• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, September 7, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    IPA: Potensi Hulu Migas Indonesia Masih Tinggi, Tapi Perlu Perbaikan di Tiga Hal Ini

    IPA: Potensi Hulu Migas Indonesia Masih Tinggi, Tapi Perlu Perbaikan di Tiga Hal Ini

    Kemenperin Gandeng Perusahaan China Garap Pilot Project Limbah di 5 Kawasan Industri

    Kemenperin Gandeng Perusahaan China Garap Pilot Project Limbah di 5 Kawasan Industri

    Penebusan Pupuk Subsidi Melonjak 36%, Pupuk Indonesia Perkuat Distribusi Nasional

    Penebusan Pupuk Subsidi Melonjak 36%, Pupuk Indonesia Perkuat Distribusi Nasional

    DPR Pertanyakan Lambatnya KNKT dalam Menyelidiki Kecelakaan KRL Bekasi Timur

    DPR Pertanyakan Lambatnya KNKT dalam Menyelidiki Kecelakaan KRL Bekasi Timur

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    IPA: Potensi Hulu Migas Indonesia Masih Tinggi, Tapi Perlu Perbaikan di Tiga Hal Ini

    IPA: Potensi Hulu Migas Indonesia Masih Tinggi, Tapi Perlu Perbaikan di Tiga Hal Ini

    Kemenperin Gandeng Perusahaan China Garap Pilot Project Limbah di 5 Kawasan Industri

    Kemenperin Gandeng Perusahaan China Garap Pilot Project Limbah di 5 Kawasan Industri

    Penebusan Pupuk Subsidi Melonjak 36%, Pupuk Indonesia Perkuat Distribusi Nasional

    Penebusan Pupuk Subsidi Melonjak 36%, Pupuk Indonesia Perkuat Distribusi Nasional

    DPR Pertanyakan Lambatnya KNKT dalam Menyelidiki Kecelakaan KRL Bekasi Timur

    DPR Pertanyakan Lambatnya KNKT dalam Menyelidiki Kecelakaan KRL Bekasi Timur

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Rugi Kurs, Laba Bersih KIJA Turun 75,69% di Semester I 2024

Rugi Kurs, Laba Bersih KIJA Turun 75,69% di Semester I 2024

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-05
0

Rugi Kurs, Laba Bersih KIJA Turun 75,69% di Semester I 2024

wmhg.org – JAKARTA. Emiten kawasan industri, PT Jababeka Tbk (KIJA) mencatatkan penurunan laba bersih di tengah kenaikan pendapatan sepanjang semester I 2024.

Melansir laporan keuangan, KIJA mencatatkan laba neto yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 49,82 miliar di semester I. Ini turun 75,69% secara tahunan alias year on year (yoy) dari Rp 204,98 miliar pada periode sama tahun lalu.

Wakil Direktur Utama KIJA Budianto Liman mengatakan, penyebab penurunan laba bersih ini adalah dampak dari pergerakan valuta asing (valas).

“KIJA catat kerugian valas sebesar Rp 258,0 miliar pada semester I 2024. Sementara, KIJA membukukan keuntungan bersih dari valas sebesar Rp 312,3 miliar pada semester I 2023,” ujarnya dalam keterbukaan informasi.

Total pendapatan KIJA sebesar Rp 2.378,2 miliar untuk semester I 2024, meningkat 36% dibandingkan periode yang sama tahun 2023.

Dari segmen Land Development & Property, ada peningkatan pendapatan sebesar 41% menjadi Rp 1,40 triliun per akhir Juni 2024, dari Rp 1 triliun pada akhir Juni 2023. Seluruh sub-segmen dalam pilar tersebut menunjukkan pertumbuhan dari tahun ke tahun.

Sub-segmen tanah matang meningkat 41% yoy menjadi Rp 1,14 triliun, yang mana sebanyak 89% penjualan berasal dari Kendal. Sub-segmen tanah dan bangunan pabrik meningkat 139% yoy menjadi Rp 41,7 miliar. Sub-segmen real estat lainnya, yang terdiri dari tanah dan rumah, apartemen, ruang kantor dan ruko, serta sewa mengalami peningkatan pendapatan sebesar 29% yoy menjadi Rp 224,6 miliar.

