• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Kamis, April 23, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Mudik Lebaran 2026, Autopedia Sukses (ASLC) Bidik Peluang di Pasar Mobil Bekas

    Mudik Lebaran 2026, Autopedia Sukses (ASLC) Bidik Peluang di Pasar Mobil Bekas

    RKAB Dipangkas, FINI: Pasokan Nikel Tak Akan Mencukupi Kebutuhan Industri Hilirisasi

    RKAB Dipangkas, FINI: Pasokan Nikel Tak Akan Mencukupi Kebutuhan Industri Hilirisasi

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Mudik Lebaran 2026, Autopedia Sukses (ASLC) Bidik Peluang di Pasar Mobil Bekas

    Mudik Lebaran 2026, Autopedia Sukses (ASLC) Bidik Peluang di Pasar Mobil Bekas

    RKAB Dipangkas, FINI: Pasokan Nikel Tak Akan Mencukupi Kebutuhan Industri Hilirisasi

    RKAB Dipangkas, FINI: Pasokan Nikel Tak Akan Mencukupi Kebutuhan Industri Hilirisasi

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » INTERNASIONAL » Kelahiran di Jepang Anjlok, 2 Kali Lebih Banyak Orang Meninggal daripada Bayi Lahir

Kelahiran di Jepang Anjlok, 2 Kali Lebih Banyak Orang Meninggal daripada Bayi Lahir

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-02-28
0

Kelahiran di Jepang Anjlok, 2 Kali Lebih Banyak Orang Meninggal daripada Bayi Lahir

wmhg.org – TOKYO. Jumlah bayi yang lahir di Jepang pada tahun 2024 mencapai titik terendah sepanjang sejarah, dengan hanya 720.988 kelahiran, menandai penurunan selama sembilan tahun berturut-turut, menurut laporan Kementerian Kesehatan Jepang pada Kamis (27/2).

Angka kelahiran ini turun 5% dibanding tahun sebelumnya, meskipun pemerintah telah mengumumkan berbagai kebijakan untuk mendorong angka kelahiran sejak 2023 di bawah kepemimpinan mantan Perdana Menteri Fumio Kishida.

Sementara itu, jumlah kematian di Jepang mencapai rekor tertinggi, yaitu 1,62 juta jiwa, yang berarti lebih dari dua orang meninggal untuk setiap bayi yang lahir.

Meskipun tingkat kesuburan di Korea Selatan meningkat untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun berkat berbagai kebijakan untuk mendorong pernikahan dan kelahiran anak, tren di Jepang masih belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

Menurut Takumi Fujinami, ekonom dari Japan Research Institute, penurunan angka kelahiran di Jepang berkaitan dengan menurunnya jumlah pernikahan dalam beberapa tahun terakhir, terutama akibat dampak pandemi COVID-19.

Meski jumlah pernikahan meningkat 2,2% menjadi 499.999 pada 2024, hal ini terjadi setelah penurunan tajam dalam beberapa tahun sebelumnya, termasuk penurunan 12,7% pada 2020.

Pengaruhnya bisa terus berlanjut hingga 2025, ujar Fujinami.

Berbeda dengan negara-negara Barat, di Jepang hanya sebagian kecil bayi yang lahir di luar pernikahan, sehingga terdapat hubungan kuat antara angka pernikahan dan kelahiran.

Menanggapi data demografi terbaru, Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba menyoroti peningkatan angka pernikahan sebagai faktor yang patut diperhatikan.

Kita harus menyadari bahwa tren penurunan kelahiran belum berhenti. Namun, jumlah pernikahan meningkat. Mengingat hubungan erat antara jumlah pernikahan dan kelahiran, kita harus memperhatikan aspek ini juga, kata Ishiba.

Sementara itu, Korea Selatan baru-baru ini melaporkan peningkatan tingkat kesuburan menjadi 0,75 pada 2024 dari 0,72 pada 2023, yang menjadi indikasi awal bahwa krisis demografi di negara tersebut mungkin mulai membaik.

Di Jepang, data terbaru menunjukkan bahwa angka kesuburan—yakni jumlah rata-rata anak yang dilahirkan seorang wanita selama masa reproduksinya—mencapai 1,20 pada 2023.

