• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Kamis, Juni 11, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Optimisme Pelaku Kripto Turun Usai The Fed Kembali Tahan Suku Bunga

Optimisme Pelaku Kripto Turun Usai The Fed Kembali Tahan Suku Bunga

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-02
0

Optimisme Pelaku Kripto Turun Usai The Fed Kembali Tahan Suku Bunga

wmhg.org – JAKARTA. Pasar aset kripto terkoreksi usai the Fed kembali mempertahankan level suku bunga tinggi. Jumat (2/8) pukul 11.25 WIB, Bitcoin sebagai aset kripto kapitalisasi terbesar, terpantau koreksi sekitar 3.61% dalam periode sepekan menjadi US$ 64.510.

Pasar kripto terkoreksi pasca pertemuan pejabat Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed, pada Rabu (31/7). The Fed memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan di 5,25%-5,5%. Ini merupakan pertemuan FOMC ke-8 di mana The Fed memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga yang ada di angka tersebut.

Melansir data CoinMarketCap, sesaat setelah keputusan mempertahankan suku bunga tersebut diambil, Bitcoin terkoreksi 3% dari level harga US$ 66.500 ke US$ 64.500 atau setara Rp 1,04 miliar. Senada dengan Bitcoin, Ethereum dan Solana turut terkoreksi masing-masing sebesar 2,92% dan 3,32%, pada saat yang bersamaan.

Kemudian, psikologi pasar yang diukur oleh indeks Fear & Greed alternative.me turut memaparkan perubahan kondisi dari Greed ke Neutral. Merespons kondisi tersebut, Crypto Analyst Reku Fahmi Almuttaqin mengatakan, situasi ini mengindikasikan turunnya optimisme para pelaku pasar secara umum.

Masih pada hari yang sama, Rabu (31/7), perwalian hukum exchange Mt. Gox merilis pemberitahuan bahwa mengikuti pengembalian dana beberapa kreditur pada 5, 16, dan 24 Juli lalu., Mereka telah mendistribusikan Bitcoin dan Bitcoin Cash (BCH) kepada lebih dari 17.000 kreditur sesuai dengan yang telah direncanakan.

Pengembalian dana tersebut sepertinya berkaitan dengan cold wallet Mt. Gox yang melakukan pemindahan 33.964 Bitcoin senilai sekitar US$ 2,25 miliar ke wallet yang kemungkinan dikelola oleh custodian BitGo.

“Meskipun masih terdapat Bitcoin senilai lebih dari US$ 2 miliar pada dompet kripto Mt.Gox, distribusi ini menjadi kabar positif yang cukup mengurangi ketidakpastian terkait potensi tekanan jual dari para kreditur Mt.Gox dalam jangka waktu yang lebih panjang,” kata Fahmi dalam siaran pers, Kamis (1/8).

Fahmi melanjutkan, tekanan jual yang terjadi terhadap Bitcoin dari instrumen ETF Grayscale Bitcoin Trust (GBTC) juga terlihat semakin berkurang.

Jika periode Januari – April menjadi momentum dimana para pemilik GBTC yang telah menunggu untuk dapat mencairkan asetnya kemudian melakukan cukup banyak penjualan, di bulan Juli ini angkanya mulai semakin mereda. Saat ini instrumen GBTC memiliki aset dalam kelolaan sebesar 241.290 Bitcoin, turun dari 619.260 Bitcoin pada saat awal peluncuran ETF Bitcoin Spot GBTC Januari lalu.

“Meskipun tekanan jual Bitcoin dari investor di pasar modal AS semakin mereda, peningkatan pembelian yang sempat terjadi terlihat tidak mampu bertahan. Hal ini dapat diakibatkan oleh pilihan aset lain seperti saham dan dolar AS, yang relatif lebih menarik di tengah perkembangan situasi yang ada,” lanjut Fahmi.

Fahmi melihat,  apabila The Fed kemudian menurunkan suku bunga acuannya pada September, potensi peningkatan aliran dana masuk ke aset kripto besar kemungkinan akan diiringi dengan tekanan jual yang relatif rendah.

Setelah pemerintah Jerman selesai melakukan penjualan Bitcoin-nya, tekanan jual yang tersisa untuk dikhawatirkan oleh para pelaku pasar adalah dari kreditur Mt. Gox dan GBTC.

Sementara itu, pihak lain seperti pemerintah AS yang juga memiliki Bitcoin dalam jumlah besar relatif belum terlalu memicu kekhawatiran saat ini karena belum adanya tanda-tanda penjualan signifikan dalam waktu dekat.

Dengan demikian, Fahmi menilai, apabila sisa tekanan jual dari kreditur Mt.Gox dan investor GBTC dapat diserap oleh pasar sebelum September, maka Bitcoin berpeluang terapresiasi akibat potensi meningkatnya aliran dana masuk ke aset kripto pasca mulai diturunkannya suku bunga.

Apabila Bitcoin terapresiasi, dapat dikatakan mayoritas aset kripto mungkin akan ikut terapresiasi. Namun, aliran dana masuk baru, biasanya akan menyasar aset dengan kapitalisasi besar terlebih dahulu.

