Jakarta – Harga emas dunia menguat pada Rabu, (22/4/2026). Harga emas dunia menyentuh di atas USD 4.750 per ounce, memulihkan sebagian kerugian dari sesi sebelumnya setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperpanjang gencatatn senjata dengan Iran, meski rencana untuk putaran kedua negosiasi perdamaian gagal. Lalu bagaimana harga emas perhiasan di pasar domestik?
Mengutip data tradingeconomics, harga emas dunia naik 1,01% menjadi USD 4.768,40 pada Rabu pekan ini.
BACA JUGA:Update Harga Emas 24 Karat Hari Ini, Rabu 22 April 2026: Antam, Pegadaian, dan Hartadinata
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini 22 April 2026 Lebih Murah Rp 50 Ribu
BACA JUGA:Harga Emas Pegadaian Hari Ini 22 April 2026: UBS dan Galeri24 Kompak Turun
Trump menuturkan akan menunda serangan lebih lanjut hingga Iran mengajukan proposal baru dan negosiasi selesai. Sementara itu, laporan menunjukkan Wakil Presiden JD Vance membatalkan perjalanan yang direncanakan ke Islamabad untuk pembicaraan setelah Teheran memberi tahu AS melalui Pakistan bahwa mereka tidak akan berpartisipasi dalam pertemuan tersebut.
Iran juga menyatakan tidak akan membuka kembali Selat Hormuz sementara Angkatan Laut AS terus mencegat kapal. Namun demikian, harga emas saat ini turun hampir 10% sejak perang dimulai.
Logam mulia ini juga menghadapi tekanan tambahan dari sidang konfirmasi Senat untuk calon Ketua Federal Reserve Kevin Warsh, yang berjanji untuk bertindak secara independen. Dia menyerukan kerangka kerja baru untuk mengatasi inflasi yang terus-menerus tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Lalu bagaimana harga emas perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas pada Rabu, (22/4/2026)?


/2025/10/06/1838782639.jpg)
/2025/10/22/1390853416.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976570/original/042706700_1441279137-harga-emas-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5204223/original/097954100_1745994907-IMG-20250430-WA0006.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5433099/original/004218300_1764834401-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-4_Desember_2025.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5563080/original/090654600_1776846991-1000296431.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3354469/original/046829100_1611133736-20210120-PERTUMBUHAN-UANG-BEREDAR-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4924083/original/020178500_1724226549-Screenshot_20240821_140319_Samsung_Notes.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4448954/original/060147200_1685534946-20230531-Jadwal-KRL-Commuterline-Tallo-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562097/original/092106500_1776779128-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-21_April_2026b.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1400474/original/063702300_1478686860-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-04.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4412749/original/008778900_1683024969-20230502-Polemik-Impor-KRL-Bekas-Tallo-2.jpg)