Dari segmen infrastruktur, meningkat 31% yoy menjadi Rp 903,6 miliar di akhir Juni 2024. Secara rinci, pendapatan dari sub-segmen ketenagalistrikan meningkat menjadi Rp 584,9 miliar.

“Ini karena adanya peningkatan pembelian listrik dari PLN dan pengguna akhir industri di Cikarang dan Kendal, serta peningkatan biaya gas dari AS$ 6 per MMBTU menjadi AS$ 8,70 per MMBTU sejak Januari 2024,” pparnya.

Sub-segmen jasa dan pemeliharaan (air, air limbah, pengelolaan kawasan, dan lainnya) tumbuh 12% menjadi Rp 201,5 miliar, terutama karena peningkatan permintaan dari Kendal. Sub-segm dry port (CDP) meningkat menjadi Rp 117,1 miliar, yang terutama didorong oleh pertumbuhan peti kemas sebesar 11% dan peningkatan pendapatan dari penyimpanan.

Dari segmen Leisure & Hospitality, KIJA membukukan peningkatan pendapatan menjadi Rp 65,4 miliar pada semester I 2024, dari Rp 61,0 miliar pada periode sama tahun sebelumnya. Hal ini disumbang dari segmen pariwisata dan golf, yang mengalami peningkatan pendapatan sebesar 16% dan 4%, menjadi Rp 20,4 miliar dan Rp 42,6 miliar pada semester I 2024.

“Segmen golf memberikan kontribusi sebesar 65% terhadap total pendapatan pilar Leisure & Hospitality pada paruh pertama tahun ini,” ungkapnya.

Budianto mengatakan, pendapatan berulang yang dihasilkan dari bisnis infrastruktur sebesar 38% dari total pendapatan pada semester I 2024, dibandingkan dengan 39% pada semester I 2023.

“Kontribusi yang lebih rendah ini terutama disebabkan oleh kontribusi yang lebih tinggi (relatif) dari segmen Land Development & Property pada semester pertama tahun ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” paparnya.

Laba kotor perseroan meningkat 29% menjadi Rp 1 triliun pada akhir Juni 2024. Pada saat yang sama, marjin laba kotor konsolidasi KIJA untuk semester pertama tahun 2024 tercatat sebesar 42,5%, turun dari 44,5% pada semester I 2023.

Alasan utama penurunan marjin laba kotor yaitu karena marjin laba kotor tanah matang di Kendal menurun dari sekitar 50% di semester I 2023 menjadi 43% di semester I 2024. Ini karena ada revisi biaya yang diperlukan akibat dari perubahan pada rencana awal.

“Marjin laba kotor yang sedikit lebih rendah untuk Pilar Infrastruktur, yaitu 34% di semester I 2023 dibandingkan dengan 31% di semester I 2024, disebabkan oleh harga gas yang lebih tinggi,” katanya.

EBITDA perseroan pada akhir Juni 2024 tercatat sebesar Rp 856,3 miliar, naik 31% yoy. Total posisi kas konsolidasian Perseroan pada akhir semester I 2024 tercatat sebesar Rp 1,58 triliun, meningkat 45% dibandingkan Rp 1,09 triliun pada akhir tahun 2023.

Selain itu, kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya pada akhir semester I 2024 tercatat sebesar Rp 262,5 miliar. Sekitar setengahnya terdiri dari Rp 127,9 miliar untuk dana cadangan bunga dan pokok yang disyaratkan oleh persyaratan pinjaman Mandiri.

“Pada periode itu, Kendal JV mengumumkan dan membagikan dividen kepada para pemegang sahamnya dengan total Rp 322,9 miliar. Entitas anak yang dimiliki sepenuhnya oleh Perseroan (PT Grahabuana Cikarang, pemegang saham Kendal JV) menerima 51% dari jumlah tersebut, atau sebesar Rp 164,7 miliar,” paparnya.

KIJA mencatatkan penjualan pemasaran alias marketing sales sebesar Rp 1,71 tiliun pada semester I 2024, naik 14% yoy. Raihan ini juga setara dengan 68% dari target marketing sales setahun penuh sebesar Rp 2 triliun.

Secara rinci, marketing sales dari Cikarang dan lainnya memberikan kontribusi sebesar 24%, sedangkan Kendal memberikan kontribusi sebesar 76%.