“Sehingga selain Bitcoin, aset kripto seperti Ethereum, Solana, BNB, XRP, atau bahkan Dogecoin dan Toncoin hingga Bitcoin Cash, dapat berpotensi menjadi incaran,” ujar Fahmi.

Selain itu, aset kripto yang menjadi pemimpin pasar di sektor potensial seperti Real World Asset (RWA), Artificial Intelligence (AI), Infrastruktur Blockchain, Liquid Staking dan Restaking, hingga Stablecoin dan Gaming juga mungkin akan mendapatkan perhatian yang meningkat dari para investor yang menginginkan eksposur lebih luas di aset kripto.

Namun, Fahmi menegaskan, investor perlu mengingat bahwa berapa basis poin suku bunga akan diturunkan nanti juga akan menjadi variabel yang signifikan yang dapat mempengaruhi potensi besaran dampaknya bagi pasar kripto.

Selain itu, outlook kebijakan suku bunga selanjutnya yang akan dipaparkan pada pertemuan The Fed September nanti juga menjadi faktor yang akan sangat diperhatikan oleh para investor terlebih apabila data perkembangan inflasi masih belum sesuai harapan The Fed.

Oleh karena itu, Fahmi berujar, penting bagi investor untuk selalu mengikuti dinamika dan perkembangan yang ada serta memantau portofolionya secara berkala. Bagi nasabah Reku, investor dapat lebih mudah untuk mengevaluasi performa investasi dengan melihat fitur Portfolio Analysis, sehingga performa investasi secara periodik dapat dipantau secara real-time tanpa harus menghitung secara manual.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Bos Pelni Bidik Angkut 5,5 Juta Penumpang pada Akhir 2024

Bos Pelni Bidik Angkut 5,5 Juta Penumpang pada Akhir 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Badan Usaha Tanggung Beban Proyek Jalan Tol Imbas Pelemahan Rupiah

Badan Usaha Tanggung Beban Proyek Jalan Tol Imbas Pelemahan Rupiah

2026-06-06
300 Perusahaan Bakal Diperiksa Akibat Tak Naikkan Harga Sawit Petani

300 Perusahaan Bakal Diperiksa Akibat Tak Naikkan Harga Sawit Petani

2026-06-09
RUPST Tahun Buku 2025, Telkom Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun kepada Pemegang Saham

RUPST Tahun Buku 2025, Telkom Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun kepada Pemegang Saham

2026-06-10
6 Juta Orang Kini Mencari Nafkah di Sektor Pertembakauan

6 Juta Orang Kini Mencari Nafkah di Sektor Pertembakauan

2026-06-10
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Rupiah Sudah Tembus Rp 18.200 per Dolar AS Selasa Pagi

Rupiah Sudah Tembus Rp 18.200 per Dolar AS Selasa Pagi

2026-06-10
Bank Indonesia Naikkan BI Rate Kembali Jadi 5,5%

Bank Indonesia Naikkan BI Rate Kembali Jadi 5,5%

2026-06-10
BI Rate Naik Jadi 5,50%, Perry Warjiyo Ungkap Alasan Utama

BI Rate Naik Jadi 5,50%, Perry Warjiyo Ungkap Alasan Utama

2026-06-10
Selain BI Rate Naik, Simak 4 Langkah Bank Indonesia Jaga Rupiah

Selain BI Rate Naik, Simak 4 Langkah Bank Indonesia Jaga Rupiah

2026-06-10

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Little Pepe Disebut Bisa Kalahkan Shiba Inu dan Dogecoin

Little Pepe Disebut Bisa Kalahkan Shiba Inu dan Dogecoin

2026-06-10
0
Siapkan Talenta Digital, Bursa Kripto Gaet Kampus Top

Siapkan Talenta Digital, Bursa Kripto Gaet Kampus Top

2026-06-10
0
Harga Kripto 9 Juni 2026: Bitcoin Bertahan di Atas US$ 63.000, HYPE Melonjak 6%

Harga Kripto 9 Juni 2026: Bitcoin Bertahan di Atas US$ 63.000, HYPE Melonjak 6%

2026-06-10
0
Hedera Gabung Koalisi 200 Organisasi, Dorong RUU Clarity ACT Disahkan

Hedera Gabung Koalisi 200 Organisasi, Dorong RUU Clarity ACT Disahkan

2026-06-10
0
Coinbase: Family Office Timur Tengah Borong Bitcoin Saat Harga Turun

Coinbase: Family Office Timur Tengah Borong Bitcoin Saat Harga Turun

2026-06-10
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Rupiah Sudah Tembus Rp 18.200 per Dolar AS Selasa Pagi

Rupiah Sudah Tembus Rp 18.200 per Dolar AS Selasa Pagi

2026-06-10
Bank Indonesia Naikkan BI Rate Kembali Jadi 5,5%

Bank Indonesia Naikkan BI Rate Kembali Jadi 5,5%

2026-06-10

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.