga

Slamet menegaskan bahwa status PSI saat ini bukan lagi sekadar partai anak muda biasa, melainkan telah bertransformasi menjadi kendaraan politik eksklusif bagi keluarga besar Jokowi.

Hal ini dilakukan untuk menjaga relevansi politik dan akses terhadap kekuasaan di masa depan, terutama menuju tahun 2029.

Menurut saya lapisan ideologisnya dia ingin membentuk rumah baru politik bagi keluarganya dan juga bagi jaringan pendukungnya, karena ini sebenarnya harus dibaca adalah ini adalah partai keluarga besar Jokowi. PSI ya, harus dibaca seperti itu, ucap Slamet.

Analogi Peluru Hampa

Meskipun Jokowi memberikan dukungan total dan PSI gencar melakukan pamer kekuatan melalui baliho serta acara-acara besar, Slamet Ginting meragukan efektivitas amunisi partai tersebut.

Ia menyoroti kegagalan PSI menembus parlemen dalam dua pemilu terakhir sebagai bukti bahwa kekuatan logistik dan dukungan figur belum tentu berbanding lurus dengan perolehan .

Slamet menggunakan analogi senjata untuk menggambarkan kondisi PSI saat ini.

Peluru yang dimiliki oleh PSI itu, kira-kira kalau senjata ya peluru hampa, bukan peluru tajam kira-kira gitu. Jadi publik juga sudah tidak takut, katanya.

Pudarnya Pengaruh dan Perlawanan Partai Lain

Lebih lanjut, Slamet melihat adanya tren di mana partai-partai politik lain mulai berani menunjukkan perlawanan atau independensi dari pengaruh Jokowi.

Salah satu indikator yang disebut adalah langkah Partai Amanat Nasional (PAN) yang mulai mewacanakan paket Prabowo-Zulhas untuk masa depan, yang dianggap sebagai sinyal bahwa dukungan terhadap Presiden Prabowo tidak otomatis berarti dukungan terhadap Gibran Rakabuming Raka.

Dukungan kepada Prabowo bukan berarti dukungan terhadap Gibran, tegas Ginting.

Ia menilai bahwa semakin matang usia pemerintahan saat ini, maka posisi tawar Gibran sebagai Wakil Presiden berpotensi semakin tergerus oleh kepentingan partai-partai besar lainnya.

Slamet menyimpulkan bahwa pamer kekuatan yang dilakukan Jokowi dan PSI belakangan ini hanyalah rangkaian pencitraan untuk menutupi rasa ketidaknyamanan politik yang mulai dirasakan oleh keluarga tersebut. (Dinda Pramesti K)

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

KPK Optimis Ekstradisi Paulus Tannos Bakal Lancar, Meski Butuh Waktu Lama

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Ini 21 Daftar Koperasi yang Jalankan Kegiatan di Sektor Jasa Keuangan

Ini 21 Daftar Koperasi yang Jalankan Kegiatan di Sektor Jasa Keuangan

2025-01-16
Purbaya Usul Anggaran Kemenkeu Rp 52 Triliun di 2026, Paling Besar Buat Pelayanan Umum

Purbaya Usul Anggaran Kemenkeu Rp 52 Triliun di 2026, Paling Besar Buat Pelayanan Umum

2025-09-12
Kurs Dolar AS Perkasa, Rupiah Dibuka Loyo Hari Ini 17 November 2025

Kurs Dolar AS Perkasa, Rupiah Dibuka Loyo Hari Ini 17 November 2025

2025-11-18
Bea Cukai Luncurkan Kampanye "STOP-CEK-LAPOR", Terima 7.219 Laporan Penipuan

Bea Cukai Luncurkan Kampanye "STOP-CEK-LAPOR", Terima 7.219 Laporan Penipuan

2025-12-11
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25
Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.