• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Mei 13, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » INTERNASIONAL » Tanda-Tanda Krisis? Warren Buffett Simpan US$325 Miliar, Jadi Sinyal Kejatuhan Pasar

Tanda-Tanda Krisis? Warren Buffett Simpan US$325 Miliar, Jadi Sinyal Kejatuhan Pasar

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-03-18
0

Tanda-Tanda Krisis? Warren Buffett Simpan US5 Miliar, Jadi Sinyal Kejatuhan Pasar

wmhg.org – JAKARTA. Keputusan Warren Buffett untuk menjual sebagian besar saham Apple dan mengumpulkan uang tunai dalam jumlah besar telah memicu berbagai spekulasi.

Media sosial pun ramai dengan beragam reaksi—ada yang menyebutnya sebagai langkah jenius, sementara yang lain mempertanyakan waktu keputusannya. Tak lama setelah itu, pasar saham mengalami penurunan tajam.

Buffett Gandakan Kas dan Likuiditas Hingga Rekor US$334 Miliar

Pada tahun 2024, Berkshire Hathaway hampir melipatgandakan jumlah kas, surat utang negara, dan aset likuid lainnya hingga mencapai US$334 miliar, jumlah tertinggi dalam sejarah perusahaan. Selama tahun tersebut, Berkshire melakukan penjualan bersih saham senilai US$134 miliar, tetapi hanya menghabiskan US$3 miliar untuk pembelian kembali sahamnya sendiri.

Baca Juga: Begini Cara Warren Buffett Melindungi Diri Saat Inflasi

Sebagai perbandingan, pada tahun 2023, Berkshire hanya menjual US$24 miliar saham dan melakukan buyback sebesar US$9 miliar. Meskipun begitu, Buffett tetap meyakinkan para pemegang saham dalam surat tahunannya:

“Meskipun beberapa pihak melihat posisi kas Berkshire sebagai sesuatu yang luar biasa, sebagian besar dana kami masih tetap berada di ekuitas.”

Mengapa Buffett Menjual Apple dan Bank of America?

Buffett sebelumnya memegang 906 juta saham Apple, senilai US$174 miliar—hampir 50% dari portofolio saham Berkshire. Namun, pada akhir 2024, posisi ini telah dipangkas 67% menjadi 300 juta saham, yang nilainya turun menjadi US$75 miliar.

Selain itu, kepemilikan Berkshire di Bank of America juga berkurang 34%, dari US$41 miliar menjadi kurang dari US$30 miliar.

Hasilnya?

  • Apple turun 15% dari puncaknya pada November 2024.
  • Bank of America turun 20% dalam periode yang sama.

Meskipun Apple masih naik 15% sepanjang 2024, keputusan Buffett untuk menjualnya tetap menimbulkan tanda tanya. Apakah ini pertanda adanya masalah di pasar, atau sekadar perubahan strategi investasi?

“BUBBLE SEMUANYA sedang pecah. Saya khawatir ini bisa menjadi kehancuran terbesar dalam sejarah.”

Dengan Nasdaq Composite anjlok lebih dari 4% dalam sehari dan S&P 500 turun hampir 9% dari level tertingginya, ketakutan akan resesi global semakin nyata.

Buffett Bersiap Mengulangi Strategi 2008?

Selama krisis keuangan 2008, Buffett tidak hanya menunggu, tetapi justru membeli saham dengan agresif. Ia mengambil alih saham di Goldman Sachs, Bank of America, dan perusahaan lain dengan harga diskon besar-besaran.

Jika pasar terus jatuh, ada kemungkinan besar Buffett akan melakukan hal yang sama—menunggu peluang emas untuk membeli aset berkualitas tinggi dengan harga murah.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Mat Solar Bajuri Tutup Usia, Fadli Zon Berduka: Husnul Khotima, Al Fatihah

Mat Solar Bajuri Tutup Usia, Fadli Zon Berduka: Husnul Khotima, Al Fatihah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Buruh Usul Pengemudi Ojol Dapat Tambahan Jaminan Sosial

Buruh Usul Pengemudi Ojol Dapat Tambahan Jaminan Sosial

2026-05-13
Purbaya Tegur DJP Terkait Tax Amnesty Jilid II, Ini Masalahnya

Purbaya Tegur DJP Terkait Tax Amnesty Jilid II, Ini Masalahnya

2026-05-12
Cerita Purbaya Ditelepon Bahlil Saat Royalti Tambang Ditunda

Cerita Purbaya Ditelepon Bahlil Saat Royalti Tambang Ditunda

2026-05-13
Menkeu Purbaya Lantik 8 Pejabat Pajak, Beri Pesan Tegas

Menkeu Purbaya Lantik 8 Pejabat Pajak, Beri Pesan Tegas

2026-05-13
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Memahami Logika Batasan EORMC: Dari Ketidakpastian hingga Pengalaman Trading yang Terstruktur

Memahami Logika Batasan EORMC: Dari Ketidakpastian hingga Pengalaman Trading yang Terstruktur

2026-05-13
Menanti Data Inflasi AS, Rupiah Diprediksi masih Melemah

Menanti Data Inflasi AS, Rupiah Diprediksi masih Melemah

2026-05-13
Rupiah Melemah ke Rp 17.500, Ancaman MSCI Tekan Pasar Keuangan

Rupiah Melemah ke Rp 17.500, Ancaman MSCI Tekan Pasar Keuangan

2026-05-13
Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Serahkan Stabilisasi ke BI

Rupiah Tembus Rp 17.500, Purbaya Serahkan Stabilisasi ke BI

2026-05-13

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Memahami Logika Batasan EORMC: Dari Ketidakpastian hingga Pengalaman Trading yang Terstruktur

Memahami Logika Batasan EORMC: Dari Ketidakpastian hingga Pengalaman Trading yang Terstruktur

2026-05-13
0
Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Terpangkas Rp 20 Ribu, Simak Daftar Lengkapnya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Terpangkas Rp 20 Ribu, Simak Daftar Lengkapnya di Sini

2026-05-13
0
Harga Emas Dibayangi Sentimen Geopolitik Global, Diprediksi Tembus Level Segini

Harga Emas Dibayangi Sentimen Geopolitik Global, Diprediksi Tembus Level Segini

2026-05-13
0
Kabar Terbaru 2 Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz

Kabar Terbaru 2 Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz

2026-05-13
0
Punya Cadangan Jumbo, Indonesia-Filipina Bisa Jadi Pemain Utama Nikel Dunia

Punya Cadangan Jumbo, Indonesia-Filipina Bisa Jadi Pemain Utama Nikel Dunia

2026-05-13
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Memahami Logika Batasan EORMC: Dari Ketidakpastian hingga Pengalaman Trading yang Terstruktur

Memahami Logika Batasan EORMC: Dari Ketidakpastian hingga Pengalaman Trading yang Terstruktur

2026-05-13
Menanti Data Inflasi AS, Rupiah Diprediksi masih Melemah

Menanti Data Inflasi AS, Rupiah Diprediksi masih Melemah

2026-05-13

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.