Fujinami menilai masih terlalu dini untuk membandingkan tren di Jepang dan Korea Selatan secara menyeluruh.

Namun, ia menekankan bahwa kedua negara harus meningkatkan peluang kerja dan menutup kesenjangan gender untuk mendorong kaum muda menikah dan memiliki anak.

Para ahli percaya bahwa peningkatan angka kelahiran di Korea Selatan disebabkan oleh berbagai dukungan pemerintah, termasuk kebijakan keseimbangan kerja dan kehidupan, subsidi perawatan anak, serta kampanye bagi perusahaan untuk mendorong karyawan menjadi orang tua.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
CEK FAKTA: Bupati Brebes Dipecat Megawati Karena Ikuti Retret di Magelang

CEK FAKTA: Bupati Brebes Dipecat Megawati Karena Ikuti Retret di Magelang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 21 April 2026 di Antam, Pegadaian, hingga Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 21 April 2026 di Antam, Pegadaian, hingga Hartadinata

2026-04-23
Zulhas: Indonesia Siap Umumkan Swasembada Beras dan Jagung Akhir 2025

Zulhas: Indonesia Siap Umumkan Swasembada Beras dan Jagung Akhir 2025

2025-12-09
Purbaya Terima Permintaan Maaf Bank Dunia Imbas Salah Hitung

Purbaya Terima Permintaan Maaf Bank Dunia Imbas Salah Hitung

2026-04-22
Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 22 April 2026 di Raja Emas hingga Laku Emas

Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 22 April 2026 di Raja Emas hingga Laku Emas

2026-04-23
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

BNI Kembalikan Dana Gereja Aek Nabara Rp 28,25 Miliar

BNI Kembalikan Dana Gereja Aek Nabara Rp 28,25 Miliar

2026-04-23
Bank Indonesia: Insentif KLM Tembus Rp 427,9 Triliun

Bank Indonesia: Insentif KLM Tembus Rp 427,9 Triliun

2026-04-23
Bos BI: Kredit Tumbuh, tapi Masih Banyak Dana Nganggur

Bos BI: Kredit Tumbuh, tapi Masih Banyak Dana Nganggur

2026-04-23
Instrumen SRBI Tembus Rp 885,41 Triliun, BI Optimis Rupiah Tetap Stabil

Instrumen SRBI Tembus Rp 885,41 Triliun, BI Optimis Rupiah Tetap Stabil

2026-04-23

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas 24 Karat Hari Ini 21 April 2026 di Antam, Pegadaian, hingga Hartadinata

Harga Emas 24 Karat Hari Ini 21 April 2026 di Antam, Pegadaian, hingga Hartadinata

2026-04-23
0
KRL Commuter Line Sempat Tertahan di Lintas Stasiun Kebayoran-Sudimara, Ini Penyebabnya

KRL Commuter Line Sempat Tertahan di Lintas Stasiun Kebayoran-Sudimara, Ini Penyebabnya

2026-04-23
0
Purbaya Tegaskan Indonesia Tak Bayar Iuran Board of Peace

Purbaya Tegaskan Indonesia Tak Bayar Iuran Board of Peace

2026-04-23
0
Rupiah Kembali Menguat terhadap Dolar AS Hari Ini 21 April 2026, Sentuh Level Segini

Rupiah Kembali Menguat terhadap Dolar AS Hari Ini 21 April 2026, Sentuh Level Segini

2026-04-23
0
KRL Commuter Lintas Rangkasbitung Mulai Normal Usai Mati Listrik

KRL Commuter Lintas Rangkasbitung Mulai Normal Usai Mati Listrik

2026-04-23
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

BNI Kembalikan Dana Gereja Aek Nabara Rp 28,25 Miliar

BNI Kembalikan Dana Gereja Aek Nabara Rp 28,25 Miliar

2026-04-23
Bank Indonesia: Insentif KLM Tembus Rp 427,9 Triliun

Bank Indonesia: Insentif KLM Tembus Rp 427,9 Triliun

2026-04-23

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.