• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, April 27, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Para Pedagang: Indonesia Berpotensi Kesulitan Penuhi Janji Lonjakan Impor Pangan AS

    Para Pedagang: Indonesia Berpotensi Kesulitan Penuhi Janji Lonjakan Impor Pangan AS

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Para Pedagang: Indonesia Berpotensi Kesulitan Penuhi Janji Lonjakan Impor Pangan AS

    Para Pedagang: Indonesia Berpotensi Kesulitan Penuhi Janji Lonjakan Impor Pangan AS

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Suku Bunga BI Ditahan di Level 6%, Simak Rekomendasi Saham Emiten Properti Industri

Suku Bunga BI Ditahan di Level 6%, Simak Rekomendasi Saham Emiten Properti Industri

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-10-17
0

Suku Bunga BI Ditahan di Level 6%, Simak Rekomendasi Saham Emiten Properti Industri

wmhg.org – JAKARTA. Kinerja emiten properti industri diperkirakan akan terdampak positif potensi penurunan suku bunga oleh sejumlah bank sentral. Bukan berarti emiten sektor ini tak menghadapi sejumlah tantangan.

Asal tahu saja, Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 6% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan Oktober 2024. 

Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) juga mencatatkan realisasi investasi kuartal III 2024 sebesar Rp 431,38 triliun. 

Berdasarkan catatan KONTAN, realisasi investasi tersebut tumbuh 15,24% secara tahunan alias year on year (YoY), dan lebih tinggi 0,72% dibanding kuartal sebelumnya. Angka realisasi ini juga setara 26,15% dari target investasi yang dipasang Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebesar Rp 1.650 triliun.

Secara terperinci, realisasi penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp 232,65  triliun, tumbuh 18,55% yoy. PMA masih menjadi penyumbang terbesar realisasi investasi pada periode kuartal III tahun ini, dengan kontribusi sebesar 53,92%. 

Di sisi lain, BI mencatat kinerja lapangan usaha (LU) industri pengolahan pada kuartal III 2024 tetap terjaga dan berada pada fase ekspansi tercermin dari Purchasing Manufacturing Index (PMI) BI kuartal-III 2024 sebesar 51,54%. 

Adapun indeks di atas 50 menandakan industri manufaktur sedang dalam fase ekspansi. Meski begitu, indeks PMI BI ini tercatat melambat bila dibandingkan kuartal II 2024 yang mencapai  51,97%.

Chief Economist & Head of Research Mirae Asset Rully Arya Wisnubroto mengatakan, penurunan suku bunga bukan berarti perekonomian secara serta merta langsung membaik. Dibutuhkan waktu yang cukup lama agar efek dari suku bunga rendah bisa berdampak ke semua sektor perekonomian.

“Butuh waktu dan tergantung dari seberapa besar suku bunga akan diturunkan tahun ini. Tidak mungkin juga suku bunga turun sekarang, lalu besok atau bulan depan PMI langsung naik,” ujarnya saat ditemui Kontan.co.id, Kamis (17/10).

Dengan kondisi saat ini, Rully melihat, dampak positif dari era suku bunga rendah baru akan dirasakan sektor properti kawasan industri mulai awal tahun 2025. Namun, hal ini juga akan kembali bergantung pada pergerakan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

“Jika rupiah stabil di kisaran Rp 15.500 per dolar AS dan yield US Treasury sedikit di atas 4%, kemungkinan suku bunga BI bisa diturunkan lagi di bulan November,” ungkapnya.

Namun, kinerja sejumlah saham para emiten properti industri saat ini memang tercatat naik sejak awal tahun 2024. 

Melansir RTI, kinerja saham PT Surya Semesta Internusa (SSIA) sudah naik 183,41% sejak awal tahun alias year to date (YTD) dan saham PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) naik 37,31% YTD. Hanya saja, kinerja saham PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) turun 0,61% YTD.

Menurut Rully, pergerakan saham tersebut disebabkan oleh pasar yang merespons lebih awal jika ada sentimen positif yang menghampiri suatu sektor.

“Kenaikan kinerja saham emiten properti industri merupakan antisipasi dari peningkatan kinerja para emiten di tahun 2025,” paparnya.

Head of Investment Nawasena Abhipraya Investama, Kiswoyo Adi Joe mengatakan, yang pertama kali terdampak dari penurunan suku bunga BI adalah suku bunga deposito tabungan. Sementara, dampak ke suku bunga kredit yang erat dengan sektor properti biasanya akan mulai terasa sekitar 3-6 bulan setelahnya.