“Penjualan dari produk industri (tanah dan/atau tanah dengan bangunan pabrik standar) berkontribusi 90%, sedangkan segmen residensial/komersial dan lainnya berkontribusi 10%,” ungkapnya.

Untuk target marketing sales KIJA di tahun 2024, rinciannya adalah sebesar Rp 1,15 triliun dari target tersebut berasal dari Cikarang & lainnya (Rp750 miliar dari pengembangan lahan dan bangunan industri di Cikarang). Sebesar Rp 400 miliar ditargetkan berasal dari properti residensial dan komersial di Cikarang (termasuk Joint Venture) dan lainnya).

Sisanya, sebesar Rp 1,35 triliun berasal dari perusahaan patungan di Kendal, kata Budianto.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Montenegro Setujui Bos Kripto Luna, Do Kwon Diekstradisi ke Korea Selatan

Montenegro Setujui Bos Kripto Luna, Do Kwon Diekstradisi ke Korea Selatan

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Peta Persaingan Merek Air Kemasan Indonesia dan Pergeserannya

Peta Persaingan Merek Air Kemasan Indonesia dan Pergeserannya

2026-09-04
Dana Pensiun Rp 1.669 Triliun, Ketua OJK Soroti Minimnya Peserta

Dana Pensiun Rp 1.669 Triliun, Ketua OJK Soroti Minimnya Peserta

2026-09-07
Penjelasan Kemenhub soal Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sampai 09.30 WIB

Penjelasan Kemenhub soal Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sampai 09.30 WIB

2026-09-07
Rupiah Melemah ke 17.750 terhadap Dolar AS, Intip Prediksi Hari Ini

Rupiah Melemah ke 17.750 terhadap Dolar AS, Intip Prediksi Hari Ini

2026-09-01
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

KPR Subsidi Bisa Dicicil 40 Tahun, Asuransi Jiwa Kredit Kebagian Berkah?

KPR Subsidi Bisa Dicicil 40 Tahun, Asuransi Jiwa Kredit Kebagian Berkah?

2026-09-07
Harga Emas Dunia Turun 2%, Data Tenaga Kerja AS Jadi Pemberat

Harga Emas Dunia Turun 2%, Data Tenaga Kerja AS Jadi Pemberat

2026-09-07
Harga Emas Antam Turun Rp 30.000 Hari Ini, Cek Rincian Lengkapnya!

Harga Emas Antam Turun Rp 30.000 Hari Ini, Cek Rincian Lengkapnya!

2026-09-07
Harga Emas Pegadaian Sabtu 5 September 2026, Antam dan UBS Naik

Harga Emas Pegadaian Sabtu 5 September 2026, Antam dan UBS Naik

2026-09-07

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Investasi Kripto Asia Tenggara Melonjak 2 Kali Lipat

Investasi Kripto Asia Tenggara Melonjak 2 Kali Lipat

2026-09-07
0
Rusia Siapkan Hukuman Pidana untuk Penambangan Kripto Ilegal

Rusia Siapkan Hukuman Pidana untuk Penambangan Kripto Ilegal

2026-09-07
0
Transaksi Indodax Naik 16% Jadi Rp 8,7 Triliun pada Agustus 2026

Transaksi Indodax Naik 16% Jadi Rp 8,7 Triliun pada Agustus 2026

2026-09-07
0
Investor XRP Jadi Korban Phishing, 11.272 Token Raib dalam Hitungan Menit

Investor XRP Jadi Korban Phishing, 11.272 Token Raib dalam Hitungan Menit

2026-09-07
0
Perusahaan Kripto Desak SEC Mengizinkan Pengajuan Rancangan Produk Rahasia

Perusahaan Kripto Desak SEC Mengizinkan Pengajuan Rancangan Produk Rahasia

2026-09-07
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

KPR Subsidi Bisa Dicicil 40 Tahun, Asuransi Jiwa Kredit Kebagian Berkah?

KPR Subsidi Bisa Dicicil 40 Tahun, Asuransi Jiwa Kredit Kebagian Berkah?

2026-09-07
Harga Emas Dunia Turun 2%, Data Tenaga Kerja AS Jadi Pemberat

Harga Emas Dunia Turun 2%, Data Tenaga Kerja AS Jadi Pemberat

2026-09-07

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.