“Sehingga, dampaknya ke kinerja emiten properti, termasuk kawasan industri, baru akan terasa di tahun 2025,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (17/10).

Kiswoyo melihat, PMI yang melemah juga berkaitan dengan penjualan lahan industri yang melambat. Namun, kinerja sejumlah emiten kawasan industri terdorong dari sentimen kerja sama, terutama yang terkait dengan ekosistem kendaraan listrik alias electric vehicle (EV) dan smelter komoditas.

“Jika investasi untuk ekosistem EV dan smelter komoditas ditingkatkan lagi oleh pemerintahan baru, ada kemungkinan kinerja mereka akan makin baik ke depan,” paparnya.

Kiswoyo merekomendasikan buy on weakness untuk SSIA, DMAS, dan KIJA dengan target harga di awal tahun 2025 ada di level Rp 1.500 per saham, Rp 180 per saham, dan Rp 200 per saham.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Ini Keuntungan Investasi ORI026 yang Bisa Dibeli di BRImo, Salah Satunya Minim Risiko!

Ini Keuntungan Investasi ORI026 yang Bisa Dibeli di BRImo, Salah Satunya Minim Risiko!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
AS Kenakan Bea Anti-Dumping Panel Surya ke 3 Negara, Ada Indonesia

AS Kenakan Bea Anti-Dumping Panel Surya ke 3 Negara, Ada Indonesia

2026-04-25
Insentif Pajak Diberikan untuk Tekan Kenaikan Harga Tiket Pesawat

Insentif Pajak Diberikan untuk Tekan Kenaikan Harga Tiket Pesawat

2026-04-27
Perkuat Bisnis Solusi HCM, Metrodata (MTDL) Gandeng Workday dan Mercer Indonesia

Perkuat Bisnis Solusi HCM, Metrodata (MTDL) Gandeng Workday dan Mercer Indonesia

2026-02-24
Truk Sumbu 3 Dilarang 17 Hari Saat Lebaran 2026, Apindo dan Gapmmi Keberatan

Truk Sumbu 3 Dilarang 17 Hari Saat Lebaran 2026, Apindo dan Gapmmi Keberatan

2026-02-24
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 26 April 2026: Antam Alami Lonjakan Terbesar

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 26 April 2026: Antam Alami Lonjakan Terbesar

2026-04-27
Harga Emas Antam Hari Ini 26 April 2026 Stabil, Cek Rinciannya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 26 April 2026 Stabil, Cek Rinciannya di Sini

2026-04-27
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 26 April 2026 di Raja Emas hingga Laku Emas

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 26 April 2026 di Raja Emas hingga Laku Emas

2026-04-27
BRI dan Rumah Zakat Hadirkan Layanan Qurban Digital di BRImo

BRI dan Rumah Zakat Hadirkan Layanan Qurban Digital di BRImo

2026-04-27

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Dunia Menguat Jelang Akhir Pekan, Ini Pemicunya

Harga Emas Dunia Menguat Jelang Akhir Pekan, Ini Pemicunya

2026-04-27
0
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 25 April 2026: UBS Melesat, Galeri24 Turun

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 25 April 2026: UBS Melesat, Galeri24 Turun

2026-04-27
0
Harga Emas Antam Hari Ini 25 April 2026 Lebih Mahal Rp 20 Ribu, Simak Rinciannya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 25 April 2026 Lebih Mahal Rp 20 Ribu, Simak Rinciannya di Sini

2026-04-27
0
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 25 April 2026: Termurah Sentuh Level Segini

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 25 April 2026: Termurah Sentuh Level Segini

2026-04-27
0
Jaringan BRILink Agen Mekaar Tembus 426 Ribu, Sinergi Holding UMi Perkua Inklusi Keuangan hingga Pelosok Negeri

Jaringan BRILink Agen Mekaar Tembus 426 Ribu, Sinergi Holding UMi Perkua Inklusi Keuangan hingga Pelosok Negeri

2026-04-27
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 26 April 2026: Antam Alami Lonjakan Terbesar

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 26 April 2026: Antam Alami Lonjakan Terbesar

2026-04-27
Harga Emas Antam Hari Ini 26 April 2026 Stabil, Cek Rinciannya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 26 April 2026 Stabil, Cek Rinciannya di Sini

2026-04-27

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.